----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------
Precedence: bulk
RIBUAN BURUH PENDUKUNG MEGAWATI DEMO DI JAMSOSTEK
JAKARTA (2/3/99), Sekitar 1.500 buruh PT Mayatex berdemonstrasi di kantor
PT Jamsostek, Selasa (2/3) siang ini. Para buruh yang datang secara
bergelombang sejak pagi hari itu, memggunakan kaos merah bergambar Ketua
Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dan menuntut agar perusahaan
tempat mereka bekerja memperhatikan hak-hak atas jaminan sosial para pekerja.
Sebagian besar buruh perempuan yang mengaku simpatisan PDI Perjuangan itu
hingga berita ini diturunkan bertekad untuk menginap di kantor PT Jamsostek
sebelum dipertemukan secara tripartit dengan pihak manajemen PT Mayatex dan
pimpinan PT Jamsostek. Menurut Sriyani, pimpinan buruh, sebelum berdemo di
Jamsostek, ribuan buruh yang berasal dari kawasan berikat Nusantara, Jakarta
Utara itu telah dua kali melakukan mogok kerja.
Dalam orasi di halaman kantor Jamsostek, para buruh mempertanyakan
kebijakan perusahaan yang memotong upah mereka untuk dana Jamsostek, tapi
ketika para buruh meminta uang penggantian rawat inap, kadangkala ditolak
perusahaan dengan alasan perusahaan sedang merugi.
"Pihak manajemen perusahaan selalu mengemukakan dalih tersebut,
padahal dalam hitungan kami, perusahaan tidak sedang merugi," ujar Sriyani.
Buruh-buruh perempuan itu dengan bersemangat menyanyikan lagu-lagu
perjuangan, dan menggelar spanduk serta poster yang seluruhnya dominan
berwarna merah. Bunyi poster dan spanduk itu antara lain "Buruh Bersatu Tak
Terkalahkan", "Buruh Pelabuhan Tanjungpriok Berdiri Bersama Ibu Mega Melawan
Kezaliman Pengusaha Tamak", dan "Jamsostek, Ladang KKN-nya
Penguasa-Pengusaha", dan lain-lain.
Menurut Sriyani, para buruh itu akan terus berjuang hingga tuntutan mereka
terpenuhi, dan tidak menutup kemungkinan akan mengerahkan buruh dalam jumlah
yang lebih besar untuk itu. "Kami juga merencanakan untuk mengadukan hal ini
ke Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri red.) dalam waktu dekat," katanya. Ia
mengakui banyak dari antara rekan-rekannya buruh PT Mayatex adalah
simpatisan dan bahkan anggota PDI Perjuangan.
Dalam catatan SiaR, di sejumlah komdes di wilayah DPC Jakarta Utara,
beberapa bulan terakhir diserbu buruh-buruh pelabuhan Tanjung Priok di
Kawasan Berikat Nusantara yang mengurus kartu anggota partai yang baru
mendeklarasikan nama dan lambang baru itu. Para aktivis PDI Perjuangan yang
tergabung dalam Komite Pendukung Megawati (KPM) secara militan terus
membangun jaringan ke kalangan buruh pelabuhan.
"Ibu Mega sering dikritik mahasiswa dan orang-orang yang mengaku
dirinya pintar. Tapi kami buruh punya pandangan sendiri tentang ibu Mega.
Memang orang-orang pintar itu kadang-kadang merasa paling paham tentang
persoalan rakyat, termasuk soal pemimpin bangsa yang menurut mereka paling
pantas. Mereka menganggap kami ini, rakyat kecil bodoh saja," ujar Sriyani
bersemangat saat ditanya mengapa ribuan buruh yang berdemo itu menggunakan
kaos merah bergambar Megawati.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Mar 1999 jam 12:17:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++