Bagus la tarif parkir naik..
saya dukung
1. tarif parkir per jam Rp. 20.000,-
2. BBM per liter Rp. 20.000,-
3. Pajak STNK dan BPKP naik 1000%
5. Usia mobil dibatasin 10 tahun
6. tarif toll naik 500%
7. Satu keluarga maksimal hanya punya 2 mobil (kalau lebih sita saja dan
buang saja ke laut pulau seribu)


Trus bangun
1. jalur kereta api ke semua jalur di seluruh jakarta
2. bagun jalur busway untuk mendukung kereta api
3. peremajaan angkutan kota dan mikrolet ke perumahan perumahan

Untuk jakarta dilarang membangun
1. kompleks gedung dan apartemen
2. bagunan kantoran gedung tinggi tinggi
3. Dilarang membangun mal mal..

Yang harus dibangun
1. Banjir Kanal
2. Kompleks taman kota
3. komplek olahraga
4. fasilitas ruang publik
5. tanam pohon2

Coba liat dalam waktu 2 tahun pasti jakarta akan bebas banjir dan bebas
macet..
Tapi susah kalau gubernur CUFU kayak Fauzi Bowo.. cuma bisa ngurus KUMIS..

salam
eflinms



2010/10/7 Agus Rusmantoro <[email protected]>

>  Coba kita anlisa lebih detail.
>
> Bila parkir naik 5 x maka bayar parkir selama 2 jam 20,000 atau 5 jam
> 50,000.
>
> Jumlah kendaraan yang menuju jalan protokol akan berkuran, namun ada
> akibatnya :
> 1. Parkir langganan gedung meningkat, akibatnya banyak orang akan menebeng
> temannya.
> 2. Biaya tebengan akan naik karena harus mencakup juga biaya parkir.
> 3. Ada persaingan biaya parkir di gedung agar parkiran gedungnya penuh.
> Akibatnya biaya parkir akan turun (tidak sesuai aturan pemerintah)..
> 4. Mal-mal akan kosong karena biaya parkir 3 jam lebih besar dari biaya
> nonton film. Mal-mal pinggiran akan ramai. Mal kosong maka restaurant, toko2
> pada ngak laku sehingga menimbulkan penganguran tambahan.
> 5. Antrean penumpang kendaraan umum akan panjang, sehingga dapat terjadi
> kericuhan antar penumpang. Sekarang aja mengantri busway di halte Landmark
> bisa 300 m.
> 6. Orang akan pindah ke sepeda motor sehingga sepeda motor makin banyak.
> Akan menimbulkan kemacetan sepeda motor.
> 7. Valley parkir naik menjaid 30,000 ???
> 8. Banyak kantor akan pindah ke daerah pinggiran. Akibatnya gedung tengah
> kota akan kosong.
> 9 dll...
>
> Jadi kseimpulannya : menaikkan harga karcis parkir mobil akan mengurangi
> jumlah kendaraan ke tengah kota berhasil. Selamat yaa???
>
> Wassalam,
>
>
>
> On 10/07/2010 11:04 AM, Bandung Winardijanto wrote:
>
> Tarif Parkir naik ... lalu pasti di ikuti protes dan claim ... beban hiduo
> masyarakat Naik .!!!!!!
> Sebenar nya Masyarakat yang mana yang beban hidup nya naik ... ?? ..
> seperti nya yang akan kena imbas dan protes
> adalah bagian masyarakat (tak seluruh nya) yang mempunyai mobil.
> Nah yang gak punya mobil .. ?? umum nya hanya diam dan pasarah .. krn toh
> tdk perlu risau ... lha wong gak ada yang bisa di tarikin uang parkir ..
> sing ada ya sepeda ontel dan sikil jalan kaki aja.
> So ...??? tarif parkir tuk maik ... ya masayarakat banyak hanya senyum
> kecut saja .. yang bingung yang masyarakat bermobil kok
>  2010/10/7 S Roestam <[email protected]>
>
> Kawan2 Anggota Milis Yth,
>
> Pemerintah DKI Jakarta akan menerapkan Sistem Zonasi sebagai upaya
> realisasi pelaksanaan peningkatan tarif parkir di kawasan DKI Jakarta
> hingga lima kali lipat. Mereka tengah mengkaji persiapannya yang akan
> menghasilkan mekanisme kebijakan yang dinilai efektif.
>
> Zonasi ini akan diterapkan di pusat-pusat kegiatan, sehingga area
> jalan yang terpakai untuk parkir akan berkurang. Mereka memperkirakan
> bahwa pemakaian area jalan untuk parkir yang tidak tertata sebelumnya
> telah menimbulkan kerugian sebesar US$900 juta bagi para pengguna jalan
> itu, karena kemacetan lalu-lintas yang ditimbulkannya.
>
> Selain mengurangi kendaraan yang terparkir, Pemerintah DKI memperoleh
> Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 20% dari omzet pengelola gedung
> parkir. Dengan tarif parkir sebesar Rp 2000,- maka Pemerintah DKI
> Jakarta memperoleh Rp 400 per kendaraan. Jika tarif parkir dinaikkan
> sebesar Rp 10.000,- maka PAD Pemerintah DKI Jakarta akan meningkat pula
> sebesar lima kali lipatnya atau Rp 2000,- per kendaraan per jam.
>
> Namun tidakkah Pemerintah DKI Jakarta memikirkan beban biaya tambahan
> yang harus ditanggung oleh Masyarakat? Apakah semua solusi permasalahan
> harus dilakukan melalui penambahan beban biaya hidup masyarakat?
>
> Tidak adakah solusi yang lebih cerdas, tanpa membebani biaya hidup
> Rakyat Indonesia, seperti dengan penerapan Gerakan Nasional Telework
> atau National Telework Initiative yang dapat dilakukan serentak dalam
> waktu singkat untuk memberikan dampak yang nyata terhadap permasalahan
> kemacetan lalu-lintas, penuhnya tempat-tempat parkir, dan meningkatnya
> kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat makin lamanya waktu
> perjalanan yang harus ditempuh.
>
> Marilah kita dukung Gerakan Nasional Telework (GNT) atau National
> Telework Initiative (NTI) dengan melaksanakannya di tempat kerja masing-
> masing secara serempak dalam waktu yang tidak terlalu lama.
>
> Silahkan diberikan tanggapan yang positif dan kreatif demi kemajuan
> bangsa dan negara.
>
> Wassalam,
> S Roestam
> Gerakan Nasional Telework (GNT)
> http://teleworkings.blogspot.com
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
> akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>
>
>
>
> PT.CITRA SARI MAKMUR * SATELLITE & TERRESTRIAL NETWORK * Connecting the
> distance - anytime, anywhere, any content * http://www.csmcom.com
>



-- 
Eflin MS / Software Consultant
PT. Syridink Informatika Indonesia
(Member Of Bandung High Tech Valley)
Jl. Riung Mulya VI No. 31
Riung Bandung
HP. 0817 4211 30 / 022-722 67883
YM: [email protected]
http://syridink.com
http://aplikasi-software.co.id/
http://aplikasi-software.com
Produk ERP Software:
Aplikasi ERP Accounting Tours & Travel Online
Aplikasi ERP Human Resources Online
Aplikasi ERP Project Management Online

Kirim email ke