Berkali kali saya mengangkat topik dalam mailist ini mengenai bobroknya
birokrasi di Indonesia.
Sebenarnya para pejabat ini tahu bahwa ada permasalahan disitu. Tetapi
tidak sepenuh hati memberikan
solusi. Karena penghidupan mereka salah satunya dari situ.
Hidup ini ibarat berjalan diatas bentangan sajadah panjang, yang diujung
sana menunggu Yang Maha Pencipta.
Ada manusia yang hanya sekedar untuk mengejar kenikmatan dunia yang
berada di luar bentangan sajadah,
rela turun dan jatuh kedalam lumpur. Dan tidak sedikit dari mereka yang
tidak mampu kembali meniti jalan
Rob yang Maha Kuasa.
Hidup ini tak lebih hanya sebentar saja. Kalau berbicara rata rata umur
orang Indonesia, tidak sampai 60 tahun.
Kalau usia kita sudah 30an, 40an bahkan 50an tahun, berarti 10, 20 atau
30 tahun lagi "jatah" napas kita akan
habis, walaupun dunia masih akan berputar sejuta tahun lagi. Dan yang
tersisa hanya masa pertanggungjawaban
kepada Yang Maha Pencipta secara abadi.
Rizki adalah sesuatu yang pasti kita dapatkan. Selama masih ada nafas,
pasti Yang Maha Penyayang akan
menjamin rizki setiap makhluk Nya. Rizki tidak equal dengan apa yang
kita punya. Seandainya kita punya uang trilyunan
rupiah pun, maka rizki kita tidak lebih dari apa yang habis untuk kita
makan, apa yang sampai rusak untuk kita pakai.
Selebihnya hanya menjadi peninggalan untuk anak cucu (itu rizki mereka,
bukan kita). Yang sebenarnya akan
kita bawa hanya apa yang telah kita sumbangkan untuk kebajikan.
Semoga ini menjadi bahan renungan untuk kita semua.
Salam.
M. H. Aziz wrote:
Bang Hatta,
Saya juga pernah memberi masukan di emailist ini, yg notabene
anggotanya tdk sedikit jadi pejabat negeri ini. Memberi masukan bukan
mengritik, demi perbaikan seluruh rakyat, bagaimana existensi bangsa
Indonesia mendatang tapi kenyataan email saya tdk lolos dari sensor
moderator waktu itu.
Perlu diingat bhw kita hidup ini hakekatnya bukan mengejar duniawi
atau uang semata, tapi hakekatnya adalah mengejar orang-orang yg
kira-kira bisa datangkan duit. Itulah sebaiknya para alumni itb yg
ditakdirkan Tuhan sebagai pejabat dan para aparat pemerintah, semoga
terbuka hati agar jadi leader bagaimana bisa layani masyarakat dengan
baik, yang penuh kasih sayang... Jangan hanya menarik pajak ke rakyat
semena-mena, pajak perorangan lagi yg asal memenuhi target tetapi
imbalan yg bisa dinikmati rakyat secara nyata nyaris tidak ada sama
sekali atau bahkan tdk ada ?. Rakyat sudah lama hidup di negeri
sendiri, yg katanya negeri yg kaya raya n subur loh jinawi tapi
kenyataan banyak yg miskin, sengsara, tertindas dan bahkan tersingkir
dari negeri sendiri ke negeri orang jadi TKI/TKW.
Saran saya, pemerintah dengan rakyat, baiknya hidup dengan suasana
harmonis, layani masyarakat dg penuh kasih sayang agar datangkan
barokah dari Tuhan. Jangan mengejar keuntungan sesaat tanpa perdulikan
kepentingan bagi org banyak. Jangan mengharapkan acungan jempol atau
sanjungan dari bangsa2 yg punya duit tapi harapkan ridlo Tuhan,
sanjungan para malaikat dari langit agar kehidupan berbangsa dan
bernegara ini benar2 datangkan rahmat Nya. Bukan laknat dan berbagai
bencana ...!
Semoga bermanfaat. Maaf..
salam
Aziz
------------------------------------------------------------------------
*From: * "Shaukat ally" <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 5 Jun 2010 05:28:51 +0000
*To: *<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [IA-ITB] Hatta Malu Birokrasi RI Terburuk Kedua di Asia
Buat bang hatta,
Aneh ya kalau alumni itb yang mengeritik birokrasi di anggap membelot,
birokrasi di indonesia sudah sangat parah, kami dari
Impres(implementing renewable energy society) bersedia memberikan
edukasi kepada dept terkait pelaksana implementasi re agar tepat guana
tepat sasaran dan tepat kemanfaatan
Salam
Sa
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------------------------------------------------
*From: * "Teuku Gandawan" <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 5 Jun 2010 03:08:53 +0000
*To: *Milis IA-ITB Pusat<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [IA-ITB] Hatta Malu Birokrasi RI Terburuk Kedua di Asia
Wahhh...kalau selevel Bang Hatta yang menjabat Menko Perekonomian
harusnya jawabannya tidak cukup malu saja...
Harus ada gebrakan untuk melakukan pembenahan, paling tidak untuk
seluruh organisasi pemerintahan di bagian perekonomian...
Harus segera ada kaji ulang atas semua program reformasi birokrasi
yang sudah berjalan. Jadi sumir rasanya jika di-claim ada program ini,
tapi hasil riset pihak ketiga berbicara lain...atau temuan kepolisian
juga mendapatkan fakta yang berbeda.
Rasanya tidak perlu menunggu fakta baru untuk sadar ada yang salah.
Sensus 2010 oleh BPS juga baru disadari banyak kelalaian petugas di
penghujung kegiatan. Padahal dengan Sensus yang sangat baik, kita bisa
memetakan banyak sekali fakta untuk menentukan ulang arah pembangunan,
mempertahankan yang sudah baik, memperbaiki yang salah arah dan hasil...
Menyedihkan sekali negara tidak kaya seperti kita ini
menghambur-hamburkan biaya, yang katanya untuk memperbaiki, namun
ternyata memperparah kerusakan yang ada atau malah membuat kerusakan
baru...
Entahlah kalau kita memang sudah sepakat bahwa inilah life style
Indonesia... :)
Regards,
Ganda
------------------------------------------------------------------------
*From: * Jarwo Expert <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Fri, 4 Jun 2010 18:44:02 -0700 (PDT)
*To: *<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *[IA-ITB] Hatta Malu Birokrasi RI Terburuk Kedua di Asia
*Hatta Malu Birokrasi RI Terburuk Kedua di Asia*
*Ramdhania El Hida* - detikFinance
<http://www.detikfinance.com/read/2010/06/04/135350/1369792/4/hatta-malu-birokrasi-ri-terburuk-kedua-di-asia>
Jumat, 04/06/2010 13:53 WIB
*Jakarta* - Menko Perekonomian Hatta Rajasa akui malu dengan hasil
survei yang dilaksanakan Political and Economic Risk Consultancy
(PERC) kepada para eksekutif ekspatriat. Berdasarkan hasil survei
tersebut kinerja birokrasi Indonesia mendapat predikat terburuk nomor
dua di Asia setelah India dalam hal efisiensi pelayanan masyarakat dan
iklim investasi asing.
"Ya kan malu juga," ujarnya menanggapi pertanyaan wartawan terhadap
hasil survei tersebut dalam forum bincang wartawan di Kantornya, Jalan
Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (4/6/2010).
Hatta meminta agar masyarakat dan media tetap mengawasi pelaksanaan
reformasi birokrasi yang sudah berjalan. Hal tersebut disebabkan
reformasi birokrasi tersebut merupakan salah satu bentuk usaha
pemerintah dalam memperbaiki sistem birokrasi.
"Salah satu program besar pemerintah dalam reformasi birokrasi, bukan
berarti remunerasi,ada KPI-KPI-nya (/Key Performance Indicator/)
misalnya perizinan,ada reward and punishment. Kalau lebih dari KPI
maka ada punishment,UU kebijakan publik sudah mengatur itu, kontrol
saja oleh media. Kita kerja keras untuk itu," tegasnya.
Sebelumnya, survei yang diadakan pada awal 2010 itu melibatkan 1.373
eksekutif ekspatriat pada level menengah dan senior. Survei PERC itu
memaparkan, selain belum bisa meningkatkan efisiensi birokrasi,
kegagalan President SBY dalam menggulirkan reformasi birokrasi pun
harus dibayar mahal anak buahnya.
Kegagalan SBY itu turut berkontribusi kepada pengunduran diri mantan
Menteri Keuangan Sri Mulyani yang akhirnya menyatakan menerima posisi
senior di Bank Dunia.
"Tingkat keterpilihan yang tinggi kepada Presiden SBY dalam Pemilu
tidak serta-merta membuat SBY memiliki kekuatan untuk merombang
birokrasi di Indonesia," kata konsultansi PERC itu.
Kantor Cabang PERC di Hong Kong mengungkapkan, birokrasi pemerintahan
di beberapa negara Asia telah menjadi pusat kekuatan yang berpusat
pada pengertian mereka sendiri. Hal itu jalannya pemerintahan menjadi
tidak efisien karena secara efektif menolak reformasi yang digulirkan
para politikus dan aparat yang ditunjuk.
Dalam survei itu, lembaga finansial regional di Singapura dan Hong
Kong mendapat predikat sebagai negara dengan sistem birokrasi yang
paling efisien di Asia. Dalam survei itu, urutan peringkat terbagi
menjadi 12 negara dengan skala skor 1-10, di mana 10 menjadi skala
paling buruk.
Singapura menduduki peringkat pertama dengan skor 2.53, menyusul Hong
Kong di peringkat kedua dengan skor 3,49. Singapura dan Hong Kong juga
menduduki peringkat pertama dan ketiga secara global dalam survei
teranyar Bank Dunia dalam hal kemudahan menjalankan bisnis (/the ease
of doing business/). Survei oleh Bank Dunia itu dilakukan kepada 183
ekonom.
Secara urutan, posisi Indonesia persis satu peringkat lebih baik dari
India sebagai negara di peringkat paling buncit. Para eksekutif bisnis
dalam survei menyatakan India sebagai negara dengan kinerja birokrasi
yang paling tidak efisen.
India memiliki skor 9,41, sedang Indonesia 8,59. Menyusul di atasnya
secara berturut-turut yakni Filipina dengan skor 8,37, Vietnam (8,13),
China (7,93), Malaysia (6,97), Taiwan (6,60), Japan (6,57), Korea
Selatan (6,13), dan Thailand (5,53).
__._,_.___
Reply to sender
<mailto:[email protected]?subject=re:%20%5BIA-ITB%5D%20Hatta%20Malu%20Birokrasi%20RI%20Terburuk%20Kedua%20di%20Asia>
| Reply to group
<mailto:[email protected]?subject=re:%20%5BIA-ITB%5D%20Hatta%20Malu%20Birokrasi%20RI%20Terburuk%20Kedua%20di%20Asia>
| Reply via web post
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/post;_ylc=X3oDMTJxNXY5dW9oBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBG1zZ0lkAzYxNjUzBHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTI3NTcxNTc0Mg--?act=reply&messageNum=61653>
| Start a New Topic
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/post;_ylc=X3oDMTJlbzRvOWxlBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTI3NTcxNTc0Mg-->
Messages in this topic
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/message/61607;_ylc=X3oDMTM2cXE4dHZxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBG1zZ0lkAzYxNjUzBHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTI3NTcxNTc0MgR0cGNJZAM2MTYwNw-->
(9)
Recent Activity:
* New Members
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/members;_ylc=X3oDMTJmcDVtZzJuBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwN2dGwEc2xrA3ZtYnJzBHN0aW1lAzEyNzU3MTU3NDI-?o=6>
16
Visit Your Group
<http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB;_ylc=X3oDMTJla2xmODIyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTI3NTcxNTc0Mg-->
***
Ayo, ayo, ajak Alumni ITB lain ikut milis IA-ITB. Yukkk, buat kerjasama !
Mudah kok! Manajemen email di milis IA-ITB ada di bawah. Selamat
mencoba :)
Anggota: 6.575 Diperbarui: 1 Juni 2010
--------------------------------------------------------------------------
*** IA-ITB ***
- Kerjasama merajut Prestasi Dunia -
Persahabatan, Ide, Iptek, Desain, Seni, Bisnis, & Kerjasama
http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB
Managed by: IA-ITB & 99Venus International (http://99Venus.net )
http://www.IA-ITB.com http://IA-ITB.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Mengatur mode terima email dengan ganti-ganti 3 cara terima berikut :
1. [email protected] = email terima normal (individual emails)
2. [email protected] = email terima ringkasan (daily digest)
3. [email protected] = tidak terima email / cuti sementara
Ganti email / Cara berlangganan :
1. [email protected] = email berlangganan milis IA-ITB
2. [email protected] = email berhenti dari milis IA-ITB
Manajemen email di milis IA-ITB yang lebih detil di blog IA-ITB :-)
Klik http://IA-ITB.blogspot.com/2009/07/manajemen-milis-ia-itb.html
Cihuyyy, sudah lebih 2.054 anggota Senyum-ITB Facebook. Hatur nuhun :-)
Tolong sebar terus ke jaringan Anda. Ajak masyarakat dan keluarga ikut ya
Komentar & lihat foto di http://facebook.com/pages/Senyum-ITB/100802856927
Milis IA-ITB di Facebook:
Ikut & lihat 928 wajah di http://Facebook.com/group.php?id=39676223082
Isi & lihat 1.156 profil di http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/database
Yahoo! Groups
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkaW1pdTB2BF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzc2MTMxNTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjQwNTYwBHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjc1NzE1NzQy>
Switch to: Text-Only
<mailto:[email protected]?subject=change%20delivery%20format:%20Traditional>,
Daily Digest
<mailto:[email protected]?subject=email%20delivery:%20Digest>
. Unsubscribe
<mailto:[email protected]?subject=unsubscribe> .
Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
.
__,_._,___