Hanya saya ubah sedikit subjectnya agarlebih mantep...

Salam Z

2010/2/18 Harlizon MBAu <[email protected]>:
> Wah hebat...!
>
> Ada baiknya teman-teman itu berbagi pengalaman dengan
> Bapak-Bapak/Ibu-Ibu dosen disini untuk dapat membuat situs jurnal yang
> kelasnya diatas kelas western sono...
>
> Menurut hemat saya, kelas penelitian disini harusnya dapat lebih hebat
> dari mereka yang di sono karena "variasi lingkungan alam Indonesia"
> lebih banyak...
>
> Ada alamat kedua situs tsb?
> Barangkali bisa ditingkatkan untuk menampilkan atau merangsang
> riset-riset lapangan dari petani, nelayan atau "natural worker"
> lainnya...?
> Kan riset tidak harus di Lab macam ITB, IPB atau PT lainnya...
> Alam kan juga lapangan riset paling nyata...
> Barangkali sudah saatnya para petani, nalayan atau pekerja bangunan
> atau pedagang pasar jadi professor...
> (Professor yang pertama kali ada di dunia ini kan tidak juga diuji
> oleh professor-2 juga)
>
> Lalu mengupayakan "scoring/grading professional/scientificnya" (maaf,
> saya tidak familiar dengan terminologi-2 PT) yang di publish di jurnal
> internasional buatan Cicaheum (tempatnya benar") tsb?
>
> Selamat!
>
> Salam Z
>
> 2010/2/18 Irendra RADJAWALI <[email protected]>:
>> Pak Harlizon yang baik,
>>
>> Ide yang menarik pak, beberapa temen muda di Bandung membuat jurnal sendiri 
>> yang sangat dihargai dalam komunitas sains internasional, mereka tergabung 
>> dalam komunitas Bandung Fe, dan mengelaborasi isu-isu dalam sains 
>> kompleksitas. Beberapa inisiatif juga dilkukan oleh beberapa mahasiswa 
>> Indonesia yang sedang menempuh studi di luar negeri dengan mengunduh 
>> jurnal-jurnal tersebut berdasarkan bidang kajian dan membagi-bagikan kepada 
>> kolega dan jaringan-jaringan yang membutuhkan, terutama mahasiswa-mahasiswa 
>> di Indonesia, karena kalau diletakkan di situs, akan dianggap melanggar hak 
>> cipta. Kemudian yang lain adalah dengan berjaring dengan mahasiswa di 
>> Indonesia dan bersedia menyediakan sebagian dari waktunya terutama di akhir 
>> minggu untuk mengunduh jurnal-jurnal yang diminta oleh adik-adik di 
>> Indonesia. Mungkin kita perlu memperluas jaringan ini pak, supaya 
>> mahasiswa-mahasiswa dan peneliti-peneliti kita (pada umumnya) juga terbayang 
>> seberapa cepat ilmu
>>  pengetahuan sedang dielaborasi.
>>
>> Mudah-mudahan berguna.
>>
>> Jabat erat,
>> Radjawali
>>
>> --- Harlizon MBAu <[email protected]> schrieb am Mi, 17.2.2010:
>>
>>> Von: Harlizon MBAu <[email protected]>
>>> Betreff: [indonesia] Re: [Menggugat Tri Darma PT] Saatnya Rektor Menegor  
>>> Profesor
>>> An: [email protected]
>>> Datum: Mittwoch, 17. Februar, 2010 23:25 Uhr
>>> Konsultan swasta sebenarnya banyak
>>> yang sok tahu juga...
>>> Namun karena diwajibkan oleh peraturan pemerintah atau
>>> atas
>>> "kebijaksanaan" direksi perusahaan, mereka terpaksa di hire
>>> juga...
>>>
>>> Sudahlah...
>>> Permasalahannya dari dulu memang begini...
>>> Baik di PT, Swasta maupun di Pemerintahan...
>>> Jadi bikin mengkel memang kalau ada yang sok-sokan, padahal
>>> dianya
>>> sangat belum seberapa...
>>>
>>> Pertanyaannya, apa member milis ini tergerak hatinya untuk
>>> ikut
>>> memberikan solusi ril...
>>> Misalnya dimulai dari "publikasi scientific" berupa jurnal
>>> ilmiah
>>> internasional itu...
>>> Apa tidak mungkin dibikinkan jurnalnya dalam bentuk
>>> homepage?
>>> Kenapa mereka bisa bikin jurnal Internasional, lalu disini
>>> tidak bisa?
>>>
>>> Kemudian soal "SDM interchange" atau "R & D
>>> interchange" swasta-PT itu...
>>> Apa tidak bisa diakomodasi melalui homepage?
>>> Semoga ada yang tergerak hatinya disini untuk memulai...
>>> Insya Allah saya akan ikut membantu untuk sebatas ilmu yang
>>> saya tahu...
>>>
>>> Salam Z
>>>
>>>
>>> 2010/2/17 <[email protected]>
>>> >
>>> > Pengalaman saya dalam pembinaan jasa konstruksi,
>>> sangat terbatas konsultan swasta yg memahami dengan baik.
>>> Sehingga "terpaksa" orang2 PT dilibatkan.
>>> >
>>> > Aneh tapi nyata, kalau konsultannya murni swasta, yg
>>> terjadi adalah kami yg "mengajari" mereka. Sampai kami usul
>>> agar Pemerintah mendanai kelas magister khusus bagi para
>>> konsultan utk menguasai masalah pembinaan konstruksi. Sayang
>>> belum direspon dengan baik dengan alasan klasik, tapi memang
>>> benar, yaitu pertanggungjawaban dana APBN digunakan utk
>>> pendidikan non aparat.
>>> >
>>> > Wass. DZA
>>> >
>>> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>> >
>>> > ________________________________
>>> > From: "Achmad Chamdani Eka P." <[email protected]>
>>> > Date: Wed, 17 Feb 2010 17:50:13 +0700
>>> > To: <[email protected]>;
>>> Indonesia<[email protected]>
>>> > Subject: [indonesia] Re: [Menggugat Tri Darma PT]
>>> Saatnya Rektor Menegor Profesor
>>> > Berbicara mengenai perguruan tinggi, maka kita
>>> mengenal Tri Darma perguruan tinggi :
>>> >
>>> > 1) Pendidikan
>>> > 2) Penelitian dan Pengembangan
>>> > 3) Pengabdian pada Masyarakat
>>> >
>>> > Point 1) dan 2) dari Tri Darma PT diatas, masih bisa
>>> kita cerna maksudnya. Tetapi, point 3),
>>> > yaitu : Pengabdian pada masyarakat, definisinya sangat
>>> abu abu dan luas implikasinya. Point inilah yang
>>> > membuat perguruan tinggi di Indonesia (semuanya)
>>> mandul dalam bidangnya (dibanding dengan
>>> > perguruan tinggi negara tetangga seperti Malaysia atau
>>> Vietnam sekalipun).
>>> >
>>> > Kalau TNI sudah berani melepas "dwi fungsi", yang
>>> membuat mereka tidak profesional, maka ternyata
>>> > Perguruan Tinggi menjadi sebuah lembaga yang tidak
>>> profesional dewasa ini. Tidak jarang tanpa
>>> > sungkan seorang dosen melepas beban utama: pendidikan,
>>> penelitian dan pengembangan, demi
>>> > mengejar suatu jabatan publik atau jabatan politis
>>> lain. Alih alih ini adalah sebuah perwujudan dari
>>> > tri darma PT dari. Sedangkan rekan rekan sesama dosen
>>> di manca negara, sedang berlomba lomba
>>> > membangun pendidikan dan melakukan penelitian.
>>> >
>>> > Tidak bisa dipungkiri bahwa di negara kita, puncak
>>> karier dari seorang dosen bukanlah diukur dari
>>> > bobot penelitian atau kualitas pengajarannya. Tetapi,
>>> dari sebuah jabatan publik. Menjadi doktor
>>> > untuk mencari jabatan publik, menjadi profesor sami
>>> mawon, bahkan tendensi teranyar adalah
>>> > jabatan rektor identik dengan kesempatan untuk menjadi
>>> menteri. Pokoknya semunya bermuara
>>> > kesitu doang. Sedangkan tugas utama mereka diabaikan
>>> begitu saja.
>>> >
>>> > Di Jepang, seorang dosen atau profesor kerjanya cuman
>>> ngajar dan di lab. Seorang dosen ilmu
>>> > sosial sekalipun mempunyai Laboratorium sendiri.
>>> Hampir tidak ada cerita seorang profesor  mengejar
>>> > suatu jabatan publik. Sehingga jutaan hasil penelitian
>>> mereka hasilkan setiap tahunnya.
>>> > Itu beda mereka dengan kita.
>>> >
>>> > Satu lagi, dominasi perguruan tinggi di negara kita,
>>> membuat peran swasta mandul. Bagaimana tidak,
>>> > proyek kecil kecil pemerintah sekalipun dialokasikan
>>> kepada mereka. Ini membuat swasta kehilangan
>>> > kesempatan dan momentum untuk tumbuh. Bahkan
>>> pemerintah lebih dominan melibatkan kalangan PT
>>> > dalam soal kebijakan daripada swasta. Ini sungguh
>>> aneh, mengingat para praktisinya adalah swasta
>>> > dan merekalah yang paling tahu medan dan terkena
>>> dampak kebijakan tsb. Jangan heran banyak sekali
>>> > kebijakan pemerintah yang membawa persoalan di
>>> lapangan.
>>> >
>>> >
>>> > Salam.
>>> >
>>> > Henry Ako Tampubolon wrote:
>>> >
>>> >
>>> >
>>> > Kalau kuat di basic science dan tahu penerapannya,
>>> penerapan dilapangan pasti bisa dilakukan. Itu idealnya yang
>>> dilakukan seharusnya. Tidak bisa diharapkan seoarnag
>>> professor menguasai seluruh nya, kuasai suatu bidang kecil
>>> dan bisa diterapkan. Jadi mereka tetap harus menghasilkan
>>> paper yang berkualitas di journal international dan bisa
>>> mengimplementasikannya pada kondisi real. Jadi penelitian
>>> harus dilakukan terus.
>>> >
>>> > Semakin suatu bidang diketahuin hingga sekecil2nya
>>> maka semakin banyak yang kita tidak tahu. Saya beri contoh
>>> kecil, misalkan kondisi patahan suatu komponen (fracture),
>>> penelitian sekarang mengarah kepada nano fracture, dimana
>>> mereka pingin tahu proses fracture hingga pada nano scale.
>>> Dengan mengetahuin hal2 begitu detail spt ini, maka banyak
>>> hal2 praktis dilapangan yang bisa dipecahkan dalam merancang
>>> suatu produk.
>>> >
>>> > Namun kita juga mengetahuin bahwa penelitian sekarang
>>> bisa dikontrakkan ke badan penelitian tidak harus berada di
>>> perusahaan tersebut dengan pertimbangan ongkos.
>>> >
>>> > Di Indonesia itu ada RUK, RUT, hibah bersaing dsb,
>>> namun saya melihat korelasinya dengan industri kecil sekali
>>> bahkan industri juga tdk tahu ada hal2 spt ini yang bisa
>>> dioptimumkan. Mengapa? Industri masih belum merasa adanya
>>> kebutuhan dari peningkatan kualitas produk mereka melalui
>>> inovasi penelitian yang dilakukan. Jadi tidak heran produk2
>>> kita kurang bisa bersaing terutama bidang manufaktur. Untuk
>>> bidang manufaktur misalnya, banyak basic2 science yang belum
>>> begitu dikuasain di Indo even professor di perguruan
>>> terkemuka spt di ITB, itu tidak bisa didapat hanya karena
>>> punya pengalaman di lapangan namun beranjak dari iklim
>>> penelitian yang bagus dan terorganisasi baik.
>>> >
>>> > -henry-
>>> >
>>> >
>>> >
>>> > From: Shaukat ally <[email protected]>
>>> > Subject: Re: [IA-ITB] Re: [indonesia] Saatnya Rektor
>>> Menegor Profesor
>>> > To: [email protected]
>>> > Date: Tuesday, February 16, 2010, 10:37 PM
>>> >
>>> >
>>> > Yang saya heran kenapa penelitian terus???? Praktisi
>>> lpangan di libatkan
>>> >
>>> > Apa arti prof, doktor kalu hanya diatas kertas???
>>> >
>>> > Salam
>>> > Shaukat ally
>>> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>> > __._,_.___
>>> > Reply to sender | Reply to group
>>> > Messages in this topic (6)
>>> > Recent Activity:
>>> >
>>> > New Members 4
>>> >
>>> > Visit Your Group Start a New Topic
>>> > ***
>>> >
>>> > Ayo, ayo, ajak Alumni ITB lain ikut milis IA-ITB.
>>> Yukkk, buat kerjasama !
>>> > Manajemen email di milis IA-ITB ada di bawah. Selamat
>>> mencoba. Mudah kok :)
>>> >
>>> >
>>> > Anggota: 6.215
>>>
>>>      Diperbarui: 1 Februari 2010
>>> >
>>> --------------------------------------------------------------------------
>>> >
>>>       *** IA-ITB ***
>>> >           -
>>> Kerjasama merajut Prestasi Dunia -
>>> > Persahabatan, Ide, Iptek, Desain, Seni, Bisnis, &
>>> Kerjasama
>>> >           http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB
>>> >
>>> > Managed by: IA-ITB & 99Venus International (http://99Venus.net )
>>> >    http://www.IA-ITB.com   http://IA-ITB.blogspot.com
>>> >
>>> --------------------------------------------------------------------------
>>> >
>>> >
>>> > Cihuyyy, sudah lebih 2.054 anggota Senyum-ITB
>>> Facebook. Hatur nuhun :-)
>>> > Tolong sebar terus ke jaringan Anda. Ajak masyarakat
>>> dan keluarga ikut ya
>>> > Komentar & lihat foto di http://facebook.com/pages/Senyum-ITB/100802856927
>>> >
>>> > Manajemen email di milis IA-ITB yang lebih detil di
>>> blog IA-ITB :-)
>>> > Klik http://IA-ITB.blogspot.com/2009/07/manajemen-milis-ia-itb.html
>>> >
>>> > Mengatur mode terima email dengan ganti-ganti 3 cara
>>> terima berikut :
>>> > 1. [email protected]
>>> = email terima normal (individual emails)
>>> > 2. [email protected]
>>> = email terima ringkasan (daily digest)
>>> > 3. [email protected]
>>> = tidak terima email / libur sementara
>>> >
>>> > Cara berlangganan / Ganti email :
>>> > 1. [email protected]
>>> = email berlangganan milis IA-ITB
>>> > 2. [email protected]
>>> = email berhenti dari milis IA-ITB
>>> >
>>> > Milis IA-ITB di Facebook:
>>> > Ikut & lihat 928 wajah di http://Facebook.com/group.php?id=39676223082
>>> > Isi & lihat 1.156 profil di http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/database
>>> >
>>> >
>>> > Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe •
>>> Terms of Use
>>> > .
>>> > __,_._,___
>>>
>>> --
>>> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah
>>> ilmu/teknologi serta
>>> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan
>>> dunia dan akhirat.
>>>
>>> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
>>> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>>>
>>
>> __________________________________________________
>> Do You Yahoo!?
>> Sie sind Spam leid? Yahoo! Mail verfügt über einen herausragenden Schutz 
>> gegen Massenmails.
>> http://mail.yahoo.com
>>
>> --
>> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
>> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan 
>> akhirat.
>>
>> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
>> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>>
>

--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke