......dan industri permesinan lah yang mesti diutamakan karena industri 
permesinan lah yang bisa mengembangkan industri lain nya dan membikin diri nya 
sendiri, bukan nya industri proses....semisal indutri pupuk yang dari jaman 
revolusi industri sampai sekarang hanya bisa memproses jadi pupuk.....

br/ma/ms86



Ha..ha..
Termasuk suamiku si "RAJA KAMBING" dari ITB...
Apa salah jurusan ya?
TIK SANTIKA, cipondoh, sekolahalamtangerangFrom:  [email protected]
Sender:  [email protected]: Thu, 23 Dec 2010 13:34:59 
+0000To: <[email protected]>ReplyTo:  [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Inovasi dan Industri Harus Sejalan


Lulusan ITB itu sarjana teknik tapi belum tentu insinyur. Kalau dihitung, 
mungkin hanya sebagian kecil yang jadi insinyur.
Sisanya jadi sales, politisi, pedagang, birokrat, dll.




Sent from my XL BlackBerry®From:  "Sumitro Roestam" <[email protected]>
Sender:  [email protected]: Thu, 23 Dec 2010 13:28:58 
+0000To: <[email protected]>ReplyTo:  [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Inovasi dan Industri Harus Sejalan
  Pak Adi DKK yth,

Sepertinya ada kekeliruan dalam menghitung jumlah insinyur -Indonesia yg hanya 
16.435 orang.

Coba
kita test, ITB mengeluarkan lebih dari 1000 insinyur per tahun,
lemudian UI, ITS, Gama, dll, dan sudah lebih dari 20-tahun...

Perkiraan saya, total saat ini lebih dari 100.000 insinyur, sebuah angka yg 
reasonable..

Dari data statistik mana pak Habibie dapat angka2 itu?
Silahkan ditanggapi oleh yg lebih faham..

Wassalam,
S Roestam
http://kampus-maya.com
 Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!From:  Adi Indrayanto <[email protected]>
Sender:  [email protected]: Thu, 23 Dec 2010 19:55:29 
+0700To: <[email protected]>ReplyTo:  [email protected]
Subject: [indonesia] Inovasi dan Industri Harus Sejalan


Inovasi dan Industri Harus Sejalan 

http://cetak.kompas.com/read/2010/12/23/04123680/inovasi.dan.industri.harus.sejalan
 

Kamis, 23 Desember 2010 | 04:12 WIB Jakarta, Kompas - Salah satu syarat
 agar inovasi bisa terus berkembang adalah kuatnya industri manufaktur 
yang digerakkan pasar dalam negeri. Karena itu, industri manufaktur 
Tanah Air perlu segera mendapat perhatian pemerintah, tanpa membedakan 
skala industri atau pemiliknya. Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf 
Habibie saat memberikan pidato utama dalam penganugerahan Persatuan 
Insinyur Indonesia (PII) Award 2010 di Jakarta, Rabu (22/12), 
mengatakan, hampir semua pusat perbelanjaan di Indonesia dipenuhi 
barang-barang luar negeri. Hal itu berarti rakyat Indonesia harus 
membayar ongkos pekerja luar negeri untuk memenuhi kebutuhan mereka 
sehari-hari...cut... Insinyur Indonesia Peningkatan daya saing industri 
manufaktur harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang 
memadai. Namun, hal ini masih sulit karena hanya ada

 16.435 insinyur per Mei 2010 dari 237 juta rakyat Indonesia atau 0,006 persen. 
...dst


      

Kirim email ke