Nggak usah mikir yang berat-berat lah. Mikir aja yang segera bisa dilakoni dan gampang, melibatkan banyak kader/simpatisan gitu loh.
--- Pada Kam, 25/3/10, CHPStar <[email protected]> menulis: Dari: CHPStar <[email protected]> Judul: [indonesia] Dicari, Koperasi yang Mau Kembangkan Perguruan Tinggi Kepada: [email protected] Cc: [email protected], [email protected] Tanggal: Kamis, 25 Maret, 2010, 7:49 AM JAKARTA--MI: Asosiasi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (NU) meminta para kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk memperhatikan pengembangan pendidikan bagi kader-kader muda NU. Para kandidat harus fokus pada perbaikan perguruan tinggi secara kualitas dan kuantitas. Hal itu dikemukakan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi NU dalam konferensi pers yang digelar di area Muktamar, Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/3). "Kami minta PBNU ke depan memperhatikan kualitas dan kuantitas perguruan tinggi NU," ujarnya. Perguruan tinggi NU, jelasnya, berkembang tersendat. Saat ini, baru ada 201 perguruan tinggi yang tersebar dengan mayoritas berada di pulau Jawa. "Di seluruh Sumatra dan Kalimantan belum ada perguruan tinggi NU. Di Jakarta sendiri belum ada perguruan tinggi NU," keluhnya. Padahal, sambungnya, universitas menjadi salah satu titik penting dalam penyebaran ajaran NU. Asosiasi ini, kata Ahmad, akan mendukung kandidat yang mendukung perbaikan perguruan tinggi NU. "Kami kembalikan kepada para calon. Siapa yang punya komitmen kuat, itu yang akan didukung," imbuhnya. Ia menyebut, beberapa kriteria yag harus dimiliki para kandidat yakni, berkomitmen mengembangkan pendidikan NU dan tidak membelokkannya pada orientasi politik. "Pemimpin harus melaksanakan khittah NU. Pendidikan NU adalah pendidikan yang khas ahlu sunnah wal jamaah," tegasnya. (NJ/OL-04) http://icaexpo.coop Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
