---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- From: "zelda" Kepada semua kawan-kawan seperjuangan: Komite Januari 26 menghendaki satu Hari Solidaritas Internasional dengan masyarakat adat (Aboriginal) di Australia. Tanggal 26 Januari 1788, Australia diserbu oleh Negeri Inggeris Imperialis. Ingerris menuntut kedaulatan atas Australia berasas doktrin Terra Nullius (Tanah Kosong). Sejak hari itu, masyarakat Aboriginal di Australia selalu telah menolak tuntut tersebut dan terus menuntut kedaulatan atas Australia sampai sekarang. Inggeris membawa permerintah dan kapitalisme ke Australia sebelum 26 Januari 1788, Australia didiami oleh lebih dari 500 kaum-kaum berbeda. Sebelum Inggeris menyerbu, tidak ada negara atau negeri yang merupa bentuk negara modern. Kaum Anarko-Sindikalis Melbourne (ASG-M) dan Buruh dalam Industri Internasional Australia (I.W.W.) telah meyusun sebuah panitia untuk mengorganisir sehari aksi solidaritas internasional dengan seluru masyarakat Aboriginal di Australia, dan khusus dengan perjuangan masyarakat Mirrar yang genting sekarang. Saat ini, masyarakat Mirrar, dari Northern Territory (Australia Utara), sedang perjuangkan menentang pelanggaran kedaulatan mereka oleh permerintah Australia Nasional dan perusahaan pertambangan Energy Resources Australia. Perusahaan ERA itu ingin menambang dalam daerah Warisan Dunia (World Heritage) yang ada di dalam tanah Mirrar di Jabiluka, pas disebelah Taman Nasional yang paling besar di Australia, Kakadu. Jabiluka adalah kira-kira 400 kilometer ke timur dari Darwin. Penambangan berencana itu dilaksanakan menentang keinginan dan tampa persetujuan masyarakat Mirrar, kaum Mirrar sendiri yang mendiami tanah tersebut. Sungguh-sungguh, mereka yang pernah mendiami tanah-air mereka selama 40,000 tahun . Disamping pelanggaran kedaulatan masyarakat Mirrar, perusahaan ERA menambang uranium, sebuah isotop radioaktip, dan hasil sambilanya beracun dan berbahaya sekali untuk kesehatan manusia. Pertambangan itu akan menyebabkan banyak kerusakan yang tidak dapat diperbaiki kepada lingkungan dan ekologi lokal, dan selanjutnya, kepada kebudayaan Mirrar. Penambangan di Jabiluka, di atas tanah Mirrar, yaitu satu lagi contoh dari perang sukubangsa yang terus membebani rakyat Aboriginal di Australia. Perang sukubangsa itu mulai dengan serbuan Inggeris di 1788 dan terus melanjutkan hari ini, oleh lembaga-lembaga penjajahan, dengan bantuan dan dukungan pemerintah nasional Australia. Kami meminta sama semua anggota IWW dan semua kawan-kawan seperjuangan, tolong mengorganisir aksi-aksi solidaritas di daerah lokal mereka untuk tanggal 26 Januari 1999. Demonstrasi, pemogokan, pertemuan umum dan lain lain. Kami mengusulkan kedutaan Australia (ada satu di Jakarta dan satu di Medan), misi perdagangan Australia, dan perwakilan perusahaan Australia sebagai sasaran untuk demonstrasi dll. Perusahaan ERA dimilik North, yang berdagang di Indonesia sebagai PT North Mining Indonesia, dan mereka juga punya pertambangan di Aceh, Sulawesi dan NTT. Alamat kantornya adalah : PT North Mining, Gedung Artha Graha, lantai 25, Jl Jenderal Sudirman Kav. 52-3, Jakarta Selatan 12190 PT North Mining Toraja, Jl Sumur Manurung no 7, Polewali, Sulawesi Selatan PT Newcrest (North JV Bima), Jl Gajah Mada no 8, kel. Monggonao Kec Rasanae, Bima, Sumbawa PT Rikit Alas Mineral (North JV Aceh), Jl Blangkejeren-Takengon km.28, kec. Rikit Gaib, Aceh Tenggara Kami menghormati dan mendukungi perjuangan rakyat Indonesia untuk reformasi total, atau revolusi sosial. Dengan aksi solidaritas internasional, kami menunjuk kekuasaan dan kekuatan gerakan rakyat. Tanggal 26 Januari yaitu penting sekali di Australia. Kami ingin bangunkan satu Hari Aksi Solidaritas Internasional untuk mengakui dan menyokong hak asasi manusia masyarakat Aboriginal disini. Kawan-kawan di Indonesia harap bisa ikut serta dengan kami; dan harap beri tau apakah tanggal dan sasaran yang penting disitu supaya kita bisa saling menolong. Harap sampaikan pesan ini kepada semua kawan-kawan di Indonesia yang ingin mendukung perjuangan masyarakat adat di Australia, dan harap kasih tau bagaimana kami (federasi anarkis australia) bisa mendukung perjuangan rakyat Indonesia. Merdeka total untuk seluruh rakyat! ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Jan 1999 jam 09:54:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
