Pak Suyadi dan Kawan2 Yth, Terimakasih atas tanggapan Bapak yg cepat serta sangat rinci tentang situasi dan kondisi Budaya Masyarakat Indonesia pada umumnya.
Inilah yang perlu kita lakukan perubahan secara bersama-sama, menyadarkan akan kekurangan2 kita, secara intensif kalau kita ingin menuju kepada era baru bangas Indonesia, yang secara cerdas memilih solusi-solusi yang tepat bagi berbagai permasalahan kita masa kini. Mudah2an diskusi2 di Milis2 ini dapat juga sampai kepada para Pemimpin Indonesia yang bisa memulai upaya perbaikan yg diperlukan bangsa Indonesia. Silahkan kawan2 lainnya memberikan tanggapan atau dukungannya. Wassalam, S Roestam ---------------- ----Original Message---- From: [email protected] Date: 25/09/2010 8:02 To: <[email protected]>, "S Roestam"<[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]> Subj: Re: [Telematika] olusi Cerdas Kemacetan LL dan Penghematan BBM dengan Kerja Dari Rumah, 2-hari di Kantor, 3-hari di Rumah Pak Mitro Yth:Salah satu kata kuncinya "Sistem Nilai" kita, diantaranya sbb : Sistem nilai dari diri kita, kalau jam kerja tidak ngantor (bekerja dikantor), merasa tidak nyaman (kaya penggangguran) jadi ini masalah aktualisasi diri Penilaian dari Lingkungan demikian pula, kalau ada orang tidak ngantor/bekerja dirumah seproduktif apapun, dianggap tidak jelas pekerjaannya, mungkin malah dinilai mencurigagakan bahkan bisa "dicurigai" dan bagi bujang hati-2 ntar ga dapet restu dari CAMER...:) Sistem kinerja dikantor (Pemerintah/swasta) masih banyak dinilai secara kualitatif/bukan kuantitatif, misalkan budaya hadir tepat waktu (walopun dilanjutkan dengan ngrokok, ngobrol, bobo') masih lebih baik dibanding karyawan yang sekian jam produktif dirumah dengan sedikit kelambatan ke kantor, sebagai Contoh, kemarin begitu diekspose_nya penindakan aparat pemerintah yang telat/mbolos karena mudik lebaran, walopun memang anu juga... :) Budaya kebutuhan tatap muka antar pejabat, kolega, sejawat dan lainnya masih tinggi, jangan harap apa yang kita kerjakan betapa baiknya atau mulianya, kalau tidak "sowan/tatap muka" akan dianggap baik/lancar Dan seterusnya Masalah diatas, akan mudah apabila dikaitkan dengan ukuran secara kuantitatif, misalkan : Apa program & target pencapaian suatu intanasi (pemerintah/swasta) yang akan dicoba dalam suatu peride tertentu, misalkan 3 bulan kedepan (sederhana saja tapi konkrit) Kemudian buat team atau serahkan kepada yang kompeten/PICnya untuk mencapai dengan kebebasan waktu kerja, tapi harus dimonitor/diukur target pencapaiannya setiap bulan, kalau tercapai/selesai, program ini dikembangkan lagi dengan target yang lain dengan team/PIC yang lain pula dan seterusnya, Untuk suksesnya program ini : Ada tidak yang mau mencoba dengan resep Pak Mitro ini, misalkan dari Pemda DKI Dukungan infrastruktur IT sebagai alat kerja, kalau bisa sebagian dilakukan Online, Pak Jusup Basuki-Dirjendpostel sekian waktu yang lalu sudah memikirkan/membuat terobosan infrastruktur ini, dengan gelar desa Pinter (Pusat Akses Internet?) Ada yang mau mencoba, silahkan tetapi harus siap, tidak dihormati oleh karyawan dengan ucapan selamat pagi Boosss...:) karena budaya kita masih banyak yang perlu dibegitukan loh, terserah masalah benar/salah atau tercapai/tidaknya tugas instansi...hehehe... Eh....ngomong-2 masalah Single ID Nasional, sampai dimana ya? Instansi mana yang menanganijadinya ya?...nah ini salah satu yang bisa kita coba programnya hehehehe....sesederhana ini saja....hayooooo..... Pak Mitro salam hormat kami atas ide cemerlangnya, suwun was suyadi -----Original Message----- From: S Roestam <[email protected]> To: <[email protected]>, <[email protected]>, <[email protected]>, [email protected], [email protected] Date: Sat, 25 Sep 2010 07:03:07 +0700 (WIT) Subject: [Telematika] olusi Cerdas Kemacetan LL dan Penghematan BBM dengan Kerja Dari Rumah, 2-hari di Kantor, 3-hari di Rumah Kawan2 Anggota Milis Yth, Kemacetan Lalulintas di kota-kota besar di Indonesia, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Yogya, Denpasar dan lainnya sudah semakin parah. Dengan macetnya LL, maka akan makin banyak besin yang dikonsumsi masyarakat, padahal saat ini Pemerintah sedang berusaha keras untuk mengurangi subsidi BBM yang terus membengkak. Direncanakan bahwa mulai bulan Oktober 2010 Pemerintah akan menghapuskan subsidi BBM bagi Kendaraan roda-4 yang diproduksi tahun 2005 keatas. Sebuah solusi yang tidak cerdas, sebab akan makin memberatkan masyarakat Indonesia yang sudah terjepit oleh biaya hidup yang sudah sangat tinggi, lebih besar dari pada penghasilan rata-rata masyarakat Indonesia. Mengapa kita tidak mencoba saja menerapkan Budaya Kerja Dari Rumah, seperti yang sudah banyak dilaksanakan di negara-negara maju, misalnya 2-hari masuk kantor dan 3-hari kerja dari rumah. Dari hasil Riset Citrix Online, diperoleh penghematan biaya sebesar US$400 Milyar (Rp 4.000 Trilyun) di Amerika Serikat sebagai hasil Kerja Dari Rumah (Telework) 50% dari waktu kerja selama 1-tahun. Ternyata sudah terbukti pula 10-mitos2 ketakutan tentang pelaksanaan Kerja Dari Rumah (Telework) itu semuanya keliru, seperti: 1. Telework mengurangi kendali dan produktivitas 2. Telework meningkatkan resiko keamanan 3. Telework meningkatkan biaya-biaya 4. Telework mengurangi moral/semangat karyawan 5. Telework meningkatkan kebutuhan dukungan teknis 6. Telework akan mempersulit manajemen dan supervisi 7. Telework hanya cocok untuk sebagain kecil darai karyawan 8. Telework akan menghambat kemajuan karir karyawan 9. Telework akan komunikasi manajer-karyawan, dan antar karyawan 10. Telework akan mengurangi produktivitas karyawan. Kesepuluh mitos-mitos tentang Kerja Dari Rumah atau Telework itu terbukti salah, malah hasilnya adalah kebalikan dari pada mitos-mitos itu. Jadi inilah solusi yang jitu dan cerdas bagi bangsa Indonesia untuk mengatasi kemacetan lalulintas dikota-kota besar Indonesia, menghemat BBM dan menghidarkan upaya pengurangan subsidi BBM karena memang sudah tidak perlu lagi, serta pada saat bersamaan, bila dilaksanakan dengan baik dan benar, Kerja Dari Rumah ini akan makin meningkatkan produktivitas dan efisiensi Nasional. Silahkan ditanggapi dan diberikan dukungan untuk penerapannya. Wassalam, S Roestam http://wartaduniamaya.blogspot.com [http://wartaduniamaya.blogspot. com/] ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Telematika/ [http://groups.yahoo.com/group/Telematika/] <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Telematika/join [http://groups.yahoo.com/group/Telematika/join] (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ [http://docs.yahoo. com/info/terms/] -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
