Setuju dengan Mas Yadi. Segala peristiwa pada hari itu pasti sudah diatur oleh 
Sang Maha dan hanya Nabi Musa sajalah yang diberi pengetahuan akan hal itu, 
sehingga peristiwa ini menjadi salah satu mukjizatnya Nabi Musa.



________________________________
From: Yadi Supriadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, September 23, 2010 11:54:48
Subject: [indonesia] Re: Nabi Musa dan Dinamika Fluida

Itulah hebatnya Alquran-notabene berisi kalamullah- yang pasti
benarnya. Tidak perlu pembuktian di akherat nanti, akan tetapi Allah
ta ala akan menunjukkan bukti kenenaranNya di dunia ini juga.

Hanya saja yang jadi masalah adalah kita tidak dapat memahami apa yang
harus diimani tersebut. Kita terlanjur selalu menerima apa yang sudah
diajarkan "guru" sejak dulu, beda dengan itu dianggap melenceng dari
aturan. Walau sebenarnya tidak pas dengan nalar. Exit-nya: Allah
Mahakuasa. Padahal berkali-kali dalam Alquran disebutkan; ilmu Allah
(sunatullah) tidak akan berubah.

Kembali kepada masalah Nabi Musa , Bani Israil dan firaun, kita coba
rujuk apa kata Alquran mengenai ini;

Peristiwa yang disebut  dalam ayat ini bertalian dengan waktu ketika,
atas perintah Ilahi, Nabi Musa a.s. memimpin kaum Bani Israil
meninggalkan Mesir menuju Kanaan. Orang-orang Yahudi berangkat dengan
diam-diam di malam hari kerika Firaun mengetahui mereka melarikan
diri, ia mengejar mereka dengan tentaranya dan di Laut Merah ia
terbenam. Untuk dapat memahami sepenuhnya sifat dan arti peristiwa
yang merupakan Tanda Ilahi yang agung itu, perlu sekali merujuk ayat
Al Baqarah:51 bersama dengan ayat-ayat bersangkutan lainnya, seperti
20:78; 26:62 – 64; 44:25. Kenyataan-kenyataan berikut timbul dari
ayat-ayat ini :

(a) Ketika Nabi Musa a.s. memukul permukaan laut dengan tongkatnya
seperti dituturkan oleh Alquran, atau mengulurkan tangannya ke atas
laut seperti dikatakan oleh Bible, saat itu pasang turun dan laut
sedang surut meninggal-kan dasar tohor (tak berair).

(b) Nabi Musa a.s. diperintahkan oleh Tuhan agar segera melintasi
dasar tohor itu, ke arah gosong (timbunan pasir) di seberangnya.
Perintah itu dilaksanakan oleh beliau.

(c) Tetapi, ketika Firaun dengan pengiringnya sampai ke pantai laut,
telah tiba saatnya pasang naik dan karena terlampau bersemangat untuk
menyusul orang –orang Bani Israil, segera mereka melompat ke laut
tanpa memperhatikan pasang sedang naik.

(d) Agaknya, karena perlengkapan berat dengan kereta-kereta perang
besar dan persenjataan-persenjataan lain yang berat-berat sangat
memperlambat gerakan maju Firaun. Sehingga, pada saat masih berada di
tengan laut, gelombang besar kembali dan mereka itu semua mati
tenggelam. Pemukulan air laut dengan tongkat Nabi Musa a.s. dengan
terbelahnya laut, tidak mempunyai hubungan sebab dan akibat. Hal itu
hanya tanda atau isyarat Tuhan kepada Nabi Musa a.s. bahwa waktu itu
pasang lagi surut dan oleh karenanya orang-orang Bani Israil harus
bergegas menyeberang. Tuhan telah mengatur demikian, sehingga ketika
Nabi Musa a.s. sampai ke pantai, saat surutnya laut hampir mulai,
sehingga serentak beliau memukul air laut dengan tongkatnya, mematuhi
perintah Ilahi, air laut mulai surut dan dasar tohor telah tersedia
bagi orang-orang Bani Israil. Pemukulan air laut dengan tongkat oleh
Nabi Musa a.s. dan surutnya laut terjadi pada waktu yang sama. Hal itu
merupakan mukjizat, sebab hanya Tuhan Sendiri Yang mengetahui kapan
laut akan surut dan Dia telah memerintahkan Nabi Musa a.s. untuk
memukul ait laut itu, pada saat mulai surut.

Demikian sharing saya.............



On 23/09/2010, M. Irwan Hrp <[email protected]> wrote:
> Anginnya bisa membelah laut, namun nabi Musa dkk gak ikutan terbang ?
>
> Lagipula hebat banget Nabi Musa bisa tau kapan angin itu bakal membelah
> laut.
>
> Ilmuwan yg mengada-ada.
>
> On 9/23/10, Mohammad Andri Budiman <[email protected]> wrote:
>> Assalamu'alaikum wr. wb.,
>>
>> Mungkin dulu anginnya pada kencang-kencang ya? ;-)
>>
>> Wassalamu'alaikum wr. wb.,
>> CA
>>
>> Source: http://bit.ly/a4dCU6
>>
>> --begins--
>> Angin yang Membelah Laut Merah untuk Nabi Musa?
>>
>> Rabu, 22 September 2010 - 12:07 wib
>>
>> Sarie - Okezone
>>
>> WASHINGTON - Sebuah penelitian berhasil mengungkapkan jika bukan Nabi
>> Musa yang berhasil membelah laut, melainkan angin kencang yang memaksa
>> laut tersebut terbelah.
>>
>> Hal ini disampaikan para ilmuwan melalui sebuah simulasi komputer.
>> Menurut mereka, angin yang bertiup cukup kencang memungkinkan air laut
>> terbelah menjadi dua seolah menciptakan jalan bagi Nabi Musa dan para
>> pengikutnya untuk lari dari kejaran tentara Firaun. Seperti apa yang
>> tertulis dalam kitab suci Injil dan Al Quran.
>>
>> "Simulasi ini hampir sama dengan apa yang dijelaskan di Al Quran dan
>> Injil mengenai air laut yang terbelah pada zaman Nabi Musa," ujar Carl
>> Drews dari National Center for Atmospheric Research di University of
>> Colorado, seperti dikutip melalui Straits Times, Rabu (22/9/2010).
>>
>> Menurut Drews, pembelahan air laut itu dapat terjadi berkat adanya
>> dinamika fluida, atau karena sifat air yang berubah-ubah. Angin
>> menggerakkan air dalam cara yang sesuai dengan hukum fisika. Kemudian
>> angin membelah air menjadi dua dan menciptakan sebuah jalan di
>> tengahnya, lalu dalam waktu sekejap air kembali menyatu.
>>
>> Pembelahan air laut ini merupakan kisah yang terjadi 3.000 tahun lalu.
>> Kala itu Nabi Musa memimpin Bani Israel keluar dari Mesir, seiring
>> kejaran tentara Firaun. Dalam cerita di Al Quran dan Injil, dalam
>> pengejaran tersebut tiba-tiba Laut Merah terbelah sehingga
>> memungkinkan Musa dan Bani Israel menyeberangi laut dengan selamat.
>> Namun ketika pasukan tentara Firaun menyeberang, seketika itu pula air
>> laut kembali menyatu dan menenggelamkan ribuan tentara Firaun.
>>
>> Dalam penelitian ini, Drews dan para koleganya meneliti efek angin
>> topan yang menerjang Laut Pasifik terhadap kondisi dan bentuk
>> permukaan laut. (srn)
>> --ends--
>>
>> --
>> Sent from my mobile device
>>
>> --
>> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
>> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
>> akhirat.
>>
>> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
>> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>>
>
>
> --
> - Irwan -
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
> akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>


-- 
     YADI supriadi wendy
Mobile: +62 899 711 8089
Email: [email protected]
.:sent with love:.

--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt


Kirim email ke