---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Krisis Kepemimpinan dan Masalah bangsa Kalau tidak diambil langkah-2 yang tepat dan nafsu angkara murka yang dikedepankan, maka bukan mustahil dalam waktu dekat ini bukan lagi jutaan rakyat yang hidup dalam garis kemiskinan tetapi jutaan rakyat yang mati karena kelaparan. Demikian juga bukan mustahil negara kesatuan republik Indonesia hancur lebur berantakan menjadi negara-2 kecil Bukan saja Timor Timor, Aceh dan Riau menjadi negara merdeka berdiri sendiri, tetapi daerah lain juga akan menuntut kemerdekaannya. Bisa saja satu Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi sepuluh negara Merdeka, termasuk timbulnya negara kota. Kalau sudah jadi begini, maka tiap negara baru tersebut akan menghadapi guncangan internal berupa emigran gelap dan kemungkinan juga perang perbatasan . Intervensi asing dengan mudah masuk tanpa perlu diundang , untuk mengamankan investasinya. Bahaya tersebut sudah didepan mata, mengingat nasionalisme yang sudah terkena erosi, banyak orang berfikir dimana bisa hidup dengan tenang bukan bagaimana bisa hidup dengan tenang di negara tercinta INI, mereka sudah banyak yang berbicara mengenai egonya bukan kepentingan negara dan bangsa. Untung hal diatas merupakan ilusi karena keputus asaan melihat tingkah pola para pemimpin bangsa saat ini ,tetapi kemungkinan terjadinya hal tersebut bukan pula suatu kenihil. Di grass roots masih lebih banyak yang mendambakan persatuan kesejahteraan bangsa dan negara, mereka secara kritis menilai ucapan dan langkah para pemimpin yang ada sekarang ini, mana pemimpin sejati mana pemimpin yang mempunyai visi dan program yang jelas dan mendinginkan hati rakyat , mana pemimpin yang ucapan dan sikapnya hanya membangkitkan emosi rakyat hanya untuk menarik calon pemilih. Rakyat menginginkan Pemimpin yang akan menjawab masa depan yang berfikiran jernih berwawasan modern demi bangsa dan negara, bukan pemimpin dengan typical menangisi masa lalu , mempertahan masa kini atau hanya dengan target memenangkan pada pemilu besok. Essensi masalahnya sekarang kita menghadapi Krisis Kepemimpinan yang berwatak, akibatnya tegaknya, Ham dan demokrasi serta kesejahateraan rakyat lebih banyak merupakan komoditi politik daripada dilakasanakan. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Mar 1999 jam 10:30:19 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
