Pagi ini, saya mendengar berita bahwa PLN akan menghentikan pembangunan
pembangkit Asahan 3,
yang rencananya menjadi solusi listrik "byar pet" di Sumut. Sayangnya
gubernur belum mengeluarkan izinnya.
Tidak tanggung tanggung, PLN sudah mengirimkan surat permintaan izin
tsb. dari tahun 2004.
Sampai sekarang belum keluar juga.
Ini bukan hal baru. jutaan kasus seperti ini. Di daerah saya sendiri
pemda (yang kabarnya berasal dari
partai yang paling peduli dan bersih), enggan mengeluarkan izin
pembukaan pintu tol baru di km34.
Padahal akses ini memberikan solusi terbaik bagi kemacetan yang setiap
hari selalu mengular di kawasan
keluar pintu tol Cikarang barat.
Sebenarnya penghambat terbesar pembangunan ekonomi di Indonesia adalah
DARI BIROKRAT sendiri.
Mereka "seenak gua" memainkan perijinan (baca: untuk mendapatkan uang
sogok). Seperti yang pernah
saya singgung sebelumnya, di negara ini, tidak ada jaminan kualitas
dalam pelayanan publik. Dan ini menjadi
friksi terbesar bagi jalannya roda ekonomi. Tidak ada alternatif lain,
melalui DPR harus segera dilakukan reformasi
perijinan.
Salam.
Suryanto - wrote:
Terima kasih atas beritanya.
Semoga PLN berhasil mentransformasikan diri di bawah ke pemimpinan Pak
Dahlan Iskan.
Semoga ke depannya, pemimpin PLN bukan diambil lagi dari internal PLN
saja ataupun berupa titipan dari partai politik yang ingin ikut
kebagian rezeki.
Saya melihat banyak sekali perubahan positif akhir-akhir ini. :)
EL-ITB
------------------------------------------------------------------------
*From:* Supriyono <[email protected]>
*To:* [email protected]
*Sent:* Thu, May 13, 2010 9:16:41 PM
*Subject:* [IA-ITB] Gebrakan Dahlan Iskandar
Gebrakan Bos Koran di Perusahaan SetrumSource : http://swa.co.
id/2010/04/ gebrakan- bos-koran- di-perusahaan- setrum Thursday, April
1st, 2010 oleh : Eva Martha Rahayu.
Meski baru tiga bulan memimpin PLN, beberapa pembenahan penting
digelar Dahlan Iskan. Seperti apa perubahan yang diterapkannya?Dulu
PLN adalah lembaga yang dibenci Dahlan Iskan. Alasannya, pertama,
negara kita potensial energi listrik, tetapi mengalami krisis listrik.
Kedua, PLN mau membeli listrik seharga Rp 1.050/KWh dari Malaysia,
padahal ada pembangkit swasta nasional yang menawarkan Rp 600/KWh
sulit masuk. Dalam pikiran Dahlan, banyak hal yang tidak masuk akal di
tubuh BUMN itu.Belum lagi soal mengapa PLN tidak bisa mendapatkan gas
hingga puluhan tahun. Perusahaan ini memiliki banyak pembangkit
berbahan bakar gas, yang berkapasitas besar dan kualitas kelas satu,
tetapi justru menggunakan solar yang biayanya bisa membengkak tiga
kali lipat. Begitu pula halnya mengapa di Kalimantan Timur yang kaya
batu bara, pembangkit listriknya malah berbahan bakar solar. Sungguh
ironis, negara kita ekspor batu bara besar-besaran, tetapi juga impor
solar habis-habisan.
Sebagai informasi, saat ini kebutuhan gas PLN kurang dari 1 juta
million metric British thermal units (MMBtu). Jika itu terpenuhi, bisa
berhemat Rp 15 triliun per tahun. Ujung-ujungnya, jika gas terpenuhi,
dapat mengurangi subsidi pemerintah. Sebenarnya persoalan yang
dihadapi bukan itu saja. Sampai tahun 2015, PLN dihadapkan pada dua
tantangan. Pertama, untuk jangka pendek (1-2 tahun ke depan)
listriknya harus nyala dulu agar tidak byar-pet lagi. Untuk itu, PLN
menyewa generator dengan biaya sangat mahal. Meski tidak efisien, hal
itu harus dilakukan mengingat statusnya adalah Public Service
Obligation (PSO), sehingga bagaimanapun ada proses politik yang
terkait di BUMN itu. Kedua, rencana jangka panjang: harus bisa
membangun dan melakukan efisiensi. Tahun 2015 harus bisa membangun dan
menambah pasokan listrik 20 ribu MW. Untuk itu, dibutuhkan dana
sekitar Rp 800 triliun.
Dengan setumpuk persoalan yang dihadapi PLN, perusahaan pelat merah
itu membutuhkan figur pemimpin yang menjanjikan terobosan dalam
menangani perusahaan.
Dari tiga kandidat dirut, Dahlan dianggap sebagai sosok paling tepat,
sehingga ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. âEURoePLN butuh
leadership dan pengalaman manajemen Dahlan,âEUR? ujar Menteri Negara
BUMN Mustafa Abubakar. âEURoeApakah tepat menunjuk saya? Pasti akan
banyak sorotan, karena saya bukan orang dalam PLN,âEUR? ucap Dahlan
ketika ditanya pers di awal-awal isu dirinya akan menjadi orang nomor
satu PLN. Meski mulanya ragu, Mustafa menilai konsep pembenahan yang
ditawarkan Dahlan paling radikal. Dijelaskan Mustafa, konsep yang
disampaikan bos Grup Jawa Pos itu: memakai terobosan radikal dalam
menghilangkan subsidi BBM untuk pembangkit listrik, membawa tekologi
baru, serta mengupayakan penggunaan gas dan batu bara.
Dahlan pun menyatakan sanggup mencari skema baru pendanaan untuk
membiayai pembangkit dan mengurangi utang PLN, serta menjanjikan
penghematan penggunaan BBM di PLN sebesar Rp 15 triliun/tahun. Tidak
kalah pentingnya, Dahlan memiliki jaringan internasional ke Cina untuk
barang-barang modal. Contohnya, pengadaan trafo dan transmisi untuk
membangun instalasi baru atau memperbaiki yang lama. Di atas kertas
boleh saja konsep bagus, tetapi bagaimana eksekusinya?
Dahlan menggarisbawahi ada tiga prioritas program kerjanya setelah
dilantik menjadi dirut pada 23 Desember 2009. Pertama, trafo. Kedua,
konversi gas. Ketiga, konversi pembangkit diesel di luar Jawa dengan
pembangkit berbahan bakar batu bara skala kecil. âEURoeYang kritis
masalah trafo, karena setiap satu trafo mati, akan kehilangan
kapasitas 100 MW. Saat ini dibutuhkan 12 trafo di Jawa untuk cadangan
di 12 gardu induk,âEUR? kata pria kelahiran Magetan, 17 Agustus 1951
ini. Bagaimana menjadikan PLN sebagai perusahaan yang menguntungkan?
Eksekutif yang hobi bekerja ini menyadari PLN ibarat tukang jahit yang
cuma terima upah. PLN memproduksi listrik yang tarifnya sudah
ditentukan pemerintah. Jika ada kekurangan biaya, ditutup dengan
subsidi. Jadi, dalam pandangannya, BUMN ini bukan perusahaan dalam
pengertian entitas bisnis. Dengan nasib seperti itu, bagi Dahlan, yang
terpenting dilakukan adalah menunjukkan diri sebagai perusahaan yang
efisien. Setelah itu, mampu mengurangi subsidi pemerintah sampai batas
yang bisa ditoleransi. Jika rakyat sudah makmur, tarif listrik bisa
naik. Namun, harapan itu tidak bisa diwujudkan dalam waktu
cepat. Meski demikian, bukan Dahlan namanya jika tidak bergerak cepat.
Pada minggu pertama menjabat, ia sudah merealisasi program jangka
pendek. Yaitu, mengganti sumber energi primer dan menyediakan trafo
cadangan untuk keperluan distribusi listrik. Penggantian energi primer
ini diklaimnya bisa menghemat beban subsidi sebesar Rp 5 triliun tiap
tahun.Langkah awal yang dilakukan untuk mengganti sumber energi primer
adalah: meneken kontrak pembelian gas dari Perusahaan Gas Negara.
Dengan pembelian gas ini, pasokan gas sebesar 8 billion British
thermal unit per hari disalurkan untuk pembangkit tenaga uap di Talang
Duku, Sumatera Selatan. Untuk pembangkit Utara disalurkan 150 MMBtu.
âEURoeSejak awal masuk PLN, persoalan utama yang saya sasar adalah
gas. PLN butuh 1 juta MMBtu gas tiap hari,âEUR? kata ayah dua anak
ini. Langkah kedua, membangun 100 unit pembangkit tenaga uap kecil
untuk menggantikan mesin diesel yang selama ini digunakan di luar
Jawa, seperti Sumatera dan Kalimantan. Kapasitas masing-masing
pembangkit ini beragam sesuai dengan karakteristik dan kemampuan
daerahnya.Untuk trafo cadangan, disediakan 12 unit berkapasitas 500 KA
buat sejumlah gardu di Jawa, Madura dan Bali. Trafo cadangan ini
penting guna mengantisipasi terjadinya gangguan pasokan listrik ketika
gardu induk rusak.
Terkait dengan masalah pasokan listrik di luar Jawa, Dahlan memetakan
problem Sumatera dan Indonesia Timur. Selama ini masalah yang dihadapi
di Jawa adalah distribusi dan pelayanan. Adapun persoalan yang
dihadapi Sumatera seputar pelayanan dan kecukupan listrik.
âEURoeMakanya, kami lakukan Revolusi Sumatera sejak April 2010,âEUR?
tuturnya. Dikatakan revolusi karena Sumatera harus memiliki kecukupan
listrik sebagaimana Jawa. Untuk penanganan Indonesia Timur lebih rumit
lagi karena pembangkit di sana didominasi diesel. Apa saja langkah
yang dilakukan? Pertama, mengganti diesel dengan pembangkit listrik
kecil berjumlah 70 unit. Kedua, mengadakan pembangkit listrik tenaga
matahari besar-besaran. Ketiga, membangun pembangkit mikro hidro
besar-besaran di Sulawesi dan Papua. Tidak hanya masalah teknis yang
dibenahi, tetapi juga birokrasi. Yaitu, dengan memangkas jalur
pengambilan keputusan. âEURoeProses pengambilan keputusan yang cepat,
tapi tetap accountable dan prudent. Ini penting, karena untuk
membangun suatu pembangkit butuh waktu 2-2,5 tahun. Jika kelamaan,
khawatir akan hilang kesempatan meningkatkan pelayanan listrik kepada
masyarakat,âEUR? ungkap pengusaha yang memiliki sekitar 100 perusahaan
dari beberapa sektor ini. Menurut Dahlan, di sistem lama PLN, suatu
keputusan harus diputuskan di rapat direksi, kemudian dibuat naskah
keputusan, lalu ditandatangani seluruh direktur. Akibatnya, ada
keputusan yang umurnya sudah setahun, tetapi baru diteken. Contoh,
keputusan pembelian komputer di PLN Cawang, Jakarta Timur.
âEURoeKomputer di sana umurnya sudah 30 tahun, tapi keputusan sudah
setahun belum goal juga, sampai-sampai merek komputer itu sudah
ditutup oleh pabriknya,âEUR? ujarnya dengan tergelak. Itu bisa
dimaklumi karena ada direktur yang tidak terlibat dalam persoalan
tersebut. Akhirnya, Dahlan mengubah sistem itu lebih pendek
birokrasinya. Dibentuk sekitar 6 komite, antara lain Komite SDM,
Komite Investasi atau Komite Transmisi. Komite investasi hanya
melibatkan ketua komite, direktur keuangan, direktur bisnis dan
manajemen risiko, direktur perencanaan dan direktur operasional. Kalau
komite sudah memutuskan, itu adalah keputusan direksi. Kini praktis
2-3 kali rapat sudah kelar, bahkan ada yang sekali rapat.Setelah
birokrasi, Dahlan pun membenahi struktur organisasi. Dulu di bawah
direktur terdapat deputi direktur. Otomatis jabatannya adalah wakil
direktur. Posisi ini ditiadakan, diganti menjadi kepala divisi. Dahlan
juga memilih sendiri tim direksi yang dikehendakinya. âEURoeSaat saya
naik, salah satu poin penting adalah saya minta diberi keleluasaan
menyusun tim sendiri,âEUR? ujar bos yang masih memakai ponsel Nokia
model lima tahun silam ini. Lalu, ia memasang âEURoeintelijenâEUR?
untuk minta masukan dari karyawan dan melihat file sumber daya manusia
agar tahu rekam jejak sejumlah karyawan yang diincarnya.âEUR?Saya
ingin karyawan yang memiliki komitmen 100% untuk PLN. Menyusun tim itu
akhirnya tuntas dalam waktu 1,5 bulan.âEUR?Guna mengontrol pencapaian
target program atau kinerja PLN, Dahlan membentuk lembaga semacam Unit
Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4)
yang dibentuk mirip ketika Kunturo menjabat sebagai dirut. Jadi, ada
satu kepala divisi yang ditugaskan khusus untuk melakukan monitoring
target. Misalnya, ditugaskan memantau kemajuan program listrik
prabayar, revolusi di Sumatera Utara, dan sebagainya. Untuk membenahi
PLN, Dahlan pun berupaya menanamkan sense of crisis tahun 1998
sebagaimana di Jawa Pos. Saat di kantor media itu, jika kacamatanya
patah, ia hanya mengikatnya dengan karet. Lalu, ada juga karyawan yang
memintanya tidak naik Mercy lagi, akhirnya ia hanya naik Hyundai
kecil. âEURoeBegitu juga di PLN sini, saya mengubah mindset karyawan.
Dulu ada lift khusus dirut, tapi sekarang saya ubah lift itu untuk
siapa saja,âEUR? tutur Dahlan yang tidak menggunakan mobil dinas PLN,
melainkan naik Mercy pribadi bernopol L 1 JP jika ngantor di Jalan
Trunojoyo, Jakarta Selatan. Sebagai pemimpin, Dahlan berusaha
memberikan contoh nyata bagi bawahannya. Misalnya, ia disiplin
berangkat pagi dan pukul 6.45 WIB sudah berada di kantor. Rapat
direksi pun diubah menjadi pukul 7.00 WIB. âEURoeKarena direksi sudah
digaji tinggi, mereka harus total untuk PLN. Tidak boleh ngobyek,âEUR?
kata Dahlan yang rata-rata menghabiskan waktu tidur lima jam dalam
sehari. Kehadiran Dahlan sejak awal memang ditentang karyawan.
Bagaimana mengatasi resistensi itu? âEURoeDiamkan saja. Mereka
(karyawan) kan belum tahu saya lebih jauh. Saya biasa makan di kantin
karyawan dan seminggu sekali suntik imunisasi Hepatitis B di
poliklinik PLN,âEUR? ujar pria yang pernah melakukan operasi
tranplantasi hati di Cina dan kini tetap mengonsumi obat seharga Rp 10
juta/bulan ini. Tidak hanya tentangan karyawan yang dihadapi Dahlan
dengan menjadi Dirut PLN. Baru-baru ini ia kesandung masalah dengan
Komisi 7 DPR atas keputusannya menaikkan tarif listrik 6.600 VA ke
atas. âEURoeItu kebodohan saya. Saya tidak tahu bahwa harus minta
persetuan DPR dulu. Bahkan, kalau perlu, saya cium kaki semua anggota
DPR untuk menebus kesalahan saya, asalkan kenaikan tarif itu tidak
dibatalkan,âEUR? ujarnya dengan nada menyesal. Bagaimanapun, keputusan
itu dipersoalkan DPR, tarif baru sudah jalan dan orang kaya telah
membayarnya. Dan hingga kini belum ada pelanggan kaya yang komplain
atas tarif baru listrik 6.600 VA ke atas. Secara pribadi, ia pun
banyak melakukan pengorbanan. Tentu saja, gaji dirut PLN lebih kecil
dibandingkan revenue bisnis pribadinya. Juga, tidak bisa jalan-jalan
ke luar negeri yang dulu kerap dilakukan. Kebiasaan menulis pun mesti
ditinggalkan dulu. âEURoeSemua itu demi perubahan dan kemajuan di
PLN,âEUR? katanya tandas. Bahkan, dengan posisi dirut BUMN, ia rentan
terjerat risiko hukum. âEURoeIstri saya ketika nonton tayangan kasus
Century di televisi sampai bilang, kamu (Dahlan) nanti juga digituin
kalau salah,âEUR? katanya sembari tersenyum. Dengan buru-buru ia
menambahkan, âEUR?Tapi saya kan tidak korupsi.âEUR?Bagi Dahlan, saat
menjadi nakhoda PLN, hal tersulit adalah mengubah kondisi
psikologisnya. Maklum, ia puluhan tahun terbiasa tidak memiliki bos.
Namun, kini punya atasan yang terdiri dari tiga menteri, 25 dirjen dan
tiga komisi di DPR.Lantas, bagaimana hasil gebrakannya di
PLN?Pemadaman listrik di beberapa tempat berkurang. Misalnya di Medan,
sejak awal Maret sudah tidak ada mati listrik. Listrik di Karimun dan
Tanjung Pinang juga tidak mati lagi sejak pertengahan Maret. Di
Makassar dan Manado, tidak mati lampu terhitung akhir Maret.
Pendeknya, tiap minggu ditargetkan ada peningkatan daerah-daerah yang
bebas byar-pet. Jika pemerintah menargetkan crash program mengatasi
pemadaman pada Oktober 2010, Dahlan berani mencapai target lebih
cepat, yaitu Juni 2010. Untuk masalah karyawan, saat ini Dahlan
mengaku semua happy. Ini dilakukan demi mengubah citra PLN terkesan
lambat, tidak efisien dan sulit berubah. Rupanya, di kalangan internal
banyak yang mengalami kegelisahan ingin berubah. Pada Maret lalu
diadakan sarasehan tentang cara pengadaan barang yang efektif dan
efisien. Sebab, tiap tahun PLN mesti membelanjakan duit Rp 70 triliun
untuk belanja modal. Jadi, kalau bisa hemat 1%-5%, pasti bagus sekali
implikasinya. âEURoeSaya juga menulis CEO note untuk karyawan bahwa
sekarang kami punya teman baru namanya antusiasme. Jadi, semua harus
bersemangat untuk berubah,âEUR? imbuh Dahlan yang kini tinggal bersama
istrinya di Apartemen Capital, SCBD, Jakarta. Karyawan pun mengakui
kehebatan Dahlan. âEURoeVisi dan budaya kerja PLN menjadi world class
service diperluas dari tadinya Jakarta saja kini hingga area
Jawa-Bali,âEUR? ungkap Tri Budi Darmawan, Deputi Manajer Perencanaan
Kantor Distribusi Gambir. Budi memuji kini bosnya lebih egaliter
karena mau turun ke bawah. âEURoeKami diberi contoh langsung mental
melayani,âEUR? tambah pria 42 tahun itu. Hermawan Kartajaya juga
sepakat. âEURoePak Dahlan adalah tipe pemimpin yang mampu mengubah
impossible menjadi possible. Beliau mampu mentransformasikan berbagai
bisnis yang digelutinya. Juga, memiliki strategi pemasaran yang
kreatif, meski mungkin ia tidak merasa demikian,âEUR? ungkap pakar
pemasaran dari MarkPlus itu yang juga teman lama Dahlan. Yang jelas,
kini bos koran itu tidak benci lagi terhadap PLN.
Reportase: Eddy Dwinanto Iskandar
Riset: Sarah Ratna
Powered by Telkomsel STORM BlackBerry®
__._,_.___
Reply to sender
<mailto:[email protected]?subject=re:%20%5BIA-ITB%5D%20Gebrakan%20Dahlan%20Iskandar>
| Reply to group
<mailto:[email protected]?subject=re:%20%5BIA-ITB%5D%20Gebrakan%20Dahlan%20Iskandar>
| Reply via web post
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/post;_ylc=X3oDMTJxdWthMHZrBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBG1zZ0lkAzYwMzQ1BHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTI3Mzc1Nzk0Mg--?act=reply&messageNum=60345>
| Start a New Topic
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/post;_ylc=X3oDMTJlbjRtdnZwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTI3Mzc1Nzk0Mg-->
Messages in this topic
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/message/60342;_ylc=X3oDMTM2ZW5uMWo4BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBG1zZ0lkAzYwMzQ1BHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTI3Mzc1Nzk0MgR0cGNJZAM2MDM0Mg-->
(2)
Recent Activity:
* New Members
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/members;_ylc=X3oDMTJmZWo5aWxwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwN2dGwEc2xrA3ZtYnJzBHN0aW1lAzEyNzM3NTc5NDI-?o=6>
20
Visit Your Group
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB;_ylc=X3oDMTJlbmdrbjB1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTI3Mzc1Nzk0Mg-->
***
Ayo, ayo, ajak Alumni ITB lain ikut milis IA-ITB. Yukkk, buat kerjasama !
Mudah kok! Manajemen email di milis IA-ITB ada di bawah. Selamat
mencoba :)
Anggota: 6.520 Diperbarui: 10 Mei 2010
--------------------------------------------------------------------------
*** IA-ITB ***
- Kerjasama merajut Prestasi Dunia -
Persahabatan, Ide, Iptek, Desain, Seni, Bisnis, & Kerjasama
http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB
Managed by: IA-ITB & 99Venus International (http://99Venus.net )
http://www.IA-ITB.com http://IA-ITB.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Mengatur mode terima email dengan ganti-ganti 3 cara terima berikut :
1. [email protected] = email terima normal (individual emails)
2. [email protected] = email terima ringkasan (daily digest)
3. [email protected] = tidak terima email / cuti sementara
Ganti email / Cara berlangganan :
1. [email protected] = email berlangganan milis IA-ITB
2. [email protected] = email berhenti dari milis IA-ITB
Manajemen email di milis IA-ITB yang lebih detil di blog IA-ITB :-)
Klik http://IA-ITB.blogspot.com/2009/07/manajemen-milis-ia-itb.html
Cihuyyy, sudah lebih 2.054 anggota Senyum-ITB Facebook. Hatur nuhun :-)
Tolong sebar terus ke jaringan Anda. Ajak masyarakat dan keluarga ikut ya
Komentar & lihat foto di http://facebook.com/pages/Senyum-ITB/100802856927
Milis IA-ITB di Facebook:
Ikut & lihat 928 wajah di http://Facebook.com/group.php?id=39676223082
Isi & lihat 1.156 profil di http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/database
MARKETPLACE
Stay on top of your group activity without leaving the page you're on
- Get the Yahoo! Toolbar now.
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15op1kheo/M=493064.13983314.14041046.13298430/D=groups/S=1705240560:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1273765143/L=e525d348-5e94-11df-b39b-bb56799178c0/B=zFWFTkPDoHM-/J=1273757943711308/K=2lM2aRbTJjGN9C7FFWO2FQ/A=6060255/R=0/SIG=1194m4keh/*http://us.toolbar.yahoo.com/?.cpdl=grpj>
------------------------------------------------------------------------
Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers
Center.
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15oh7tesh/M=493064.13814537.14041040.10835568/D=groups/S=1705240560:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1273765143/L=e525d348-5e94-11df-b39b-bb56799178c0/B=z1WFTkPDoHM-/J=1273757943711308/K=2lM2aRbTJjGN9C7FFWO2FQ/A=6078812/R=0/SIG=114ae4ln1/*http://dogandcatanswers.yahoo.com/>
------------------------------------------------------------------------
Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions!
Explore new interests.
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15onene2b/M=493064.14012770.13963757.13298430/D=groups/S=1705240560:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1273765143/L=e525d348-5e94-11df-b39b-bb56799178c0/B=0FWFTkPDoHM-/J=1273757943711308/K=2lM2aRbTJjGN9C7FFWO2FQ/A=6015306/R=0/SIG=11vlkvigg/*http://advision.webevents.yahoo.com/hobbiesandactivitieszone/>
Yahoo! Groups
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkOXE3MXBnBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjczNzU3OTQy>
Switch to: Text-Only
<mailto:[email protected]?subject=change%20delivery%20format:%20Traditional>,
Daily Digest
<mailto:[email protected]?subject=email%20delivery:%20Digest>
. Unsubscribe
<mailto:[email protected]?subject=unsubscribe> .
Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
.
__,_._,___