Kawan2 Milis Yth, Mengapa di suatu sekolah ada yg kelulusan UN-nya = 0%, 25%, 50%, 80% atau 100%?
Analisa-nya adalah sbb: Dalam suatu proses belajar-mengajar, ada unsur-unsurnya, yaitu: Siswa, Guru, Sarana atau infrastruktur berupa kelas, buku, alat peraga, laboratorium, fasilitas-fasiltas belajar dan lain-lainnya, serta yg penting adalah materi yang diajarkan serta soal-soal yang di-uijikan apakah relevan atau tidak dengan pelajaran yang di-ajarkan kepada para murid. Kalau yg lulus =0% kemungkinannya adalah: 1. Murid sangat bodoh atau malas 2. Gurunya yg tidak mampu mengajar 3. Infrastruktur atau sarana yg tidak ada atau memadai, misalnya kekurangan kertas, alat tulis untuk mencatatat, tidak punya buku2 pelajaran, ruang kelas bocor sehingga sering pengajaran dibatalkan, dsb.. 4. Soal-soal ujian UN tidak ada relevansi dengan pelajaran yg pernah diberikan kepada para siswa,sehingga sepandai-pandainya seorang murid, mereka salah menjawab soal ujian UN itu. Ini mengagetkan para peserta ujian UN, sehingga mereka makin groggi... 5. Dalam suatu proses belajar-mengajar, biasanya selalu ada suatu test awal atau ujian tiap semester, misalnya untuk mengetahui tingkat penyerapan suatu pelajaran di kelas itu. Jadi kalau isi soal UN itu asing atau sangat berbeda dengan test-test semesteran di sekolah, maka jangan harap kalau para siswa bisa lulus UN! Kalau yg lulus UN = 100% maka analisa kemungkinannya adalah: 1. Muridnya sangat pandai dan rajin 2. Gurunya sangat kompeten dan professional 3. Infrastruktur atau sarana pendidikannya sangat baik dan lengkap 4. Soal-soal ujian UN sangat relevan dengan pelajaran yg pernah diterima oleh para siswa 5. Ujian UN itu mirip test-test semesteran di sekolah mereka, sehingga para siswa itu dengan gampang menjawab tiap soal, lulus 100%! Kalau tingkat kelulusan UN itu diantara 0% dan 100%, maka jawaban analisanya adalah diantara kedua kasus tersebt diatas. Yang bikin bingung DIKNAS adalah bilamana banyak murid yg lulus UMPTN, namun tidak lulus UN, sehingga dilarang masuk Perguruan Tinggi. Mana yg lebih penting, lulus UN atau lulus UMTN untuk boleh masuk ke Perguruan Tinggi?? Kesimpulannya: UN hanyalah sebagai sampling penilaian mutu suatu proses belajara-mengajar, sebab yg di-uji hanya 4-matapelajaran, sehingga bukan alat penentu lulus-tidaknya seorang siswa dalam proses belajar-mengajar selama 3-tahun. Lulus-tidaknya seseorang siswa hendaknya dilihat dari nilai Rapor tiap tahun dan hasil ujian akhir tahun ke-3 dari tiap sekolah. Ini yg lebih logis dan fair bagi para siswa. Saat ini yg jauh lebih penting bagi para siswa adalah kejujuran, ketekunan bekerja, kedisplinan, dan hal- hal yang menyangkut masalah moralitas yg lebih baik. Silahkan ditanggapi secara logis dan rasional agar bangsa Indonesia dapat maju pesat menuju ke tercapainya cita-cita Kemerdekaan Indonesia: masyarakat yg adil, makmur, aman dan sejahtera bagi segenap warganya. Wassalam, S Roestam http://wartaduniamaya.blogspot.com ============================ ----Original Message---- From: [email protected] Date: 01/05/2010 5:58 To: <[email protected]> Subj: [Maju,Cerdas&Kompetitif] Re: Ujian Nasional Menyesatkan - Heru Widiatmo --- In [email protected], mustafa tope <topemakas...@...> wrote: Re: [Maju,Cerdas&Kompetitif] Ujian Nasional Menyesatkan - Heru Widiatmo Pak Badar, Menyimak pernyataan-pernyataan Pak Badar, sangat menarik bagi saya, mungkin perlu diperjelas pernyataan Pak Badar di bawah ini apakah ini hasil penelitian atau hanya asumsi karena sepertinya terlalu mengeneralisasi: Seandainya UN tidak ada tentu akan lebih menyesatkan, bahkan menyakitkan karena setiap daerah akan meluluskan siswanya 100%, kalau sudah demikian mutu apa yang dapat kita ambil dari hasil pendidikan itu nantinya. sedangkan ada UN saja mereka berusaha untuk mengakalinya, apalagi kalau mereka sendiri yang menentukan, PASTI TIDAK PERLU DIAKALI, KARENA MEREKA BISA MELULUSKAN SEMAU MEREKA. Salam kejelasan, Mustafa (Tope) 08124207707 + Kalau dilihat dari alur logikanya maka maksud Pak Badar adalah bahwa sekarang ini untuk bisa lulus UN PERLU DIAKALI KARENA MEREKA TIDAK BISA MELULUSKAN SEMAU MEREKA. Salam Satria -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
