jam 09.20 acara dimulai pembacaan maulid dan burdah lengkap dengan terbangannya (saya jadi teringat saat maen hadrah di Hiroshima, juga peralatan hadrah yang disimpan di lab, sekarang sudah dipindah ke gudang kali)
hampir satu jam, setelah itu ustadz Habib Riziq beri pengantar sebelum AAS relawan FPI sudah terjun di Merapi sebelum muntahh berat sampai saat ini FPI punya beberapa titik posko dan salah satu aktivitasnya memberi masker scr gratis, satu titik rataa 4000 masker sehari maklum satu masker yg di apotik seharga Rp 1000,- di kawasan Merapi menjadi Rp 10.000 bahkan Rp 15.000 untuk Mentawai, FPI sudah ngusulkan 1200 relawan ke dephan karena menyangkut transportasi tapi sampai saat ini belum ada respon FPI punya pengalaman mengevakuasi 70.000 mayat tsunami Aceh, ditambah 30.000 yang hanya diangkut dan ditaruh ke pinggir jalan buku AAS telah menjadi koleksi perpustakaan FPI bersama puluhan buku tafsir ilmiy lainnya, juga ratusan kitab yang ada di arena pengajian ustadz Riziq juga katakan secara eksplisit kalau kajiann yg seperti ini media gak bakal liput tapi kalau kita berantem baru mereka hadir meliput tapi kita berbuat memang bukan untuk diliput, jadi gak urusanlah dengan media ketika presentasi AAS berlangsung, kata jamaah yang nganter penulis ke bandara Soetta ...terdapat sekitar 1000 jamaah hadir luar biasa ... jamaah yang 99% mengenakan baju koko berwarna putih itu sangat serius mengikuti presentasi AAS, bahkan yang di luar berusaha berdiri karena pengen melihat langsung presentasi di dalam yang lain lihat layar di luar aula yang dindingnya adalah rakk buku/kitab begitu usai presentasi dan diberi kesempatan bertanya oleh ustadz Riziq muncullah pertanyaann berat. yang tidak sesuai dengan informasi awal yang saya terima padahal saya sudah terlanjur hapus slide filsafat pertanyaannya menyinggung masalahh peran akal dan wahyu terkait dengan penyerapan pengetahuan, apa sumber pengetahuan epistemologi dan tauhid, gagasan emanasi al-Farabi, ibnu Sina dan al-Ghazali, sains baru dan Mula Sadra. dan tidak lupa pandangan Hawking yang berubah (rasanya, temann yang underestimate pada FPI sesekali perlu hadir dalam forum mereka, benarkan pemahaman filsafat temann di atas mereka) begitu selesai ustadz Rizieq kembali beri catatan sekitar 30 menit bahas gagasan Zaghlul Najar ...yang beberapa kitabnya sudah dikoleksi khususnya peringatannya untuk membedakan antara mukjizat ilmiah dan tafsir ilmiah, lalu juga bahas usulan penulis AAS tentang bulan purnama sebagai parameter baru awal bulan dan cerita tentang ilmu falak dengan berbagai sistem dari sulamun nayirain sampai almanak nautika ustadz Rizieq sendiri bisa ngitung dengan empat metoda dan ...FPI tahun ini insya Allah shalat idh 16 Nopember kebetulan sama dengan Muhammadiyah ...ditekankan ...bukan ikut Muhammadiyah sayangnya pemerintah belum sidang itsbat, juga diceritakan bahwa saudi juga idh 16 Nopember FPI khususnya ustadz Riziq kelihatan sangat toleran atas perbedaan dalam idh, bahkan memerintahkan kepada jamaahnya agar tidak mengejek yang berbeda ... dia uraikan sebab perbedaan tersebut secara sangat rinci, masingg sistem hitung dan kriteria acara ditutup doa panjang dan lama yang dipimpin oleh Habib ... (maaf lupa) sepuh ... demikian beberapa catatan penulis tentang AAS di kantor FPI sekali lagi, yang memerlukan buku AAS bisa kontak lgsg no hp 0856 4888 2554 setelah transfer Rp 80.000 untuk Jawa Rp 85.000 untuk luar Jawa ke no rek BNI 0100149129 bila tambah Pintar Membaca Arab Gundul dengan Metoda HIKARI, tambah Rp 55.000,- Agus Purwanto LaFTiFA ITS http://purwanto-laftifa.blogspot.com http://ayatayatsemesta.wordpress.com
