Pak Buntoro, Ibu Betti, Pak Henk, Pak Ardi DKK Yth, Permasalahan utamanya adalah bahwa ilmu atau knowledge yg dimiliki oleh para Usahawan sukses itu sulit untuk disimpan, disebarkan, dan digunakan kembali (reuse), sebab knowledge-nya berupa tacit knowledge, ada di benak atau otak para usahawan yg sukses.
Inilah sekarang yg menjadi permasalahan utama perusahaan2 knowledge-based companies dalam mengelola knowledge yg dimiliki oleh para knowledge workers mereka. Begitu karyawan itu keluar, atu pensiun, maka hilanglah corporate knowledge mereka, pergi bersama karyawan itu. Kecuali kalau dalam perusahaan itu sudah ada Knowledge Management Sistem yg efektif dan mampu menyimpan knowledge dari para Subject Matter Experts (SME) mereka. Para usahawan sukses itu adalah SME dalam bidangnya. Cara yg paling efective untuk meng-extract knowledge dari para SME itu adalah melalui Story Telling, dia bercerita tentang kunci2 keberhasilannya dalam bebagai kasus2 bisnisnya, hal2 yg tidak ada dalam buku2 pengetahuan konvensional, karena ini hanya dapat diperoleh dari pengalaman2 kerjanya yg spesifik bisnis itu. Rekaman video story telling ini kemudian dapat diputar ulang berkali-kali agar para pemula bisnis itu paham, dimana letak kunci sukses para Usahawan yg sukses itu... Kesimpulannya, keberhasilan seseorang dalam bisnis itu dapat dipelajari dan ditirukan, asalkan dipakai tools yg tepat. Silahkan ditanggapi. Wassalam, S Roestam Senior Consultant, Knowledge Management http://www.infosolusi.co.id Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: buntoro MAK - 1 <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 21 Nov 2010 21:03:59 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [Qbmember] Wirausaha Tidak Bisa Dilatih _______________________________________________ Qbmember mailing list [email protected] http://leadershipqb.com/mailman/listinfo/qbmember_leadershipqb.com
