"Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf,
serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh". [al-A'râf/7:199].
Kebodohan yang sebenarnya adalah ketika manusia berpaling dari Tuhannya.
Manusia akan melampaui batas jika mengikuti hawa nafsunya tanpa
petunjuk-Nya.
Manusia yang kuat adalah yang bisa menahan amarahnya.
Manusia yang mulia adalah yang lapang pintu maafnya.
Manusia yang pemberani adalah yang berani meminta maaf atas kesalahannya.
Sholeh Mr wrote:
tulisan yang bagus untuk saling mengisi kekuatan lahir dan bathin,.
----- Pesan Diteruskan ----
*Dari:* Ischaq SumartonoHadji <[email protected]>
*Kepada:* [email protected]
*Terkirim:* Kam, 26 Agustus, 2010 11:28:31
*Judul:* [sma 4] (OOT) Kenapa Harus Malaysia
Semoga bermanfaat
Ischaq Sumartonohadji 88
*Kenapa** Harus** **Malaysia*
Oleh: Afriadi Sanusi*
*Baiknya Kita..*
Seorang Profesor Singapura menulis dalam artikelnya; Kebanyakan rumah
mewah yang ada di Singapura, Kebanyakan uang yang beredar di Singapura
adalah punya orang Indonesia. Kebanyakan pembangunan yang ada di
Singapura dibangun dari uang yang datangnya dari Indonesia. Dan disaat
Singapura mengadakan Grand Sale setiap tahunnya, lebih 2 juta orang
Indonesia datang belanja kesana..
Seorang sahabat di Singapura mengatakan; “dari jalan ini sampai ke
ujung sana dulunya adalah lautan, dan sekarang menjadi daratan cantik
yang ditimbun dengan pasir yang didatangkan dari pulau-pulau kecil di
Riau”.
*Apa Yang Kita Dapatkan Dari Singapura?*
- TKI laki-laki dari Indonesia diharamkan bekerja dan mencari
nafkah di Singapura seperti dibidang pembangunan, kuli kasar, buruh
dan sebagainya. Singapura lebih memilih warga negara lain daripada
WNI, dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal..
- Seorang teman mengatakan dan dari sumber lainnya; “satu
persatu pulau-pulau kecil di Riau hilang karena pasirnya di angkut ke
Singapura..
- Azan diharamkan menggunakan pengeras suara di semua masjid
dan surau di Singapura.
- Identitas orang melayu yang identik dengan Islam seperti
istana, rumah, perkampungan orang Melayu, dihilangkan. Adat dan budaya
melayu di Museum kan.
- Pemerintah Singapura melayani & melindungi Koruptor RI yang
telah membuat rakyat RI sengsara selama ini, (karena hak-hak rakyat
untuk mendapatkan pendidikan, rumah sakit, infrastruktur, makan dan
tempat tinggal yang baik terjajah dan terzalimi), dengan tidak mau
menandatangani perjanjian extradisi.
- Banyak kali rakyat, nelayan dan petugas kita di acungkan
senjata berat dan diusir dengan pengeras suara karena di sangka telah
melintasi garis batasan laut kepunyaan Singapura.
- Disaat mahasiswa Indonesia bunuh diri di Singapura, karena
katanya dizalimi sebab beasiswanya dihentinkan, tidak ada yang berani
melawan Singapura.
*Malaysia Lebih Baik Dari Singapura*
“Sejahat” apapun Malaysia, saat ini ada 2 juta orang lebih WNI yang
sedang mencari rezeki di Malaysia untuk nafkah keluarga mereka di RI.
Triliyunan TKI mengirim uang ke Indonesia setiap tahunnya. Dapat
dibayangkan bagaimana dampak sosial, ekonomi dan budaya yang akan
berlaku di Indonesia kalau TKI pulang sekaligus..
TKI lah sebenarnya pahlawan yang harus dilindungi, karena mereka
penyumbang devisa negara, sementara pegawai negeri & institusinya
hanya menghabiskan uang rakyat dan devisa negara. Kegunaan mereka
sangat perlu dipertanyakan disaat keberadaan mereka tidak memberikan
manfaat yang berarti kepada rakyat atau seperti pepatah arab wujuduhu
ka adamihi (adanya seperti tiadanya / ada dgn tiadanya sama saja).
Ribuan orang Indonesia (termasuk penulis) sedang belajar S2 & S3 di
Malaysia saat ini. Kebanyakannya mendapat bantuan atau keringanan
biaya dari pemerintah Malaysia dan banyak juga yang sambil bekerja.
Uang kuliah di perguruan tinggi negeri Malaysia lebih murah dari
Indonesia. Kualitas, Infrastruktur dan kemudahan lainnya jauh lebih
baik dari di Indonesia tentunya.
Aku tidak sakit hati kalau di tilang oleh polisi Malaysia. karena aku
yakin uang itu pasti akan masuk kedalam kas negara untuk pemerintah
Malaysia memperbaiki jalan, jembatan, lampu jalan yang aku gunakan
setiap hari di negara ini. Aku sangat sakit hati kalau ditilang oleh
polisi Indonesia, karena aku tahu pasti bahwa uang itu adalah untuk
pribadi polisi, keluarga dan golongannya tanpa sedikitpun dikembalikan
kepada kas negara untuk membangun infrastruktur.
Disaat saya keliling Indonesia bersama orang Malaysia, 100% rakyat RI
yang kami temui merasa hormat dan kagum dengan Malaysia, begitu juga
dengan rata-rata obrolan bekas TKI dari Malaysia.
Lalu yang sangat mengherankan, isu-isu remeh temeh yang sebenarnya
bisa diselesaikan ditingkat diplomat, tetapi menjadi barang dagangan
pasar yang dikonsumsi oleh rakyat umum. Isu ini sepertinya
dimanfaatkan oleh segelintir orang yang memang memiliki agenda,
bagaimana supaya Islam, Melayu dan Nusantara yang kaya dengan SDM &
SDA ini, tidak menjadi sebuah kekuatan yang bisa menyaingi dominasi Barat.
*Pengalihan Isu*
Yang pasti, isu penangkapan AB Baasyir, isu vcd porno artis, isu
teroris, isu FPI dan sebagainya tidak berhasil mengalihkan perhatian
rakyat terhadap berbagai skandal perampokan uang rakyat melalui kasus
BLBI, Century, Rekening Gendut Polisi, kenaikan BBM & harga bahan
pokok, Penangkapan Susno Duadji, buruknya birokrasi dan pelayanan
publik, maraknya korupsi, pelemahan KPK, gagalnya sebuah kepemimpinan,
meningkatnya jumlah kemiskinan, pengangguran, perbuatan kriminal, buta
huruf dan gagalnya hampir setiap departemen dan institusi
pemerintahan, dalam memberikan manfaat keberadaan mereka yang berarti
kepada rakyat.
Isu “memanaskan” hubungan Indonesia-Malaysia tidak akan membuat rakyat
lupa terhadap semua penipuan, pembodohan dan perampokan uang rakyat
yang telah, sedang dan akan berlaku di RI, termasuk isu TDL yang
katanya akan dinaikkan di negara ini.
Semoga rakyat tidak mau diperbodoh untuk memikirkan apa yang
sebenarnya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah, melalui
kedutaan dan departemen luar negeri, yang telah banyak menghabiskan
APBN setiap tahunnya.
*Damaikanlah Saudaramu*
/“Sesungguhnya orang beriman itu adalah bersaudara, karena itu
damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah semoga
kamu mendapat rahmat” (QS: al-Hujurat ayat 10)/
Pelemparan taik di kedutaan Malaysia, demo di rumah duta, CIMB,
Petronas dll., pasti akan menyakitkan hati rakyat Malaysia. Hari raya
semakin dekat, semoga para majikan tidak menunda-nunda pembayaran
gaji, membatalkan niatnya untuk memberi THR (yang biasanya sebulan
gaji) pada lebih dua juta orang pembantu rumah Indonesia, TKI/TKW
lainnya di Malaysia karena tindak bodoh segelintir orang itu.
Walaupun gerakan Bendera tidak mewakili gerakan orang-orang cerdas di
Indonesia seperti Senat Mahasiswa, Muhammadiyah, ICMI, HMI, FPI dll.,
namun Inteligent Indonesia harus mencari tahu siapakah Bendera
sebenarnya? Apakah mereka bergerak untuk kepentingan partai politik
tertentu, ataukah untuk menaikkkan partai dan pemimpin tertentu,
ataukah mereka dibiayai oleh pihak asing untuk menghancurkan rantau
asia tenggara ini dan banyak kemungkinan lainnya.
Kalau biasanya gerakan seperti ini tidak ditanggapi Malaysia, karena
menganggap itu hanyalah gerakan segelintir rakyat yang tidak tahu
(bodoh), namun baru-baru ini gerakan itu sudah mulai ditanggapi oleh
ahli politik Malaysia melalui berbagai media massa, seperti oleh Samy
Vellu, Bernama dll.
Ada dua kemungkinan mengapa mereka menanggapinya 1. Untuk
membangkitkan rasa nasionalisme rakyat menjelang hari kemerdekaan
Malaysia yang jatuh pada setiap tanggal 31 Agustus atau 2. Mungkin
juga dimanfaatkan oleh bangsa Cina dan India Malaysia yang sememangnya
kurang suka dengan hubungan baik Indonesia-Malaysia. Karena ia akan
menggugat kepentingan mereka dari segi politik, ekonomi, social,
budaya dan pembangunan di Malaysia.
Malaysia secara tidak resmi telah melarang rakyatnya datang ke
Indonesia. Kalau ini berlanjut, pasti semua ini akan memberikan
pengaruh terhadap perusahaan penerbangan, hotel, pariwisata, tempat
berbelanja, investor di Indonesia. Semua ini akan bertampak pada
tingginya angka kemiskinan akibat pengangguran. Karena pemerintah RI
yang selama ini tidak mampu menyediakan lapangan pekerjaan nampaknya
akan bertambah parah lagi.
Kalau sengketa ini berlanjut di tingkat pemerintah, maka akan
sama-sama kita dengar, tiga, lima bulan lagi. Malaysia akan membeli
peralatan perang yang baru, Amerika pula akan menawarkan “jasanya”
pada TNI untuk memberikan pinjaman hutang, untuk membeli peralatan
perangnya yang katanya, harga sebuah kapal perang bekas saja, sama
dengan harga sebuah pulau besar di Indonesia.. Kesimpulannya; si labu
dan si labi masuk penjara karena kebodohannya, sementara Haji Bakhil
akan tetap menikmati kekayaannya…
*Kesimpulan*
Apakah kita berani dengan Malaysia karena kita berpikir, tidak mungkin
Malaysia yang memiliki peralatan perang yang lebih canggih dari
Indonesia itu, mau berperang dengan kita, karena warga negara mereka
banyak keturunan Melayu Riau, Palembang, Aceh, Bugis, Minang,
Mandailing, Rao, Jambi, Kerinci, Jawa, karena kita se agama Islam,
satu rumpun melayu?
Apakah kita takut pada Singapura karena mereka memiliki peralatan
perang yang sangat canggih dan jauh meninggalkan Indonesia? Ataukah
kita sengaja dibuat takut, karena para pejabat kita banyak yang
memiliki hubungan mesra dengan Singapura yang menyimpan uang mereka
dalam bentuk saham dan investasi?.
Kenapa kita selama ini tidak membenci bangsa yang menguras minyak kita
dengan caltexnya, yang menguras emas kita dengan freeportnya, gas kita
dengan Harunnya dan sebagainya, tanpa memberikan dampak yang berarti
terhadap pembangunan, ekonomi dan social rakyat. Semua itu perlu
dipertanyakan juga tentunya..
Kl, 20/08/2010
*Ditulis setelah sholat Taraweih di Masjid Negara Malaysia oleh
Penulis yang berasal dari Sumatera, PhD. Candidate Islamic Political
Science, University of Malaya, Kuala Lumpur
__._,_.___
Reply to sender
<mailto:[email protected]?subject=%28oot%29%c2%a0%20kenapa%20harus%20malaysia>
| Reply to group
<mailto:[email protected]?subject=%28oot%29%c2%a0%20kenapa%20harus%20malaysia>
| Reply via web post
<http://groups.yahoo.com/group/sma4bandung/post;_ylc=X3oDMTJxa2E4MnZyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI0MDM1MzU3BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NzYyNARtc2dJZAMyNDE3BHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTI4Mjc5MzQzNw--?act=reply&messageNum=2417>
| Start a New Topic
<http://groups.yahoo.com/group/sma4bandung/post;_ylc=X3oDMTJmNDdiNGk1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI0MDM1MzU3BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NzYyNARzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEyODI3OTM0Mzc->
Messages in this topic
<http://groups.yahoo.com/group/sma4bandung/message/2417;_ylc=X3oDMTM1Y2cxMGZwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI0MDM1MzU3BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NzYyNARtc2dJZAMyNDE3BHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTI4Mjc5MzQzNwR0cGNJZAMyNDE3>
(1)
Recent Activity:
Visit Your Group
<http://groups.yahoo.com/group/sma4bandung;_ylc=X3oDMTJmM3ZrajFjBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI0MDM1MzU3BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NzYyNARzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEyODI3OTM0Mzc->
Kunjungi Groups SMA Negeri 4 Bandung dan BERGABUNGlah
http://www.facebook.com/group.php?gid=28115584205
Yahoo! Groups
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlaDlwcG1nBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzI0MDM1MzU3BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NzYyNARzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTI4Mjc5MzQzNw-->
Switch to: Text-Only
<mailto:[email protected]?subject=change%20delivery%20format:%20Traditional>,
Daily Digest
<mailto:[email protected]?subject=email%20delivery:%20Digest>
• Unsubscribe
<mailto:[email protected]?subject=unsubscribe> •
Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
.
__,_._,___
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt