TEMPO Interaktif,
 Jakarta - Menteri 
Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sjarifuddin Hasan mengatakan 
jika kualitas koperasi ditingkatkan, institusi ini akan mampu mendorong 
pertumbuhan ekonomi sampai 7,7 persen.

"Pertumbuhan ekonomi 
sekian bisa dicapai kalau koperasi benar-benar diberdayakan," katanya 
ketika membuka rapat kerja nasional dewan koperasi Indonesia (Dekopin), 
hari ini.

Sjarifuddin mengatakan jumlah unit koperasi di 
Indonesia sangat besar. Dengan jumlah penduduk sekitar 230 juta, 
terdapat lebih dari 160 ribu unit koperasi tersebar di seluruh tanah 
air.

"Kalau dibandingkan dengan negara lain misalnya Jepang 
jumlah ini sangat besar. Jepang yang penduduknya 130 juta hanya memiliki
 800 unit koperasi," terangnya.

Namun fungsi koperasi di dalam 
negeri tidak maksimal dan perlu ditingkatkan. Dari jumlah koperasi yang 
ada, tidak sampai separoh unit yang aktif penuh.

Padahal jika 50 
persen saja dari 160 ribu unit koperasi yang ada aktif secara penuh, 
maka terdapat potensi peningkatan skala ekonomi dan penyerapan tenaga 
kerja.

Jika 50 persen unit koperasi aktif secara penuh, kata 
Sjarifuddin, maka terdapat 80 ribu unit koperasi yang bisa meningkatkan 
skala ekonominya sampai angka tiga. Hal ini berarti terdapat potensi 240
 ribu potensi penyerapan tenaga kerja.

Kartika Candra 

http://icaexpo.coop


      

Kirim email ke