Terimakasih Terry Jones,.

Kamu telah membangkitkan kesadaran para negarawan dunia,.. betapa bahayanya 
sikap memusuhi Islam dengan cara yang kamu rencanakan,.. Sesungguhnya kami 
orang 
Islam tidak akan merasa rugi sedikitpun, kecuali kamu dan kelompokmu,.. karena 
upaya protes maksimal dari ummat islam dengan berujung pada peperangan antar 
agama sudah bukan jamannya lagi,.. sekarang jamannya "kebenaran Allah swt" akan 
dibuktikan oleh mereka yang betul-betul sadar dan mencarinya,.

Sudah banyak bukti dan kisah (dalam Al-Qur'an)  yang langsung disampaikan 
secara 
verbal oleh Allah swt melalui malaikat Nya,... bahwa kaummu dan kelompokmu yang 
memusuhi kebenaran hanya tinggal menunggu waktu kehancuran sahaja.Saya yakin 
dan 
haqul yakin sikapmu Terry Jones akan mempercepat kehancuranmu,. keyakinan ini 
seperti yakinnya saya akan   kehausan dan kelaparan jika tidak minum dan makan,.


Salam untuk Bung Roestam,.bagaimana dengan  RREPELITA Perbatasan  RI-nya?



 




________________________________
Dari: Bandung Winardijanto <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Ming, 12 September, 2010 15:03:18
Judul: [indonesia] Re: Pendeta Terry Jones batalkan Rencana Pembakaran Al 
Qur'an. Tujuannya tercapai?


Nuhun Kang ... tapi Btw tujuan nya aslinya apa ya ... ???
Merusk ajaran Islankah ? menghujat Islam kah ?? atau justru mau menarik 
perhatian dunia akan ke agungan Isalm ?


2010/9/12 S Roestam <[email protected]>

Kawan2 Milis Yth,
>
>Pendeta Terry Jones 
>
>Pendeta Terry Jones dari gereja kecil di Gainsville, Florida, Amerika Serikat 
>akhirnya membatalkan rencaan pembakaran 200 Al Qur'an setelah adanya 
>protest-protest keras dari berbagai tokoh Internasional, termasuk Presiden SBY 
>dari Indonesia, Presiden Hamid Karzai dari Afganistan, Paus Benedict XVI dari 
>Roma, Italia, Presiden Barack Obama dari AS, Sekjen PBB Ban Ki-moon, Menlu AS 
>Hillary Clinton, dan lainnya.
>
>Pendeta yang telahmembuat heboh di seluruh dunia dan telah menimbulkan 
>demonstrasi besar di Afganistan sehingga menimbulkan satu orang korban 
>meninggal 
>dunia itu dengan enteng menyatakan bahwa ia dan gerejanya tidak akan lagi 
>kapanpun untuk melakukan pembakaran Al Qur'an seperti yang direncanakannya 
>semula. Ia merasa bahwa Tuhan telah menyuruhnya untuk menghentikan rencana 
>pembakaran Al Qur'an itu.
>
>Pada hari Sabtu malam 11 September 2010 ia menyelinap terbang ke New York, dan 
>mengatakan bahwa ia ingin berbicara kepada Imam Abdul Rauf yang berencana 
>untuk 
>membangun sebuah masjid di dekat Ground Zero, New York, namun ia menyatakan 
>belum ada janji untuk pertemuan dengan Imam tersebut.
>
>Tanpa menyatakan penyesalan dirinya atas kehebohan yang dibuatnya, ia 
>menyatakan 
>tidak ada rencana untuk pembakaran Al Qur'an lagi, sebab menurutnya tujuan 
>untuk 
>menyadarkan dunia tentang agama Islam sudah tercapai.
>
>Silahkan ditanggapi.
>Wassalam,
>S Roestam
>http://presidenku.com


Kirim email ke