----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Kekerasan sebagai Model Trend masyarakat Indonesia Baru

"Masyarakat Indonesia baru yang demokratis"
acapkali terlontar dimulut para reformis
baik kalangan mahasiswa, politisi, cendekiawan,
praktisi hukum dan ekonomi maupun pejabat
pemerintah, sebagai wujud masyarakat yang
didambakan dan dituju oleh gerakan reformasi
yang bergulir sejak Mei 1998 lalu. Bagaimana
wujud masyarakat Indonesia baru itu masih
belum memiliki substansi yang tepat namun
secara praktisnya didefinisikan akan sangat
jauh berbeda dengan kondisi masyarakat dalam
Rezim pemerintahan Orde Baru.

Dengan maraknya kerusuhan yang terjadi di
berbagai daerah sakhir-akhir ini, maka
barangkali kita bisa berasumsi bahwa
fenomena kehidupan masyarakat yang penuh
kerusuhan inilah sebagai salah satu bentuk
masyarakat Indonesia baru yang kini menjadi
trend dalam konstelasi sosial politik. Makna
reformasipun seolah semakin jelas sebagai
sebuah tatanan menuju kehancuran atau
reformasi kerusuhan.

Pandangan ini mungkin mengundang caci maki
dan penolakan reformis, tapi apa landasan
teoritis dan empiriknya untuk menyangkal
bahwa kondisi masyarakat saat ini sangat
memprihatinkan akibat bergulirnya issu
reformasi ? Kita mendambakan sesuatu keadaan
yang ideal bagi perbaikan hidup masa depan,
namun dengan niat yang kotor karena ambisi
politik, tentu tak akan mencapai sasaran
yang baik. Niat adalah pondasi perbuatan,
yang artinya siapapun reformis yang berteriak
demokrasi, HAM dan segala macam issu bagi
perbaikan ekonomi dan politik sesungguhnya
berangkat dari niat yang jelek karena penuh
muatan ambisi kekuasaan pribadi dan golongan
sehingga tak mungkin mereka dapat memperbaiki
keadaan, bahkan justru setiap pernyataannya
malah mengundang perpecahan dan pertikaian baru.

Reformasi, okh reformasi, walau wujudnya tak
tampak nyata tapi getaranmu telah meluluh
lantakkan kehidupan masyarakat Indonesia yang
damai dan tenteram, arusmu deras menggoyang
persatuan Indonesia sehingga menimbulkan
curigaku seolah engkau sebuah skenario yang
terprogram menjadi proyek Uni Soviet kedua.
Bangsa dan negaraku diambang perpecahan
seolah melakukan napak tilas kehidupan
bangsa dan Negara Balkan itu yang kini telah
terpecah dalam beberapa negara kecil.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Feb 1999 jam 04:02:27 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke