Kok mirip dengan cerita di negeri kabayan ya? 2010/11/11 Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
> "Mirip Partai Orba" menyangkal... > > Salam, > CA > > Source: http://bit.ly/beKclH > > --begins-- > Golkar Sangkal Ical Bertemu Gayus di Bali > > Senin, 8 November 2010 20:43 WIB > > Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ade Mayasanto > > TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Foto mirip terdakwa mafia pajak dan > pencucian uang, Gayus Halomoan Tambunan, yang duduk manis saat > berlangsung Tournament Commonwealth Bank of Champions di Nusa Dua, > Bali, Jumat (5/11/2010) malam, memicu kabar tak sedap untuk Ketua Umum > Partai Golkar Aburizal Bakrie. Aburizal yang disebut-sebut ikut > menonton tenis ini dikabarkan bertemu dengan Gayus. Namun kabar tak > sedap ini segera disangkal Anggota Fraksi Partai Golkar, Aziz > Syamsuddin. > > "Apa urusannya ini dibawa-bawa. Nggak ada itu," kata Aziz kepada > Tribunnews.com di Jakarta, Senin (8/11/2010). > > Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI menegaskan, Aburizal atau biasa disapa > Ical ini, tidak mungkin melakukan kegiatan tersebut. "Mana mungkin, > masa iya begitu," ucap Aziz penuh keheranan. > > Namun demikian, Aziz mengaku, akan mendalami kabar tak sedap tersebut > langsung ke Aburizal Bakrie. "Saya akan cek," imbuhnya. > > Sosok pria mirip Gayus berhasil dijepret fotografer Kompas, Agus > Susanto. Menurut Agus dalam pemberitaan Kompas.com, orang mirip Gayus > itu terlihat tidak juga terlihat bicara dengan penonton lain di > sekitarnya. Perhatiannya hanya tertuju ke lapangan, di mana petenis > dunia Daniela Hantuchova sedang bertanding melawan Yanina Wickmaye. > > Sebelumnya diberitakan, sehari setelah sosok mirip Gayus muncul, > keberadaan Ical juga tercium wartawan. Semula wartawan tidak menyadari > kehadiran Ical. Mereka baru menyadari keberadaan Ical ketika mantan > Ketua KONI Agum Gumelar yang nonton tenis bersama istrinya, Menteri > Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari > Gumelar, dan anaknya, Ami, memanggil-manggil Ical. > > "Ical, ngapain di situ. Ke sini saja," teriak Agum. Mendengar teriakan > itu, Ical akhirnya berdiri dan akan segera menuju tempat Agum dan > keluarganya duduk, tetapi dicegah petugas. Aturan main di dunia tenis > bagi penonton memang ketat. Tidak boleh penonton pindah tempat > seenaknya.Akhirnya, Ical baru bergabung dengan Agum ketika pemain > sedang beristirahat untuk melap keringat, ketika poin ganjil.(*) > --ends-- > > -- > Sent from my mobile device > > -- > Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan > akhirat. > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt >
