Mas Basuki

Mz ini sempat diwisuda kah? Sy gk paham..
Kok bisa dinyatakan gak berlaku?

Pertanyaan berikutnya:
- apakah Mz bisa desertasi lagi utk re-gelar doktornya?
- apakah Mz bisa menarik lagi semua biaya kuliahnya utk gelar yg dimaksud?
- apakah Mz kemudian Mz bisa ambil doktor ditempat lain?

Tribas-TK97

Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Basuki Suhardiman <[email protected]>
Date: Fri, 23 Apr 2010 17:19:49 
To: <[email protected]>
Cc: Indonesianext<[email protected]>
Subject: [indonesia] press release ITB (fwd)



---------- Forwarded message ----------
Date: Fri, 23 Apr 2010 17:18:54 +0700 (WIT)
From: Basuki Suhardiman <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: ia-itb <[email protected]>
Subject: press release ITB


http://www.itb.ac.id/news/2811.xhtml

Press Release Kasus Plagiarisme Mochammad Zuliansyah
Jumat, 23 - April - 2010, 17:13:15


ITB sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya bangsa, selalu 
berupaya keras untuk menegakkan tradisi akademik dengan kualitas dan 
nilai-nilai yang tinggi untuk kepentingan bangsa dan negara secara holistik. 
Berkaitan dengan plagiarisme, sejak awal ITB selalu berkeyakinan bahwa 
plagiarisme adalah tindakan yang tidak terpuji, yang mencederai nilai-nilai 
akademik yang selama ini selalu dijunjung tinggi dan dijaga tetap tegaknya oleh 
ITB. Oleh karena itu ITB tidak akan pernah mentolerir plagiarisme dan segala 
bentuk kecurangan akademik lain.
Pada dasarnya ITB telah mempunyai kode etik yang dapat menjadi pegangan dan 
rambu-rambu untuk masyarakat akademiknya (mahasiswa maupun dosen) guna 
menegakkan nilai-nilai dan integritas akademik ITB, yaitu berupa: (1) Peraturan 
Akademik dan Kemahasiswaan ITB (SK Rektor ITB, No. 297/SK/K01/PP/2009), (2) 
Nilai-Nilai Inti ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 032/SK/K01-SA/2002), (3) Kode 
Etik Dosen (SK Senat Akademik ITB, No. 03/SK/K01-SA/2008), dan (4) Kode Etik 
ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 09/SK/K01-SA/2009).

A. INFORMASI DASAR



Mochammad Zuliansyah (selanjutnya disingkat MZ), sebelumnya adalah mahasiswa 
program Doktor ITB di lingkungan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) 
angkatan 2003 dengan NIM: 33203011.
Disertasi MZ yang berjudul "Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi" telah 
disetujui pada tanggal 1 Agustus 2008. MZ telah dinyatakan lulus program Doktor 
dan telah mengikuti  Acara Wisuda ITB pada Oktober 2008.

B. PERMASALAHAN PLAGIARISME


Plagiarisme yang dilakukan oleh MZ mencakup plagiasi makalah ilmiah dan 
plagiasi Disertasi program Doktornya.

Makalah ilmiah MZ yang berjudul "3D topological relations for 3D spatial 
analysis" yang pengarangnya tercantum sebagai Mochammad Zuliansyah, Suhono 
Harso Supangkat, Yoga Priyana dan Carmadi Machbub dan dipresentasikan pada the 
IEEE International Conference on Cybernetics and Intelligent Systems di Chengdu 
China, 21-24 Sptember 2008; telah diketemukan oleh komite IEEE sebagai plagiasi 
dari paper yang berjudul "On 3D Topological Relationships" yang dikarang oleh 
Siyka Zlatanova dan dipresentasikan pada the 11th International Workshop on 
Database and Expert System Application, DEXA 2000, pp. 913-919. IEEE 
mengkategorikan plagiasi yang dilakukan oleh MZ sebagai plagiasi Level 1 
(paling berat).

MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada pihak IEEE melalui jalur e-mail 
untuk kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ juga menginformasikan pada IEEE 
bahwa plagiasi makalah ilmiah ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa 
sepengetahuan para penulis pendamping (co-authors). Dalam hal ini IEEE telah 
memutuskan bahwa MZ dilarang (banned) untuk publikasi pada semua bentuk 
publikasi IEEE selama 3 tahun sejak April 2009.

Berkaitan dengan kemungkinan plagiarisme dalam penulisan disertasi yang 
dilakukan oleh MZ, tim Dekanat dan para Guru Besar di lingkungan STEI ITB, 
telah melakukan penelaahan terhadap Disertasi saudara MZ yang berjudul "Model 
Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi" serta disertasi Dr. Siyka Zlatanova yang 
berjudul "3D GIS for Urban Development" dari Graz University of Technology, 
Austria tahun 2000. Tim menyimak bahwa disertasi MZ telah banyak mengambil 
bahan dan ide dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova tanpa sama sekali menyebutkan 
sumbernya. Tim berpendapat bahwa disertasi MZ merupakan plagiasi dari disertasi 
Dr. Siyka Zlatanova.
MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada Rektor ITB, Dekan STEI, para 
pembimbing program Doktor, komunitas dosen dan juga alumni ITB melalui jalur 
e-mail, atas kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ menyampaikan bahwa 
plagiasi ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa sepengetahuan para pembimbingnya. 
MZ juga telah mengundurkan diri dari status calon CPNS dosen ITB tahun 
2008-2009.

D. PERNYATAAN SIKAP ITB

Setelah mempelajari semua fakta yang terkait dan mempertimbangkan masukan dari 
pimpinan MWA (Majelis Wali Amanat), pimpinan SA (Senat Akademik), pimpinan MGB 
(Majelis Guru Besar), Rektor ITB atas nama ITB menyatakan bahwa :


Plagiarisme yang dilakukan oleh saudara Mochamad Zuliansyah dalam penulisan 
makalah ilmiah dan disertasi telah dilakukan dengan kesengajaan tanpa diketahui 
sama sekali oleh para pembimbingnya yaitu Prof. Carmadi Machbub, Prof. Suhono 
Harso Supangkat, dan Dr. Yoga Priyana.
ITB secara institusi sangat menyesalkan terjadinya kejadian ini, dan dengan 
tulus meminta maaf pada Dr. Siyka Zlatanova, IEEE, seluruh pemangku kepentingan 
ITB, serta komunitas akademik nasional maupun internasional. ITB juga akan 
segera mengirimkan surat permintaan maaf langsung ke Dr. Siyka Zlatanova dan 
IEEE.

Karena disertasi Mochamad Zuliansyah merupakan hasil plagiasi dari disertasi 
Dr. Siyka Zlatanova, maka sesuai dengan Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan 
yang berlaku di lingkungan ITB, dan juga kode etik ilmiah yang berlaku 
universal, maka disertasi dan ijazah Doktor dari Mochamad Zuliansyah dinyatakan 
tidak berlaku.

Para pembimbing program Doktor dari Mochammad Zuliansyah telah kurang cermat 
dalam melaksanakan proses pembimbingan sehingga proses plagiasi tidak 
terdeteksi dari awal, dan secara moral ikut bertanggung jawab terhadap 
terjadinya plagiasi tersebut. Untuk itu Rektor ITB telah menegur secara 
tertulis masing-masing pembimbing atas kekurang cermatan dalam proses 
pembimbingan tersebut.

Agar kasus sejenis tidak terjadi lagi di masa mendatang, maka ITB akan secara 
serius melaksanakan upaya-upaya penyempurnaan academic environment yang dapat 
menjamin tetap tegaknya kinerja, kualitas serta nilai-nilai akademik yang baik 
dan membanggakan semua pihak.


Bandung, 23 April 2010

Rektor ITB

Prof. Akhmaloka, PhD



-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke