Kawan2 Milis Yth,
Setelah berkuasa selama 30-tahun, Presiden Hosni Mubarak dari Mesir tentu punya banyak pendukungnya yang setia, terutama para petugas keamanan dan intelijen Mesir yang telah begitu lama menikmati kesejahteraan selama dalam naungan Pemerintahan Mubarak. Ketika dibawah tekanan 1-juta pendemo di Tahrir Square, Mubarak menyampaikan pidato yang cukup meningkatkan semangat para pendukungnya, bahwa ia ingin mati di tanah airnya Mesir dan tidak ingin pergi kemana-mana, dan ia juga berjanji bahwa ia tidak akan mencalonkan dirinya lagi pada Pemilu pada bulan September 2011 ini. Dalam pidatonya Mubarak samasekali tidak mengakui bahwa kondisi buruk perekonomian Mesir dan korupsi yang merajalela saat ini bukanlah kesalahannya, tetapi kesalahan orang-orang lain selain dirinya. Juga gugurnya para pendemo yang jumlahnya mencapai 200 orang bukan pula kesalahan dirinya, karena ia tidak berbuat apa-apa. Entah apakah atas inisiatif Mubarak atau orang-orang yang setia padanya, maka pada rabu tanggal 2 Februari sampai kamis pagi tanggal 3 Februari 2011, orang-orang yang mengaku pendukungnya, yang diperkirakan adalah aparat-aparat keamanan Mubarak yang menyamar dengan pakaian sipil, melakukan serangan yang terkoordinasi kearah para pendemo yang anti-Mubarak di Tahrir Square, sehingga terjadi pertempuran satu-lawan-satu pakai batu dan pentungan apa saja, sehingga 3-orang pendemo tewas dan 1500 orang terluka. Para pendukung Mubarak juga menaiki kuda dan onta untuk menyerang. Tentara Mesir yang melakukan penjagaan di Tahrir Square hanya menonton kejadian-kejadian itu tanpa mau membela pihak demonstran, untuk menunjukkan bahwa pihaknya bersikap netral atas tuntutan para pendemo. Menjelang pagi tanggal 3 Februari 2011, para pendukung Mubarak melakukan serangan lagi ke kubu para pendemo yang bertahan di Tahrir Square, melemparkan bom-bom Moilotov dan serentetan tembakan yang berhasil memukul mundur para pendemo yang akhirnya banyak diantaranya pulang kerumah mereka. Empat orang lagi dari pihak pendemo yang tewas karena serangan ini. Sebagai seorang Jenderal dan Panglima Tertinggi Mesir, Mubarak memang cerdik, maka kondisi seperti inilah yang ingin diciptakannya, para pendemo pulang, dan ia dengan leluasa dapat kembali memerintah Mesir dengan tangan besi. Soal janji-janjinya, itu adalah urusan belakang. Hanya Amerika Serikat yang punya kekuatan untuk mendikte-nya apakah tetap berkuasa atau mundur, sebab selama puluhan tahun AS telah memberikan bantuan militernya sebesar US$1,5 Milyar tiap tahun. Jadi boleh dikata, semua pesawat2 tempur dan tank-tank tentara Mesir adalah sumbangan dari rakyat Amerika Serikat. Walaupun Barack Obama, Hilary Clinton, PW Inggris, PM Jerman, dan PM Turki menyarankan agar Mubarak melakukan transisi ke Pemerintahan yang Demokratis, namun bila ia sudah bisa mengendalikan situasi DN Mesir kembali, maka semua permintaan itu tergantung kemauan dan kerelaan dirinya. AS bersikap ragu-ragu untuk mendukung pendemo, sebab tidak akan tahu siapa yang bakal mengganti Mubarak. Bisa-bisa malah penggantinya sangat anti Ameriak Serikat. Keuntungan lain dari Mubarak, bahwa selama bertahun-tahun ia berhasil memperlemah oposisi dan melarang organisasi islam yang populer yaitu Ichwanul Muslimin untuk berkembang. Sehingga saat ini tidak ada satupun orang yang cakap dan dikenal luas oleh masyarakat Mesir untuk memimpin negeri itu. Salah satu tokoh yang diunggulkan, yaitu Mohamad Elbaradei, mantan Dirjen Tenaga Nuklir PBB yang kerjanya mengekor keinginan Presiden AS George Bush sebelum perang Iraq, juga tidak berani muncul memimpin para pendemo di Tahrir Square. Ia malah hanya berujar dari kebun halaman rumahnya yang indah di kota Kairo, agar para pendemo tidak menyerang istana Preside Mubarak untuk menyuruhnya turun dari tahta kepresidenannya. Ia bukanlah tipe pemimpin yang berani mati untuk membela kebenaran. Akankah Revolusi Mesir berhenti sampai disini saja, dengan kembalinya Mubarak menjadi Presiden Mesir? Ataukah masih akan ada revolusi lanjutan setelah sholat Jumat besok pagi tanggal 4 Februari 2011? Hanya waktu yang bisa membuktikannya... Silahkan ditanggapi dan semoga bermanfaat. Wassalam, S Roestam http://presidenku.wirenode.mobi dari Ponsel Anda
