Agree dengan Pak Soleh. Semoga lembaga think thank Indonesia menjadi lembaga untuk kepentingan nasional, sehingga hal2 mengenai perbatasan tidak lagi menjadi masalah.
Salam sayang, Tribas ------Original Message------ From: Sholeh Mr Sender: [email protected] To: [email protected] Cc: <[email protected]> Cc: <[email protected]> Cc: <[email protected]> Cc: [email protected] ReplyTo: [email protected] Subject: [indonesia] Bls: Re: Analisis Mengapa Pengerahan TKI ke Wilayah2 Perbatasan Indonesia-Malaysia sebagai Solusi Terbaik, sekaligus untuk Tingkatkan Harkat dan Martabat Bangsa Sent: 9 Sep 2010 7:35 AM Saya berharap Bung Roestam,. masuk dalam Lemhanas untuk menuju indonesia yang lebih baik, atau membuat lembaga think tank untuk memberikan masukan ke LEMHANAS. Salam,. Dari: Bambang Winarto <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Cc: "<[email protected]>" <[email protected]>; "<[email protected]>" <[email protected]>; "<[email protected]>" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]> Terkirim: Kam, 9 September, 2010 04:14:00 Judul: [indonesia] Re: Analisis Mengapa Pengerahan TKI ke Wilayah2 Perbatasan Indonesia-Malaysia sebagai Solusi Terbaik, sekaligus untuk Tingkatkan Harkat dan Martabat Bangsa Pak Soemitro, Salut Pak untuk semangat juangnya. Saya setuju untuk sebagian besar dari apa yang Bapak tuliskan. Untuk konkritnya saya rasa perlu dibentuk Badan Khusus seperti BRR di NAD waktu itu, yang dipimpin oleh sosok yang kredible semacam Pak Koentoro itu. Ini saja sedikit sumbang saran saya. Salam,BAmbang Sent from my amazing iPad On 8 Sep 2010, at 17:39, S Roestam <[email protected]> wrote: Kawan2 Anggota Milis Yth, Konflik perbatasan Indonesia-Malaysia yang sedang hangat dibicarakan saat ini dapat berkembang ke situasi yang tak terkendalikan yang dapat merugikan perekonomian bangsa dan menyebabkan penderitaan rakyat, bilamana tidak ditangani secara baik, bijaksana dan tepat. Berikut ini adalah analisis tentang Strategi untuk mengerahkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang jumlahnya di Malaysia dan Timur Tengah mencapai lebih dari 4 (empat) juta orang ke Wilayah-wilayah Perbayasan Indonesia-Malaysia yang Strategis guna membangun wilayah itu menjadi wilayah-wilayah yang maju secara ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan sebagai tujuan wisata. Permasalahan Pertikaian Berbatasan Indonesia-Malaysia: Pada tanggal 27 Oktober 1969 antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia telah memandatangani persetujuan Batas Kontinen kedua negara sebagai garis lurus yang ditarik dari Koordêå¢fÚ•¨]jV¦‘ªòi·«²)Þ®z¶©‘©äj'Z†)f»û^’z%¢¬z»Z‘«"†Æ²jxjyš�öš¶éíºKŠÈš•©�zh¤y¶¡jšjwnž&�jv¤†*Ú´‰ß¢—§�éh•¦§š)b°‰Ý¢w¬‰©ÞÆÖ޶׫†Ûiÿúnnw±µ·µêçzßߊW¬þh¥ŠËb�Ú'zÈšŠwè·
