Dear temans, Mungkin secara nasional peluang biofuel, termasuk bioethanol ini agak terabaikan sejak maraknya biodiesel bbrp tahun silam.
Kalau menurut saya, permasalahan utama dalam industri ini mungkin adalah: 1. Dukungan pemerintah yang kurang. 2. Sistem distribusi yang terkendali terpusat. 3.Pemilihan teknologi yang tepat pada economic scale yang berlaku. Seperti issue subsidi, bagaimana public announcementnya yang sampai kini masih tak jelas. Statement subsidinya ada, tetapi besarannya masih simpang siur. Mungkin saya yang tidak updated? Kasus biodiesel. Pemilihan teknologi tidak bijak menyebabkan pabriknya berhenti akibat dampak tidak fit economics nya. Namun dg pemilihan teknologi yang bijak, maka opex dapat ditekan, termasuk dengan fleksibilitas bahan baku untuk mempertahankan keberlangsungan usaha. Sementara, kalau dipahami, seperti dg pabrik Biodiesel, bisa di extract hal lain yang bermanfaat. MES, Vit-E, etc.. Sehingga menjadi BioPetrochemical (kalau sy boleh beri istilah). In total, keuangan consolidatenya lebih baik. Mungkin Perlu jumpa dalam forum yg lebih agresif antara Government (ESDM, depperin, depdag), Business Owner, contractor EPCC, Technology Provider dan Financing Company kalau kita mau solved hal ini. Salam sayang, Tribas -------Original Email------- Subject :[indonesia] Re: Peluang BioEtanol terabaikan < salut TVRI From :[email protected] Date :Mon Jun 21 08:30:11 Asia/Bangkok 2010 Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®
