FYI
Date: Sat, 26 Jun 2010 09:09:58 +0800 (SGT)
From: Nanang Heriyanto <[email protected]>
Subject: Ini baru luar biasa: Berani janji
tembak kepala sendiri utk pemberantasan korupsi
To: Forum Lintas Milis <[email protected]>
Wah jika ada org yg berani spt ini, jk jadi
pimpinan KPK, bisa agak berkurang korupsi dinegri tercinta ini.
Tapi kira2 apa tim seleksi yg diketuai Mentri
Hukum, apa berani meloloskan dia sbg kandidat pimpinan KPK?
Apapun keberanian membuat komitmen (bukan
sekedar janji) spt ini patut didukung
From: <[email protected]>
Subject: Fw: Emailing: SP 1 Peluru.doc
Date: Friday, June 18, 2010, 12:33 PM
SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Saurip Kadi.
Umur : 59 Tahun.
Tempat / Tanggal Lahir : Brebes, 18 Januari 1951.
Pekerjaan :
Purnawirawan TNI-AD (Pangkat Terakhir
Mayor Jenderal TNI)
Alamat : Jln Rantai Timah G 25
KPAD Bulakrantai
Kramatjati
Jakarta Timur.
Telepon Rumah /HP : 021 809 3531 / 0815 186 5758.
Berkaitan dengan pengajuan saya untuk ikut dalam
seleksi Calon Pengganti Pimpinan Komisi Tindak
Pidana Korupsi (KPK) dengan ini menyatakan
dengan sesungguh-sungguhnya, bahwa jika saya
terpilih menjadi Ketua KPK, saya sanggup untuk:
1. Tidak melakukan jual beli
perkara, tidak terlibat Makelar Kasus (Markus),
tidak menerima suap atau imbalan atau janji atau
hal-hal yang sejenis yang berhubungan dengan
tugas dan jabatan sebagai Ketua KPK.
2. Dengan sengaja tidak
merespon, membiarkan, tidak memproses,
mengolor-olor waktu atau hal-hal yang sejenis
atas kasus korupsi yang berskala besar utamanya
kasus yang dapat menghancurkan sendi-sendi
kehidupan negara dan peradaban bangsa.
Dan bila ternyata saya melanggar kedua butir
tersebut diatas, dengan cukup menggunakan
indikasi yang secara akal sehat menyimpulkan
bahwa saya tidak memenuhi atau gagal
melaksanakan janji tersebut, dengan ini saya
mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa: saya
menyiapkan 1 (satu) butir peluru untuk saya
tembakkan dengan tangan saya sendiri ke kepala saya.
Sikap ini saya ambil sebagai bukti terkoyaknya
jiwa kemiliteran saya yang tidak mungkin
membiarkan kondisi amburadulnya negeri ini terus
berkembang. Disatu sisi segenap prajurit TNI
dengan tulus ikhlas siap mengorbankan jiwa dan
raga demi kepentingan negara dan bangsa, disisi
lain praktek korupsi semakin merajalela dan
saat ini sudah pada tingkat membahayakan
sendi-sendi kehidupan negara dan peradaban bangsa.
Demikian Surat Pernyataan ini saya buat tanpa
paksaan dari pihak manapun juga dan dapat
dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan
ketentuan per Undang- undangan yang berlaku.
Jakarta, 3 - Juni - 2010.
Saya Yang Membuat Penyataan:
Saurip Kadi
Mayor Jenderal TNI (Purn)
Powered by Telkomsel BlackBerry®