---------------------------------------------------------- Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "signoff indonews" need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "info refcard" ---------------------------------------------------------- From: Duta17 In a message dated 12/15/98 1:26:57 AM Eastern Standard Time, merza writes: << Saya sering merenung dan menangis saat-saat mengingat masa kecil yang indah dan mencari jawaban tentang permasalahan yang timbul. tetapi saya tidak pernah menemukan jawabannya. Apakah orang lain tahu jawabannya. Entahlah..........???? >> Komentar saya untuk sdra Merza : Masa kecil yang seperti anda alami tentu banyak pula yang sama mengalaminya. Masa kecil adalah masa yang masih bersih dari nafsu dan kepentingan. Jadi semuanya baik dan indah saja. Namun begitu kita dewasa dan berumah tangga, mulai nafsu membangun singgasana dihati kita. Kalau nafsu sudah menjadi raja, maka tidak ada batasnya lagi keinginan. Tidak ada lagi persahabatan, tidak ada lagi persaudaraan. Tidak batas milik orang milik kita. Semua disikat kalau ada kesempatan. Sebagai ciptaan Tuhan yang bernama manusia memang kita diberi nafsu. Namun melalui petunjukNYA yang kemudian kita kenal sebagai agama, kita diharuskan mengendalikan nafsu. Mengarahkannya sesuai dengan petunjuk agama. Nah apa yang terjadi dimasyarakat kita sekarang, agama hanya sekedar ritual dan seremoni. Tidak dijadikan "way of life". Akibatnya itulah, nafsu yang mengendalikan hidup. Rusaklah semua. Rusaklah keluarga, rusaklah tetangga, rusaklah negara dan rusaklah dunia. Selamat bertemu di neraka. Islam mengenal berbagai cara mengendalikan nafsu. Antaranya berpuasa sebulan penuh Ramadhan. Kalau si Fulan seorang Muslim berusia 50 tahun. Sudah lebih 30 kali dia berpuasa. Namun kalau si Fulan itu pejabat dia tetap saja melakukan praktek KKN. Puasaanya tidak berbekas dalam kehidupannya. Nah.. sebentar lagi kita yang Muslim akan berpuasa pula. Akan puasa ini akan bermanfaat untuk peningkatan taqwa kita?? Silahkan jawab sendiri. Tentang sahabat kecil kita yang Cina, yang Batak, yang Jawa dll, menjadi berbeda setelah dewasa. Ya.. itu tadi karena mereka juga tidak mempraktekkan agamanya dalam kehidupan. Maka kalau dia pengusaha dia akan beli pejabat. Kalau dia boss, maka semua keluarganya ikut bekerja dengannya dan menduduki jabatan penting. Sudah dululah. Banyak lagi yang akan diungkapkan. Lain kali saja. Selamat Berpuasa kepada sesama Muslim. Dan selamat merayakan Natal bagi saudara umat Kristiani. Semoga semua itu membuat kita menjadi lebih ber-iman. Wassalam Dutamardin Umar USA ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Dec 1998 jam 10:47:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
