Khusus buat pak Nurcholid, tentang Program Transmigrasi penduduk di kaki Gunung 
Merapi pernah dilakukan oleh pemerintah, trasmigrasinya sukses tetapi tanah2 
kosong yg sangat subur setelah dihujani abu Merapi itu kemudian diduduki oleh 
para pendatang baru.

 Mereka menikmati tanah2 kosong itu dan bisa hidup lebih nyaman dan makmur dari 
pada di tanah mereka semula. Kerugiannya hanya kalau gunung itu sedang aktif 
memuntahkan lahar panas dan wedus gembel..

Jadi soal Program Transmigrasi ini Pemerintah sudah kapok.
Wassalam,
S Roestam

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]: Mon, 1 Nov 2010 01:32:22 
To: Indonesia nextbetter<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 LetusanGunung 
Merapi? Bunkertahan Api.

Sederhana saja hny agak ekstrim sdkt, yaitu relokasi semua penduduk yg tinggal 
dsekitar 0-10 KM dari semua gunung api aktif d seluruh indonesia. 

Bekas daerah yg dtinggalkan dbuat hutan kembali semua, utk resapan air dan zona 
hijau/hutan lindung. 

Mustinya pemerintah manfaatkan momen hampir semua gunung api lg sedang status 
naik aktivitasnya, utk relokasi massal penduduk d kawasan rawan gunung api.

Mdh2an kalo ada gunung meletus lg, dampaknya k penduduk akan semakin minim dlm 
jangka panjang.

Salam,
Nurcholid


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Sumitro Roestam" <[email protected]>
Sender: [email protected]: Mon, 1 Nov 2010 00:53:19 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 LetusanGunung 
Merapi? Bunkertahan Api.

Pak Tri Basoeki DKK yth,

Terimakasih atas saran Bapak.
Melaui diskusi di milis ini mudah2an makin banyak yang mengetahui adanya opsi 
ini.

Saya akan menghubungi kawan wartawan agar diberitakan di media2 nasional agar 
mendapat perhatian para decision makers nasional dan Badan Nasional 
Penanggulangan Bencana Alam.

Wassalam,
S Roestam

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Tri Basoeki Soelisvichyanto" <[email protected]>
Sender: [email protected]: Mon, 1 Nov 2010 00:32:40 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 LetusanGunung 
Merapi? Bunkertahan Api.

Mas Roestam yds,

Terlepas hal ini masih belum sempurna atau masih perlu ditambah dg 
pertimbangan2 lain.
Apakah "teknologi" penyempurnaan bunker ini sudah di sounding ke badan 
vulkanologi?

Sy pikir ini harus seger di sounding kepada mereka, inparalel disempurnakan 
teknologi/ design bunkernya oleh para ahli.

Time is critical and time is the essence dalam kondisi contingency gunung 
berapi saat ini..

Salam

Tribas/TK97 

-----Original Message-----
From: "Sumitro Roestam" <[email protected]>
Sender: [email protected]: Mon, 1 Nov 2010 00:21:04 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 LetusanGunung 
Merapi? Bunkertahan Api.

Pak Irsal DKK Yth,

Yang di radius 0-5 km terlalu riskan, sebab salah2 yg turun bukan hanya wedus 
gembel, tetapi disertai batu2an besar dan lahar panas.
Kalau diatas 5 km, paling banter adalah sisa2 wedus gembel yg sudah mulai 
dingin setelah menempuh jarah 5 km.

Ini mengurangi jumlah pengungsi sekitar 50%, mengurangi ongkos pulang-pergi 
menengok rumah mereka tiap hari, dan masih bisa cari nafkah secara normal.

Semoga dapat mengurangi beban biaya, moral, dan penderitaan para pengungsi 
serta relawan2.

Wassalam,
S Roestam

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]: Sun, 31 Oct 2010 14:57:58 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 LetusanGunung 
Merapi? Bunkertahan Api.

Berarti masih ada penduduk yg harus diungsikan dong...yg 0-5 km..atau saling 
berbutan bunker krn kondisi panik,...dan masih perlu tempat pengungsian seperti 
sekarang.  Saya pikir janganlah mengambil risiko dg menantang alam yg tidak 
kita ketahui berapa besar kedasyatannya. Pengungsia, walaupun harus ber 
miles-miles..tetaplah jalan terbaik buat menghindari risiko. Yang penting 
pemerintah menyiapkan jalur2 yg aman utk melakukan pengungsian ketika ada 
bencana alam.

Salam,

-Irsal
The true sign of intelligence is not knowledge, but imagination.
#Albert Einstein

-----Original Message-----
From: S Roestam <[email protected]>
Sender: [email protected]: Sun, 31 Oct 2010 20:13:29 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 Letusan
 Gunung Merapi? Bunkertahan Api.

Pak Bandung Winardijanto, Pak Mukhlason, Pak Ida Bagus dan Kawan2 Yth,

Terimakasih atas masukan-masukannya.
Kita perlu mengurangi optimisme awal, yaitu dengan menetapkan wilayah 
radius lingkungan perumahan penduduk dari 3 km menjadi 5 km keatas, 
serta bukan dilokasi dekat sungai atau lembah tempat biasa lewatnya 
lahar panas atau material dan guguran batu-batuan gunung Merapi.

Dengan demikian persoalannya menjadi lebih sederhana, hanya menghadapi 
awan panas atau 'wedus gembel" yang jalannya tidak terlalu cepat, hanya 
secepat kencangnya angin yang mendorongnya.

Dengan demikian para penduduk di lingkaran 5 km keatas masih punya 
cukup waktu untuk masuk ke Bunker Perlindungan, setelah mendengar 
gemuruhnya letusan gunung Merapi.

Soal berapa lama wedus gembel itu akan mendingin, perlu melihat 
kenyataan dilapangan, dimana perkiraan saya tidak lebih dari 30 menit, 
asalkan ini hanyalah awan panas atau wedus gembel saja. Makanya kita 
tetapkan wilayah yang dapat diselamatkan adalah radius diatas 5 km.

Kita perlu pula menyediakan supply oxygen secukupnya, kalau 1-keluarga 
yang berjumlah 4-orang, mungkin butuh satu tangki oxygen ukuran 2 kg 
untuk misalnya 1-jam dipakai bersama oleh 4-orang (silahkan di test 
dulu di laboratorium).

Semoga dapat dimanfaatkan, mengingat makin banyak saja gunung-gunung 
berapi di Indonesia yang mulai menggeliat lagi, menjadi aktif, seperti: 
gunung Sinabung, Singgalang, Kerinci di Sumatera, gunung Anak Krakatau, 
Papandayan, Slamet, Semeru di Pulau Jawa, gunung Batur di Bali, gunung 
Karangetang di Maluku, dll.

Wassalam,
S Roestam
http://sroestam.wordpress.com
---------------------------------------
----Original Message----
From: [email protected]
Date: 31/10/2010 19:47 
To: <[email protected]>
Subj: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 Letusan 
Gunung Merapi? Bunkertahan Api.

Perlu suatu pemikiran yang panjang denan pertimbangan
-  Wedus gembel akan mencapai radius4-5 km dari puncak hanya dalam 
hitungan
menit saja . apa masih sempet masuk bunker ?
- Material vulkanik panas juga bisa menerjang dalam waktu menit .. 
mungkin
sedikit lebih lama.
-  Perlu ada sutu system monitor dari dalam bunker utk bisa memonitor
kondisi di luar bunker setelah kejadian wedus gembel. Salah2 bunker 
udah di
bukan sementara di luar masih belum aman
- tidak hanya wedus gembel ... tapi material vulkanik panas pun perlu 
di
hitung ... kekuatan bunker terhadap terjangan lava panas .. dan 
bagaimana
membuka bunker dari dalam setelah tertimbun material vulkanik beberapa 
meter
.. salah2 malah jadi kubuiran masal yang direncanakan
- Perlu penimbunan bahan makanan & minuman di dala mbunker utk 
cadangan
lebih dari seminggu
- Perlu ada penerangan di dala bunker
- perlu ada persediaan oxigen jika bunker akan diisi lebih dari 10 
orang utk
lebih dari 2-3 hari perlindungan. Salah2 ... jadi kuburan masal krn 
kurang
oxygen
- perlu .... perlu ... perlu .. perlu .. .perlu .... apa berbagai 
perlu ini
sdh di timbang sewaktu menulis usul .. ????

Yang paling aman dan praktis .... Mengungsi sesuai saran petugas yang
berwenang pada waktu yang di monitor bersama



2010/10/31 Mukhlason <[email protected]>

> mungkin teman2 dari KBK Thermodinamika Mesin bisa menjawab tantangan
> design ini, dengan mempertimbangkan perambatan panas yang ada dan
> sistem isolasi panas yang murah dan mudah, dengan sumber daya bahan
> bangunan yang ada di sekitar gunung berapi.
>
>
> On 10/31/10, Bandung Winardijanto <[email protected]> wrote:
> > sebuah usul yang baik ... cuma perlu reflekksi atas musibah 
"Bunker
> Merapi"
> > tahun 2006.
> > bunker dengan ketebalan beton > 4cm dan bersekat sekat dan di 
dalam tanah
> di
> > kedalaman .1.5 meter
> > alhasil 2 jiwa relawan Merapi yang tewas didalam bunker
> > 2010/10/31 S Roestam <[email protected]>
> >
> >> Terimakasih Mas Tri Basoeki yth.
> >>
> >> Semoga ada yang mau mendengarkan usul saya ini, agar para 
pengungsi
> >> tidak terlalu lama menderita di pengungsian, agar mereka dapat 
ber-
> >> aktivitas sehari-hari seperti biasanya, sementara itu mereka 
sudah siap
> >> bila sewaktu-waktu ada "wedus gembel" yang menghampiri mereka.
> >>
> >> Ini juga akan mengurangi kebutuhan akan sumbangan2 bagi para
> >> pengungsi. Lebih baik uangnya dipakai untuk membangun bunker-
bunker di
> >> bawah lantai rumah mereka, untuk jangka waktu yang panjang.
> >>
> >> Wassalam,
> >> S Roestam
> >> http://sroestam.wordpress.com
> >> ------------------------------
> >>
> >> ----Original Message----
> >> From: [email protected]
> >> Date: 31/10/2010 12:31
> >> To: <[email protected]>
> >> Subj: [indonesia] Re: Bagaimanakan menghindarkan korban2 Letusan
> >> Gunung Merapi? Bunkertahan Api.
> >>
> >>
> >> Agree mas Roestam,
> >>
> >> Sy setuju ide cemerlang seperti ini. Sedemikian juga tidak 
mengganggu
> >> keimanan setiap orang.
> >>
> >> Bravo mas roestam, layak jd pemimpin. Semoga ! Aminnn..
> >>
> >> Aniway, si mbah gak mo turun bukan krn mo membangkang BH X, tapi 
bagi
> >> beliau mungkin Raja itu masih HB IX, HB X mungkin cuma perdana 
mentri,
> >> itupun yg sy sama yakini.
> >>
> >> Salam,
> >> Tribas
> >>
> >> -----Original Message-----
> >> From: S Roestam <[email protected]>
> >> Sender: [email protected]: Sun, 31 Oct 2010 12:
10:
> >> 34
> >> To: <[email protected]>; <[email protected]>;
> >> <[email protected]>; <[email protected]>
> >> Reply-To: [email protected]
> >> Subject: [indonesia] Bagaimanakan menghindarkan korban2 Letusan 
Gunung
> >> Merapi? Bunker
> >>  tahan Api.
> >>
> >> Kawan2 Anggota Milis Yth,
> >>
> >>
> >>
> >> Sang Juru Kunci Gunung Merapi yang legendaris, Mbah Maridjan, 
yang
> >> foto-foto iklannya sampai saat ini menghiasi iklan "JOSS" bus-bus 
kota
> >> di Ibukota Jakarta sebagai seorang yang "kuat" atau "rosa" yang 
dapat
> >> mengendalikan perilaku Gunung Merapi agar tidak membahayakan 
penduduk
> >> yang tinggal di kaki gunung itu, akhirnya harus menghadap Sang 
Maha
> >> Kuasa, Allah SWT, setelah perjuangannya yang ingin tetap bertahan 
di
> >> rumah beliau di kaki gunung itu gagal, tidak sanggup menahan 
panasnya
> >> abu gunung itu yang mencapai lebih dari 600 derajat Celsius. 
Beliau
> >> gugur di medan tugas dalam posisi bersujud.
> >>
> >> Ada anggota masyarakat yang mengusulkan agar beliau diangkat 
sebagai
> >> seorang pahlawan bangsa, namun ada pula yang menganggap bahwa 
beliau
> >> tidak mematuhi titah Sultan Hamengku Buwono X untuk segera turun 
gunung
> >> untuk menghindarkan panasnya si "Wedus Gembel", awan panas yang 
akan
> >> segera menerjang desa dimana beliau tinggal. Akibatnya ada 11 
orang
> >> lagi yang ikut tewas bersama beliau, ketika sedang berupaya untuk
> >> membujuk beliau agar segera turun gunung, diantaranya adalah 
wartawan
> >> dari Viva News, anggota Polri dan anggota PMI.
> >>
> >> Namun ada pula anggota masyarakat yang menganggap bahwa tindakan
> >> beliau adalah gegabah dan sombong, menentang hukum alam. Tetapi
> >> anehnya, ada seorang tetangga beliau beserta keluarganya yang 
selamat
> >> tanpa cacad, keluar hidup-hidup dari reruntuhan rumah mereka 
karena
> >> sang istri mendapatkan wahyu atau bisikan Illahi untuk memakai 
mukenah,
> >> bantal dan kasur untuk melindungi diri mereka dari panasnya abu 
gunung
> >> Merapi. Keluarga ini adalah keluarga Bapak Ponimin yang fotonya 
telah
> >> menghias media-media TV dan koran Nasional, sebagai seorang calon
> >> pengganti Mbah Maridjan.
> >>
> >> [caption id="attachment_299" align="alignleft" width="300" 
caption="
> >> Ponimin calon Jurukunci"][/caption]
> >>
> >> Ada sebagian masyarakat menganggap bahwa selamatnya Pak Ponimin
> >> sekeluarga dari panasnya abu Gunung Merapi adalah karena suatu
> >> mukjizat. Namun dapat pula kejadian ini dijelaskan secara ilmiah,
> >> karena abu gunung Merapi yang panas itu setelah menyentuh bumi, 
atap
> >> rumah, batu2an, dan pepohonan, akan mengalirkan panasnya kepada 
benda-
> >> benda itu. Proses ini berlangsung sekitar 15-menit-an, setelah 
itu
> >> secara hukum fisika, abu gunung itu akan turun temperatur-nya ke
> >> temperatur udara sekelilingnya kembali, sekitar 25 derajat 
Celsius atau
> >> kurang.
> >>
> >> Asalkan atap rumah atau genteng rumah tidak rontok dan jatuh 
kebawah,
> >> maka panas dari abu Merapi itu akan berubah menjadi radiasi yang 
turun
> >> ke bawah. Bila tubuh kita dislimuti oleh mukenah, bantal atau 
kasur,
> >> maka radiasi panas itu tidak akan melukai tubuh kita, sebab 
radiasi
> >> panas itu tertahan oleh bahan2 yang menghambat aliran panas, 
seperti
> >> tersebut diatas.
> >>
> >> Jadi kesimpulannya, kita sebenarnya bisa membantu menyelamatkan 
para
> >> penduduk yang tinggal di kaki gunung Merapi itu, dengan meminta 
mereka
> >> untuk membangun bunker dibawah lantai rumah-rumah mereka dengan 
ukuran
> >> 2 meter x 2 meter sedalam 2 meter, dimana dinding-dindingnya 
dilapisi
> >> oleh bahan penghambat radiasi panas, seperti kapas, kain, bantal, 
kasur
> >> atau serat silikon, dll.
> >>
> >> Ini sebuah langkah yang tepat, asalkan para penduduk itu tidak 
tingal
> >> lebih dekat dari 3-km dari puncak Gunung Merapi, sebab bila 
terlalu
> >> dekat, maka yang jatuh ke rumah2 mereka bukan "wedus gembel" atau 
awan
> >> panas, melainkan batuan-batuan panas yang dapat menembus genteng 
dan
> >> memecahkannya, kemudian melukai para penghuni rumah itu.
> >>
> >> Solusi ini mungkin lebih baik dari pada solusi yang diberikan 
pada
> >> saat ini, dimana semua penduduk yang ada di radius 10-km dari 
Merapi
> >> harus mengungsi untuk jangka waktu yang lama, sekitar 1-bulan, 
sampai
> >> Gunung Merapi benarbenar beristirahat. Ini tentu akan memakan 
biaya
> >> mahal, dan mempersulit kehidupan mereka se-hari-hari, untuk 
makan,
> >> minum, tidur, dan bekerja mencari nafkah.
> >>
> >> Dengan solusi membangun bunker-bunker dibawah lantai mereka untuk
> >> rumah-rumah diluar radius 3-km, maka mayoritas penduduk masih 
dapat
> >> beraktivitas seperti biasanya, sementara itu mereka sewaktu-waktu 
juga
> >> siap bersembunyi didalam bunker, bila "wedus gembel" tiba 
menghampiri
> >> mereka.
> >>
> >> Silahkan ditanggapi dan dicoba dilapangan.
> >> Semoga bermanfaat.
> >> Wassalam,
> >> S Roestam
> >> http://sroestam.wordpress.com
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> --
> >> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah 
ilmu/teknologi
> serta
> >> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia 
dan
> >> akhirat.
> >>
> >> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> >> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
> >>
> >
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi 
serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia 
dan
> akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>




-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
���fڕ�]jV����i���)ޮ�z�����j'Z�)f��^�z%��z�Z��"�Ʋjxjy��������K�Ț���zh�y��j�jwn�&�jv��*ڴ�ߢ����h����)b��ݢw������޶׫��i��nnw�������z�ߊW��h���b��'zȚ�w�����fڕ�]jV����i���)ޮ�z�����j'Z�)f��^�z%��z�Z��"�Ʋjxjy��������K�Ț���zh�y��j�jwn�&�jv��*ڴ�ߢ����h����)b��ݢw������޶׫��i��nnw�������z�ߊW��h���b��'zȚ�w�����fڕ�]jV����i���)ޮ�z�����j'Z�)f��^�z%��z�Z��"�Ʋjxjy��������K�Ț���zh�y��j�jwn�&�jv��*ڴ�ߢ����h����)b��ݢw������޶׫��i��nnw�������z�ߊW��h���b��'zȚ�w�����fڕ�]jV����i���)ޮ�z�����j'Z�)f��^�z%��z�Z��"�Ʋjxjy��������K�Ț���zh�y��j�jwn�&�jv��*ڴ�ߢ����h����)b��ݢw������޶׫��i��nnw�������z�ߊW��h���b��'zȚ�w�����fڕ�]jV����i���)ޮ�z�����j'Z�)f��^�z%��z�Z��"�Ʋjxjy��������K�Ț���zh�y��j�jwn�&�jv��*ڴ�ߢ����h����)b��ݢw������޶׫��i��nnw�������z�ߊW��h���b��'zȚ�w��

Kirim email ke