----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Arus Sidanta

Sdr. Eddy Gombloh Yth,

Sungguh suatu pemikiran yang bagus dan berani , tulisan anda merupakan
barang langka di Indonesia yang selama ini terbelenggu oleh kehipokritan
agama. Ini baru bisa disebut paradigm shift , selain mental belajar
passing over yang dikembangkan oleh beberapa (segelintir ) ahli agama
baik Islam maupun Kristiani belakangan ini.

Tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap agama yang ada serta
kontribusinya dalam penggalangan moralitas manusia selama sejarah
peradabannya, tulisan anda tersebut paling tidak membuka cakrawala
pemikiran yang selama ini tidak berani dikemukakan oleh mayoritas
penulis Indonesia pada umumnya, sebab mereka takut dicap atheis.

Cacat kecil yang saya catat dari tulisan anda adalah sbb :

1. Rentang waktu 490.000 tahun didalam sejarah manusia yang anda
pertanyakan (?) , yaitu tenggang waktu antara eksistensi manusia dan
peradabannya, menurut hemat saya itu sangat mungkin terjadi,  mengingat
kurva waktu antara peradaban dan tekhnologi sering kali tidaklah linear,
dimana pada awalnya kurva tersebut sangat datar ( kenaikan peradaban /
tekhnologi terhadap waktu sangat lambat ) , tapi apabila mencapai
titik-titik tertentu ( persyaratan tekhnologi tertentu tercapai misalnya
), menjadi menaik dengan tajam. Tekhnologi komputer adalah contoh yang
sangat baik dalam hal ini

2. Pertanyaan anda mengenai penyangkalan Adam-Hawa berdasarkan 4
golongan darah , cukup lemah ( misalnya Adam berdarah A dan Hawa
berdarah B ,maka secara statistik menurut hukum Mendel, memungkinkan
untuk tercapainya keempat jenis darah tersebut didalam keturunannya ),
barangkali penyangkalan berdasarkan teori tentang keberagaman jenis ras
yang ada didunia sekarang ini sudah merupakan bukti yang lebih baik
untuk menyangkal teori Adam-Hawa tersebut, sebab penyimpangan genetis
untuk mencapai keberagaman ras yang ada sekarang ini tidaklah cukup
memakan waktu 10.000 atau bahkan 20.000 tahun saja, sedangkan alkitab
yang ada mencatat bahwa Adam-Hawa mungkin eksis sekitar 5.000 tahun
sebelum Isa, artinya sekitar 7.000 tahun yll .

Sekali lagi, cacat kecil tersebut tidak mengurangi bobot "keberanian"
tulisan anda tersebut. Bravo.

Terima Kasih.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Dec 1998 jam 07:16:36 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke