Dear Temans,

Kami sudah lakukan sebisa mungkin untuk monitoring seluruh gunungapi yang ada di Indonesia dengan semua metoda seismik, deformasi, kimia, visual dll, tapi tetap saja kalau sudah sampai pada prediksi kapan meletusnya dan sebesar apa meletusnya. Semua ahli gunungapi di dunia tidak bisa memprediksinya dengan tepat. Setelah kejadian letusan Merapi di Yogyakarta, ternyata usaha manusia ada limitasinya, karena kenyataannya masih banyak yang belum kita ketahui

Salam,

Dali Ahmad, bekerja pada Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.



On 11/8/10 9:10 AM, S Roestam wrote:
Pak Arifin Nugroho DKK Yth,

Terimakasih atas tanggapan dan informasinya.

Ternyata letusan gunung Merapi dipicu oleh adanya pergesekan Lempeng
Tektonis Eurasia vs Australia. Merapi dan sederetan gunung-gunung
lainnya di Indonesia mulai Sinabung, Singgalang, Karakatau, Galunggung,
Papandayan, Salak, Merapi, Lawu, Batur, Gamalama, dll, yg termasuk
dalam "Ring of Fire" sekarang mulai aktif lagi. Proses kejadiannya
sudah berlangsung sejak zaman Pleistosen antara 2,6 juta tahun sampai
12.000 tahun y.l. Merapi dikenal sebagai stratovolcano, letusannya
membumbung tinggi sampai ke Stratosfir.

Ramalan dari para ahli dari Belanda, Merapi diperkirakan masih akan
meletus dengan daya yang lebih besar lagi, Wallahu 'alam bissawab...

Silahkan simak beritanya di http://sroestam.wordpress.com
Semoga bermanfat.
Wassalam,
S Roestam

===========

----Original Message----
From: [email protected]
Date: 07/11/2010 23:40
To:<[email protected]>,<[email protected]>
Subj: [indonesia] Re: Dapatkah Gunung Berapi dijinakkan? Sebuah
pemikiran.

Pak Sumitro Roestam Ysh,

Saya bukan orang vulkanologi, tetapi saya yakin prediksi kapan erupsi
(jangka
pendek) akan terjadi sudah ada 'science'nya. Diantara faktor-faktornya
adalah :
Seismic Exploration&  Monitoring , Perubahan Medan Magnet, Perubahan
Tahanan
Listrik, Deformasi bumi, perubahan sistem Air tanah, Perubahan Arus
Panas,
Perubahan Komposisi Gas. Tidak mungkin memprediksi secara akurat
berdasar hanya
kepada data salah satu faktor saja; setiap prediksi ilmiah (yaitu
secara
statistik dari sebuah proses stokhastik) akan selalu ada error yang
bisa
diperkecil dengan memperbanyak informasi (monitor). Semakin banyak
monitoring
yang dilakukan akan semakin akurat prediksi suatu erupsi. Disamping
itu
masing-masing gunung mempunyai ciri khas yang harus pula dikenali.
Pertanyaannya: 1) apakah dalam kasus Merapi atau gunung2 berapi
lainnya yang
sedang aktif dilengkapi dengan alat2 monitoring tsb diatas dan apakah
masih
operasional,  2) apakah dilengkapi software yang mengarah kepada
prediksi erupsi
dan apakah software tsb juga  operasional. Kalau software tidak ada,
adalah
suatu tantangan bagi kita untuk bisa menyumbangkan software semacam
itu.

Namun saya yakin bapak/ibu dari Direktorat Vulkanologi sudah sangat
menguasai
hal-hal tsb diatas.


Wassalam,

Arifin Nugroho


________________________________
From: S Roestam<[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]
Sent: Sat, November 6, 2010 9:56:15 PM
Subject: [indonesia] Dapatkah Gunung Berapi dijinakkan? Sebuah
pemikiran.

Kawan2 Anggota Milis Yth,

Melihat makin banyaknya korban-korban yang berjatuhan dari bencana
meletusnya
gunung Merapi, yang terutama disebabkan oleh sulitnya meramalkan kapan
gunung
itu akan meletus, sehingga membuat banyak korban-korban berjatuhan
karena tidak
tahu hari apa, jam berapa dan detik keberapa gunung itu akan meletus,
maka kami
ingin menyampaikan sebuah pemikiran atau solusi.

Para korban itu tewas karena ketidak-tahuan mereka saat meletusnya
gunung Merapi
itu, mereka tetap berada di lokasi yang berbahaya itu dan perkiraan
mereka itu
meleset. Seperti sudah diakui oleh Bapak Surono, Ketua Pusat
Vulkanologi dan
Mitigasi Bencana, secara ilmiah tidak mungkin untuk meramalkan secara
tepat
kapan sebuah gunung berapi akan meletus. Jadi ini merupakan faktor
utama yang
menyebabkan banyaknya korban-korban yang berjatuhan.

Gunung Berapi yang akan meletus adalah ibarat bisul yang siap akan
pecah. Untuk
mempercepatnya, kita bisa memencet bisul itu hingga keluarlah nanah
kotor yang
menyebabkan kita sakit. Penderita sakit bisul itu akan segera sembuh
setelah
dikeluarkannya nanah dari bisulnya.

Lalu bagaimanakah caranya untuk "memencet" gunung berapi yang siap
meletus itu
agar saatnya dapat kita tetapkan sesuai rencana, dan sebelumnya
seluruh penduduk
disekitarnya sudah terlebih dahulu kita ungsikan untuk satu hari saja,
pada hari
dimana gunung itu kita upayakan meletus.

Ini akan sangat mengurangi penderitaan penduduk disekitar gunung
berapi itu,
karena hanya diperlukan untuk mengungsi cukup satu hari saja. Selain
itu mereka
tidak harus was-was terus selama satu bulan penuh karena tidak tahu
kapan
waktunya gunung akan meletus.

Usul kami untuk meledakkan gunung yang siap meletus pada saat yang
kita tentukan
adalah dengan menjatuhkan ratusan ton bom dari pesawat tempur secara
cepat dan
akurat ke kawah gunung berapi itu. Hasil yang diharapkan adalah
terbukanya
sumbatan batu-batuan dan pasir gunung itu, sehingga tidak terjadi
ledakan yang
terlalu hebat akibat sumbatan yang terlalu lama yang dapat
meningkatkan energi
ledakan gunung itu, Bagaikan bisul yang dikempeskan, tekanan dari
dalam perut
bumi dapat diturunkan ketingkat yang tidak terlalu membahayakan.

Kalau Angkatan Udara R.I. belum mempunyai cukup banyak pesawat-pesawat
tempur
dengan jumlah bom-bom yang cukup, mungkin ini adalah sebuah kesempatan
baik
untuk dibicarakan dengan Presiden AS Barack Obama yang akan datang ke
Jakarta
pada hari Selasa 9 November 2010. Ini akan lebih baik dan bermanfaat
bagi ummat
manusia dari pada menjatuhkan bom-bom di tempat-tempat yang
berpenduduk tak
berdosa di Iraq dan Afghanistan.

Silahkan ditanggapi dan semoga bermanfaat sebagai solusi yang baik
untuk
menghindarkan korban-korban letusan gunung berapi yang tidak dapat
diramalkan.

Wassalam,
S Roestam








--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke