----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------
From: Harri Daryanto
TERJEBAK PREMIX PALSU
RATUSAN KENDARAAN PENGGUNA PREMIX DI CIREBON DAN INDRAMAYU
Cirebon.
Ratusan pemilik kendaraan bermotor pengguna bahan bakar premix di
cirebon dan sekitarnya terjebak premik palsu yang mereka beli dari beberapa
SPBU (stasiun Penjual Bensin Umum) yang berada di sekitar Cirebon, yang
mengakibatkan kendaraan kendaran tersebut rusak. pihak Pertamina sebagai
pengelola SPBU tersebut saat ini terpaksa memberhentikan dulu penjualan
premix untuk sementara.
beberapa korban premix palsu tersebut ketika ditemui mengatakan bahwa
akibat dari penggunaan premix palsu tersebut mobil mereka menjadi rusak,
seperti diungkapkan Sujati SH penduduk desa Plumbon Kab Cirebon yang
memiliki Honda Acord mengatakan bahawa dia selalu menggunakan premix yang
dibeli di SPBU di Cirebon, sejak beberapa hari ini terpaksa menggunakan
bahan bakar bensin, setelah pada hari jumat pekan lalu mengalami mogok
akibat terjebak premix palsu yang dia gunakan.
Pihaknya bisa mengetahui bahwa premix tersebut palsu setelah
memperbaiki mobilnya di bengkel Honda Cirebon, dan yang membuat mobilnya
mogok tersebut ternyata akibat menggunakan bahan bakar premix palsu,
diungkapkan juga oleh Sujati bahwa korban seperti dirinya memang cukup
banyak di Cirebon.
sementara itu korban lain yang ditemui Dr Liana penduduk Indramayu
mengatakan bahwa dia terpaksa memanggil Astra service dari Cirebon untuk
memperbaiki mobil Corola Twicamnya, yang rusak akibat menggunakan premix
palsu yang dia beli dari SPBU di Singaraja Indramayu. tetapi kejadian
tersebut ternyata terulang pada hari minggulalu.
Padahal mobil miliknya menggunakan bahan bakar premix yang dibeli
ditempat lain yaitu di Cirebon, Terungkapnya setelah Dr Liana
memeriksalkankan kembali mobilnya yang mogok ke ASTRA Sevice, yang ternyata
rusaknya mobil tersebut diakibatkan lagi oleh ulah bahan bakar palsu premix.
Sementara itu pihak Astra Service di Cirebon mengaku hingga hari Senin
Lalu 13/12 tercatat 48 kendaran yang diakibatkan premix palsu ini telah
diservice olehnya. seluruh kendaraan tersebut ternyata menggunakan bahan
bakar premix yang dibeli di Cirebon dan Indramayu.
Hal serupa juga diakui oleh bengkel Honda di Cirebon, pihak bengkel
Honda di Cirebon mengaku cukup repot dengan kejadian hampir sebagian
kendaraan yang rusak dan mogok, mengalami jalan nggak stabil dan sering
tersendat-sendat. bahkan ketika awal pemeriksaan terhadap kendaraan yang
mengalami mogok akibat kejadian BBM palsu ini sempat membingungkan. karena
deteksi dini hampir sulit dan tidak yakin hal ini akibat SPBU menjual Premix
palsu.
Hasil penelitian sementara dari para bengkel tersebut diduga premix
palsu yang di jual oleh SPBU di Cirebon dan Indramayu ini adalah tetap
vahan bakunya premix yang dicamour dengan minyak tanah, adapuin kandungan
minyak tanah pada premix palsu tersebut diperkirakan sekitar 40 % dari
kadar premix tersebut.
Sementara itu pihak Pertamina Cirebon yang ditemui penulis mengakui
bahwa beberapa SPBU penjual premix terpksa untuk sementara di tutup
sementara itupun hanya pelayanan untuk BBM premix saja tetapi tidak
dijelaskan jumlah SPBU yang ditutup untuk pelayanan BBM prmix.
Hanya menurut Pertamina di Cirebon mengatakan bahwa BBM premix
pengirimannya dilaksanakan suply dari Jakarta dan produsen premix adalah PT
HUMPUSS dan PT ELNUSA, sementara teguran ke PT HUMPUSS dan PT ELNUSA telah
di laksanakan sejak akhir pekan lalu.
Sumber lain yang ditemui penulis mengatakan apakah dengan terjadinya
kejadian ini ada dampak politik, karena kedua penyalur BBM premix tersebut
adalah milik dari anak mantan persiden RI ke II (Pak Harto) yang saat ini
sedang diusut harta kekakyaanya.(Harri Daryanto)
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 Dec 1998 jam 10:47:44 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++