1. pernah lihat SK Rektor ? pada halaman paling bawah selalu akan ada
   yg kalimatnya mirip ini
   "apabila keputusan ini dikemudian hari salah , maka dapat dibatalkan"
  hal ini juga terkait dgn ijasah MZ

2. Ijasah yg dimaksud adalah utk S3 , otomatis dia tdk dapat mengambil
   biaya dsb nya , ini ada diperaturan akademik.

3. Kalau MZ mau mendaftar di tempat lain dgn ijazah s1 atau s2 nya , saya
   rasa tidak masalah ..

4. kalau dia mau re 'desertasi' rasanya tidak bisa karena akan
   ada proses-proses yang tdk mungkin di loloskan lagi oleh ITB

saya kemarin ketemu teman2 UI ,
dia cerita mahasiswa nya 'ngoprek-ngoprek' seluruh nama MZ di Internet dan sumber lain , dan ditemukan tidak 4 karya dia , tapi 5 Karya dia yg menjiplak karya orang lain ... ya mudah-mudahan ybs sadar/eling setelah kejadian-kejadian ini ..,, demikian juga buat ITB sendiri

On Fri, 23 Apr 2010, Tri Basoeki Soelisvichyanto wrote:

Mas Basuki

Mz ini sempat diwisuda kah? Sy gk paham..
Kok bisa dinyatakan gak berlaku?

Pertanyaan berikutnya:
- apakah Mz bisa desertasi lagi utk re-gelar doktornya?
- apakah Mz bisa menarik lagi semua biaya kuliahnya utk gelar yg dimaksud?
- apakah Mz kemudian Mz bisa ambil doktor ditempat lain?

Tribas-TK97

Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Basuki Suhardiman <[email protected]>
Date: Fri, 23 Apr 2010 17:19:49
To: <[email protected]>
Cc: Indonesianext<[email protected]>
Subject: [indonesia] press release ITB (fwd)



---------- Forwarded message ----------
Date: Fri, 23 Apr 2010 17:18:54 +0700 (WIT)
From: Basuki Suhardiman <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: ia-itb <[email protected]>
Subject: press release ITB


http://www.itb.ac.id/news/2811.xhtml

Press Release Kasus Plagiarisme Mochammad Zuliansyah
Jumat, 23 - April - 2010, 17:13:15


ITB sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya bangsa, selalu
berupaya keras untuk menegakkan tradisi akademik dengan kualitas dan
nilai-nilai yang tinggi untuk kepentingan bangsa dan negara secara holistik.
Berkaitan dengan plagiarisme, sejak awal ITB selalu berkeyakinan bahwa
plagiarisme adalah tindakan yang tidak terpuji, yang mencederai nilai-nilai
akademik yang selama ini selalu dijunjung tinggi dan dijaga tetap tegaknya oleh
ITB. Oleh karena itu ITB tidak akan pernah mentolerir plagiarisme dan segala
bentuk kecurangan akademik lain.
Pada dasarnya ITB telah mempunyai kode etik yang dapat menjadi pegangan dan
rambu-rambu untuk masyarakat akademiknya (mahasiswa maupun dosen) guna
menegakkan nilai-nilai dan integritas akademik ITB, yaitu berupa: (1) Peraturan
Akademik dan Kemahasiswaan ITB (SK Rektor ITB, No. 297/SK/K01/PP/2009), (2)
Nilai-Nilai Inti ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 032/SK/K01-SA/2002), (3) Kode
Etik Dosen (SK Senat Akademik ITB, No. 03/SK/K01-SA/2008), dan (4) Kode Etik
ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 09/SK/K01-SA/2009).

A. INFORMASI DASAR



Mochammad Zuliansyah (selanjutnya disingkat MZ), sebelumnya adalah mahasiswa
program Doktor ITB di lingkungan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
angkatan 2003 dengan NIM: 33203011.
Disertasi MZ yang berjudul "Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi" telah
disetujui pada tanggal 1 Agustus 2008. MZ telah dinyatakan lulus program Doktor
dan telah mengikuti  Acara Wisuda ITB pada Oktober 2008.

B. PERMASALAHAN PLAGIARISME


Plagiarisme yang dilakukan oleh MZ mencakup plagiasi makalah ilmiah dan
plagiasi Disertasi program Doktornya.

Makalah ilmiah MZ yang berjudul "3D topological relations for 3D spatial
analysis" yang pengarangnya tercantum sebagai Mochammad Zuliansyah, Suhono
Harso Supangkat, Yoga Priyana dan Carmadi Machbub dan dipresentasikan pada the
IEEE International Conference on Cybernetics and Intelligent Systems di Chengdu
China, 21-24 Sptember 2008; telah diketemukan oleh komite IEEE sebagai plagiasi
dari paper yang berjudul "On 3D Topological Relationships" yang dikarang oleh
Siyka Zlatanova dan dipresentasikan pada the 11th International Workshop on
Database and Expert System Application, DEXA 2000, pp. 913-919. IEEE
mengkategorikan plagiasi yang dilakukan oleh MZ sebagai plagiasi Level 1
(paling berat).

MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada pihak IEEE melalui jalur e-mail
untuk kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ juga menginformasikan pada IEEE
bahwa plagiasi makalah ilmiah ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa
sepengetahuan para penulis pendamping (co-authors). Dalam hal ini IEEE telah
memutuskan bahwa MZ dilarang (banned) untuk publikasi pada semua bentuk
publikasi IEEE selama 3 tahun sejak April 2009.

Berkaitan dengan kemungkinan plagiarisme dalam penulisan disertasi yang
dilakukan oleh MZ, tim Dekanat dan para Guru Besar di lingkungan STEI ITB,
telah melakukan penelaahan terhadap Disertasi saudara MZ yang berjudul "Model
Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi" serta disertasi Dr. Siyka Zlatanova yang
berjudul "3D GIS for Urban Development" dari Graz University of Technology,
Austria tahun 2000. Tim menyimak bahwa disertasi MZ telah banyak mengambil
bahan dan ide dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova tanpa sama sekali menyebutkan
sumbernya. Tim berpendapat bahwa disertasi MZ merupakan plagiasi dari disertasi
Dr. Siyka Zlatanova.
MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada Rektor ITB, Dekan STEI, para
pembimbing program Doktor, komunitas dosen dan juga alumni ITB melalui jalur
e-mail, atas kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ menyampaikan bahwa
plagiasi ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa sepengetahuan para pembimbingnya.
MZ juga telah mengundurkan diri dari status calon CPNS dosen ITB tahun
2008-2009.

D. PERNYATAAN SIKAP ITB

Setelah mempelajari semua fakta yang terkait dan mempertimbangkan masukan dari
pimpinan MWA (Majelis Wali Amanat), pimpinan SA (Senat Akademik), pimpinan MGB
(Majelis Guru Besar), Rektor ITB atas nama ITB menyatakan bahwa :


Plagiarisme yang dilakukan oleh saudara Mochamad Zuliansyah dalam penulisan
makalah ilmiah dan disertasi telah dilakukan dengan kesengajaan tanpa diketahui
sama sekali oleh para pembimbingnya yaitu Prof. Carmadi Machbub, Prof. Suhono
Harso Supangkat, dan Dr. Yoga Priyana.
ITB secara institusi sangat menyesalkan terjadinya kejadian ini, dan dengan
tulus meminta maaf pada Dr. Siyka Zlatanova, IEEE, seluruh pemangku kepentingan
ITB, serta komunitas akademik nasional maupun internasional. ITB juga akan
segera mengirimkan surat permintaan maaf langsung ke Dr. Siyka Zlatanova dan
IEEE.

Karena disertasi Mochamad Zuliansyah merupakan hasil plagiasi dari disertasi
Dr. Siyka Zlatanova, maka sesuai dengan Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan
yang berlaku di lingkungan ITB, dan juga kode etik ilmiah yang berlaku
universal, maka disertasi dan ijazah Doktor dari Mochamad Zuliansyah dinyatakan
tidak berlaku.

Para pembimbing program Doktor dari Mochammad Zuliansyah telah kurang cermat
dalam melaksanakan proses pembimbingan sehingga proses plagiasi tidak
terdeteksi dari awal, dan secara moral ikut bertanggung jawab terhadap
terjadinya plagiasi tersebut. Untuk itu Rektor ITB telah menegur secara
tertulis masing-masing pembimbing atas kekurang cermatan dalam proses
pembimbingan tersebut.

Agar kasus sejenis tidak terjadi lagi di masa mendatang, maka ITB akan secara
serius melaksanakan upaya-upaya penyempurnaan academic environment yang dapat
menjamin tetap tegaknya kinerja, kualitas serta nilai-nilai akademik yang baik
dan membanggakan semua pihak.


Bandung, 23 April 2010

Rektor ITB

Prof. Akhmaloka, PhD



--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
êå¢fÚ•¨]jV¦‘ªòi·«²)Þ®­z¶©‘©äj'Z†)f»û^’z%¢¬z»Z‘«"†Æ²jxjyš�öš¶éíºKŠÈš•©�zh¤y¶¡jšjwnž&�jv¤†*Ú´‰ß¢—§�éh•¦§š)b°‰Ý¢w¬‰©ÞÆÖ޶׫†Ûiÿúnnw±µ·­µêçzßߊW¬þh¥ŠËb�Ú'zÈšŠwè·

Kirim email ke