Rekans,
Sharing
info pertama . . Sinergi antara Perum Peruri, PT Sukacita Membawa Sukses, PT
Syngenta Indonesia berprestasi dalam bidang pertanian, yaitu panen jagung manis
26,5 Ton/Ha di kebun Peruri Krawang, dan mendapatkan Rekor MURI pada 21
Feberuari 2010. Pola tanam jajar legowo dengan populasi 100.000 tanaman per Ha
berhasil dipanen 87.600 tanaman, jauh dibanding cara tradisional 43.000
tanaman/Ha
dan produksi < 10 Ton/ha. Tingkat kemanisannya mencapai 20 briks pada
refraktometer, dibanding 12 briks produksi jenis lain. Lahan 10 Ha tak subur
milik Yayasan Pensiun Perum Peruri menjadi Training Center bagi para petani.
Penanaman jagung manis varitas Bonanza 2.500 m2 /hari, agar panen jagung tiap
hari dan untuk pakan ternak sapi. Jarak tanam teknologi SMS 12,5 x 60x 100 cm,
dan pola pengairan pada hari-hari tertentu butuh 900 ton air untuk 4 Ha lahan
(karena musim kemarau). Pemupukan pertama ketika tanaman berumur 14 hari dengan
2 gr NPK + 2 gr urea per tanaman, dan
pemupukan kedua hanya urea 2 gr ketika umur 32 hari.
Kalkulasi
kasar biaya produksi jagung manis Rp. 20 juta/Ha, termasuk upah & sewa
lahan dan masa panen 72 hari. Dengan harga jual petani Rp.3000/kg, maka
pendapatan mencapai Rp. 79,5 juta/Ha, dan keuntungan =Rp. 59,5 juta/Ha. Harga
jagung manis di pasaran mencapai Rp. 10.000 ~ 13.000/kg.
Sharing
info kedua . . kompor rumah tangga menggunakan bahan bakar Alkohol kadar 30%,
dan mesin motor bakar menggunakan bahan bakar Alkohol kadar 80%, merupakan
inovasi dari Soelaiman
Budi Sunarto, pendiri Koperasi Serba Usaha Agro Makmur di Kabupaten Karanganyar
Jawa Tengah, dan sudah diuji oleh Pusat Inkubator Teknologi BPPT Puspitek
Serpong. Kiranya produksi alkohol kadar 30% biasa dibuat oleh petani sebagai
miras “saguer” di Sulawesi utara dan sekitarnya, yang aman dari resiko meledak
dan kebakaran. Produksi alkohol kadar 80% cukup melalui proses destilasi satu
tingkat. Sepeda motor 4 tak mampu menempuh perjalanan 40 km dengan mengkonsumsi
1 liter alkohol kadar 80%. Bahan bakar alkohol ini dikenal umum sebagai
BioEtanol CH4, yang diproduksi dari bahan baku singkong, tebu, molasses, jagung,
sorgum, nira kelapa, nira aren, nira nipah, buah semangka, dan lain sebagainya.
Semoga
uraian ini dapat memberikan inspirasi berkontribusi penguatan ketahanan pangan
dan energi nasional.
Salam,
Dodiek
Referensi
:
1.
http://www.agrina-online.com
2.
http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/12/03192577/dari.kompor.sampai.motor
Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/