---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Monday 29 March 1999 15:30 UTC ** POLISI KALIMANTAN TANGKAP 55 ORANG ** PERUSAHAAN TELKOM BELANDA DITUDUH MENYUAP ORANG-ORANG BERPENGARUH INDONESIA ** PM RUSIA YEVGENI PRIMAKOV BERTOLAK KE YUGOSLAVIA ** PRESIDEN PARAGUAY RAUL CUBAS LENGSER ** TOPIK GEMA WARTA: INTERVENSI MAHKAMAH AGUNG TERHADAP KPU BISA BAHAYAKAN PEMILU ** TOPIK GEMA WARTA: PARA EKS TAPOL PASTIKAN SOEHARTO KUDETA SOEKARNO * POLISI KALIMANTAN TANGKAP 55 ORANG Polisi di Kalimantan menangkap 55 orang yang diduga terlibat kerusuhan etnik. Dua minggu belakangan sekitar 200 orang tewas akibat kerusuhan yang pecah antara penduduk asli dan kaum pendatang dari Madura. Jumlah pengungsi di Pontianak sementara ini dikabarkan telah mencapai lebih dari 20 ribu orang, dan jumlah itu masih meningkat terus. Di Jakarta puluhan orang Madura melakukan aksi protes yang berlangsung tanpa insiden. Sementara ini KomNasHam mengumumkan akan melancarkan penyidikan indipenden terhadap sebab musabab kekerasan etnik di Kalimantan. * PERUSAHAAN TELKOM BELANDA DITUDUH MENYUAP ORANG-ORANG BERPENGARUH INDONESIA Programa televisi Belanda Netwerk, dalam sebuah siarannya melaporkan memiliki bukti-bukti bahwa KPN yaitu perusahaan telekomunikasi Belanda, menyuap orang-orang Indonesia berpengaruh untuk bisa masuk ke dalam pasar telekomunikasi Indonesia. Untuk menghilangkan jejak, perusahaan Belanda tersebut, dilaporkan menggunakan rekening palsu dari perusahaan-perusahaan semu. Lebih lanjut, KPN dilaporkan juga memberikan jaminan finansial kepada seorang teman mantan Menteri Pariwisata dan Telekomunikasi Indonesia, yang berjumlah sekitar 100 juta dolar. Berbagai anggota parlemen Belanda telah meminta penjelasan mengenai kebenaran berita tersebut kepada Menteri Muda Perhubungan Monique De Vries. Pada saat hal itu terjadi, KPN masih berstatus BUMN. Sebelumnya, perusahaan ini juga dituduh melakukan penyuapan di Czeko. * PM RUSIA YEVGENI PRIMAKOV BERTOLAK KE YUGOSLAVIA Perdana Menteri Rusia Yevgeni Primakov bersama Mentri Pertahanan Igor Sergeyev Selasa besok bertolak ke Yugoslavia sehubungan dengan krisis Kosovo. Misi kedua pejabat Rusia tersebut dimaksudkan untuk mencari pemecahan diplomatik bagi konflik Kosovo. Demikian pernyataan juru bicara Kremlin. Pemerintah Rusia pagi tadi melakukan sidang kilat untuk membicarakan krisis Yugoslavia. Seusai sidang, Menteri Pertahanan Igor Sergeyev mengatakan seribu orang di Yugoslavia tewas akibat serangan udara NATO. Korban tewas terutama adalah penduduk sipil. Sementara ini tiga mantan menteri Rusia secara pribadi berupaya bertindak sebagai perantara Barat dan Yugoslavia. Tetapi prakarsa mereka nampak bakal gagal karena Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic tidak bersedia menerima mereka. Serangan udara NATO Ahad kemarin antara lain memusnahkan sasaran-sasaran Serbia di Kosovo, termasuk juga markas besar polisi di Pristina. Ofensif NATO hari-hari mendatang terutama ditujukan untuk memusnahkan tank-tank dan artileri tentara Yugoslavia di Kosovo. Bagi penduduk Kosovo keadaan di sana hari-hari belakangan makin memburuk saja. Puluhan ribu penduduk keturunan Albania melarikan diri ke negara jiran Makedonia dan Albania. * PRESIDEN PARAGUAY RAUL CUBAS LENGSER Presiden Paraguay Raul Cubas telah lengser. Dalam pidatonya melalui televisi, Cubas menyatakan tidak lagi bersedia memikul tanggungjawab atas pembantaian di negerinya. Cubas lengser menyusul kerusuhan berdarah yang melanda Paraguay selama satu minggu, yang menewaskan paling sedikit empat orang. Presiden Cubas terancam dipecat oleh parlemen karena membebaskan Jenderal Lino Oviedo yang dipenjara atas tuduhan berupaya melakukan kudeta. Oviedo melarikan diri dari Paraguay dengan sebuah pesawat udara, tetapi beberapa jam kemudian ia berhasil ditangkap di Buenos Aires, ibukota Argentina. Kekerasan politik di Paraguay mencapai puncaknya Selasa lalu menyusul pembunuhan Wakil Presiden Luis Maria Argana, oponen Cubas. Sesuai UUD Paraguay, ketua Senat, yaitu Luis Gonzales Macchi, akan dilantik sebagai presiden baru. * KHATAMI TUNDA KUNJUNGAN KE PERANCIS Presiden Iran Mohammad Khatami, menunda kunjungan ke Perancis untuk waktu yang tidak ditentukan. Sedianya kunjungan Khatami ke Paris dijadwalkan April nanti. Tetapi pemerintah di Teheran menyatakan gagal mencapai kesepakatan dengan otorita Perancis mengenai penghargaan norma-norma Islam. Kunjungan Presiden Iran yang moderat itu seharusnya merupakan kunjungan kedua di sebuah negara Barat. Awal bulan ini Khatami bertolak ke Italia. Ketika itu Iran mengecam keras sikap pemerintah Italia yang mengijinkan kelompok-kelompok oposisi Iran berdemonstrasi. * GAJI PEGAWAI ISRAEL DINAIKKAN 4,8% Serikat-serikat buruh di Israel mencapai kesepakatan dengan Departemen Keuangan mengenai kenaikan gaji bagi para pegawai. Kesepakatan dicapai menyusul aksi mogok besar-besaran yang berlangsung selama empat hari. Perjanjian yang mencakup kenaikan gaji sebesar 4,8 persen akan ditandatangani pihak-pihak yang bersangkutan Senin ini. Serikat buruh Histadrut sebelumnya menuntut kenaikan gaji 14 persen selama dua tahun, tetapi dari awal Departemen Keuangan hanya berniat menaikkan gaji empat persen. Aksi mogok empat hari dilakukan oleh pegawai bandar udara, kereta api, rumah sakit dan perusahaan listrik. * BANYAK KOMPUTER TERCEMAR VIRUS MELISSA Sejumlah perusahaan besar di Amerika Serikat menutup kotak pos elektronik mereka karena khawatir akan virus komputer baru. Menurut para pakar komputer, virus yang dinamai Melissa itu, menyebar dengan sangat pesat. Jum'at lalu puluhan ribu komputer swasta maupun perusahaan komputer tercemar virus Melissa. Dengan pembiakkan yang sangat pesat, virus komputer tersebut melumpuhkan pos elektronik. * JUMLAH KORBAN TEWAS DI INDIA UTARA AKIBAT GEMPA BUMI MENINGKAT TERUS Jumah korban tewas akibat gempa bumi yang melanda India Utara meningkat menjadi 70 orang. Pusat gempa bumi terletak di negara bagian India Uttar Pradesh, sekitar 300 kilometer sebelah Timur Laut ibukota New Delhi. Dikabarkan gempa bumi berkekuatan 6,8 pada skala Richter. Diberitakan pula adanya lebih dari 20 gempa susulan. Menurut otorita setempat sementara ini lebih dari 42 jenazah telah ditemukan. Diperkirakan kerusakan materiil cukup besar, tetapi sejauh ini data mengenai hal itu belum diturunkan karena terpencilnya daerah yang dilanda gempa bumi. Sarana listrik dan telekomunikasi mati. Gedung-gedung mengalami kerusakan, bahkan sampai di New Delhi. Dikhawatirkan jumlah korban tewas akan meningkat terus. Tim medis dan regu penyelamat lainnya telah dikirim ke daerah naas itu. * CAMPUR TANGAN MAHKAMAH AGUNG TERHADAP KPU BISA BAHAYAKAN PEMILU intro : Mahkamah Agung mengintervensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan merusak integritasnya. Akibatnya pelaksanaan pemilu bisa terancam. Sikap Mahkamah Agung itu tidak mencerminkan itikad yang reformis. Demikian tanggapan anggota KPU, Adi Andoyo, mantan ketua muda Mahkamah Agung, mengenai fatwa Mahkamah Agung yang menganulir keputusan KPU yang melarang menteri berkampanye. ADI ANDOJO [AA]: KPU melarang menteri itu tidak bisa. Tapi KPU bisa melarang parpol untuk berkampanye dengan melibatkan menteri yang menjadi jurkamnya atau menjadi ketuanya di situ lalu berkampanye itu bisa mengatur. Jadi KPU bisa mengatur melalui parpolnya. RADIO NEDERLAND [RN]: Tapi dalam prakteknya bagaimana, bisa mengatur parpol tetapi tidak bisa mengatur menteri yang berkampanye? AA: Kalau langsung pada mentri, itu kan haknya presiden sebab mentri itu pembantu presiden. KPU tidak bisa menjangkau ke sana. Tapi KPU bisa melarang parpol agar mentri tidak berkampanye. RN: Jadi dalam prakteknya itu, kalau seorang mentri melakukan kampanye bagi suatu partai politik, yang ditindak adalah partai politiknya dan bukan menterinya. AA: Ya, partai politiknya, bukan menterinya. Tapi partai politiknya akan diberi sanksi. RN: Apakah Bapak sebagai anggota KPU puas dengan fatwa Mahkamah Agung ini? AA: Saya tidak puas sama sekali karena dikembalikan kepada presiden kan untuk menggunakan hak prerogatifnya melarang atau tidak. Itu kan sudah mencampuri KPU sebetulnya. Itu merupakan intervensi pada KPU. Selanjutnya, partai-partai politik yang duduk dalam KPU dilarang juga. Itu sudah tidak memenuhi aspirasi rakyat, tidak menyambut reformasi. Kalau nanti ancaman mereka mau mundur menjadi kenyataan, maka kita repot sekali. Pemilu bisa terancam tidak bisa dilaksanakan. Itu yang berbahaya menurut saya. RN: Jadi fatwa Mahkamah Agung itu sangat merusak citra KPU? AA: Bukan citranya, tapi integritas KPU. KPU kan diangkat oleh presiden untuk melaksanakan pemilu dengan jujur, adil, dan tidak memihak. Kalau sudah ada yang mengintervensi begini, itu kredibilitas KPU diragukan nantinya. RN: Apakah sudah ada anggota KPU yang ingin mundur karena tidak puas dengan intervensi Mahkamah Agung? AA: Belum, karena fatwa Mahkamah Agung belum disampaikan ke rapat pleno, mungkin besok (Selasa, red). Jadi anggota KPU secara resmi belum tahu. RN: Mengenai pengunduran diri mantan Mendagri Rudini sebagai ketua KPU bagaimana? AA: Itu juga belum sebab secara resmi belum tahu fatwa Mahkamah Agung itu bagaimana bunyinya. Besok mau dibawa ke rapat pleno dulu. Pak Rudini kan juga dari partai. Saya pikir, Mahkamah Agung itu tidak berani memenangkan rakyat, tetapi lebih berpihak pada penguasa. Ini yang dari dulu saya sayangkan, sudah berapa kali ini. Dan kinerjanya kan masih orang-ornag itu juga yang dulu di Orde Baru, belum ada penggantian sama sekali. Ini payah ini. RN: Demikian Adi Andojo, seorang anggota KPU. * PARA EKS TAPOL PASTIKAN SOEHARTO KUDETA SOEKARNO Intro: Pakar hukum Albert Hasibuan yang dahulu ketika aktif di Golkar berkali-kali mendukung pencalonan Soeharto, kini balik gagang dan meminta agar Soeharto segera dipanggil oleh Jaksa Agung Andi Muhamad Ghalib. Soeharto harus mempertanggungjawabkan keterlibatannya dalam G30S, katanya kepada harian Merdeka. 'Keroco-keroconya saja saja dikukum berat apalagi aktornya', ujar Albert. Hendardi dari PBHI juga mengharapkan Soeharto diperiksa karena ia pun harus mempertanggungjawabkan peristiwa G30S. Selama ini mantan anggota ABRI yang baru-baru ini dibebaskan yaitu ex Kolonel Latief, Bungkus dan Marsudi dari AURI sudah diwawancara pers Jakarta. Bagaimana versi pihak sipil terhadap peristiwa G30S itu? Berikut keterangan Asep Suryaman, anggota Biro Khusus PKI yang dulu disebut BC, singkatan Biro Chusus, dan dosen Akademi Ali Archam. ASEP SURYAMAN [AS]: Pada waktu itu di dalam PKI kan tidak ada rencana untuk mengadakan kup itu. Yang ada itu rencana Aidit dengan orang-orang militer. Jadi, yang memberontak kepada jenderal-jenderal itu adalah orang-orang militer. Begitu. Karena PKI kan nggak punya senjata. Sebab kalau PKI yang menggerakkan saya kira tidak akan begini caranya. Dan tidak akan secepat begini persiapannya itu. Persiapannya itu sangat sedikit sekali, antara bulan Agustus sampai September. Kira-kira dua bulanlah. Lha bagaimana mau mengadakan suatu perebutan kekuasaan dengan waktu dua bulan, kan kurang cukup. Jadi sebetulnya bukan PKI yang mau mengadakan gerakan itu, tetapi khusus oknum PKI yang ketuanya Aidit itu. RADIO NEDERLAND [RN]: Kan ternyata Soeharto juga bermain. Nah, ada yang mengatakan, tidak mungkin Kostrad datang di daerah, bersenjata lengkap dengan peluru tajam, tanpa persetujuan Pangkostrad waktu itu. Kenyataannya juga bahwa Untung, Latief dsb, kan adalah anak buahnya. Menurut Bapak, Soeharto sebetulnya mainannya bagaimana? Masuk salah satu dari dua, atau dia merupakan kelompok ketiga? AS: Waduh, kalau saya ini terus terang saja kurang bisa mengetahui Soeharto dengan orang-orangnya itu. Karena itu yang tahu kan orang-orang militer, seperti Pak Latief, Pak Bungkus dan anak buahnya. Tetapi kalau saya, karena saya endak tahu, saya tidak bisa menyebutkan apa-apa tentang Soeharto di dalam masalah militer itu. RN: Tetapi Bapak kan bisa menganalisa sendiri kan. Bapak juga sempat bicara-bicara mungkin dengan orang-orang Biro Khusus dulu, orang-orang militer di dalam, cerita-cerita ini kan juga beredar dalam penjara pada tahun-tahun pertama, kan? Nah, kalau analisa Bapak sendiri kira-kira bagaimana? Bagaimana peranan Soeharto? AS: Kalau menurut pendapat saya, karena Soeharto itu memang ingin mengadakan kup terhadap Soekarno. Maka dia melanjutkan G30S yang gagal itu, dilanjutkan oleh dia untuk merebut kekuasaan Soekarno, dengan istilahnya Supersemar, atau dengan cara-cara yang lain. RN: Ada yang mengatakan bahwa akhirnya Soeharto kecewa karena Bung Karno menunjuk Pranoto. Oleh karena itu dia mengambil langkah yang baru sama sekali, langsung berhadapan dengan Soekarno, padahal dulunya dia hanya ingin menggeser Yani? AS: Ya, kalau soal itu, memang saya bisa mengetahui. Jadi, memang Soeharto sendiri sebetulnya ada niat untuk bisa merebut kekuasaan Soekarno itu sendiri. Jadi, dengan adanya G30S yang gagal, kemudian dia pakai untuk melanjutkan perebutan kekuasaan oleh Soeharto terhadap Bung Karno. Dan memang nyatakan begitu. Jadi sebetulnya yang menggulingkan Soekarno itu bukan PKI, tetapi adalah Soeharto sendiri. RN: Tapi kan kita lihat bagaimana dia (Soeharto, Red) begitu pintar dan lihai selama 32 tahun berkuasa. Tentunya sebelumnya, dia juga sudah punya pemikiran-pemikiran seperti yang Bapak sebutkan tadi. AS: Ya betul. Jadi dia sebetulnya ada rencana. Ya mungkin, permulaannya masih kecil, tapi kemudian dia melihat situasi. Itu dia bisa mengambil kesimpulan bahwa sayalah yang harus merebut kekuasaan Soekarno dan menjadi presiden Republik Indonesia. RN: Dalam wawancara baru-baru ini, Pak Latief mengatakan bahwa dia sangat dekat dengan Soeharto. Dia laporkan segala sesuatu kepada Soeharto. Demikian pula Untung. Jadi Soeharto pasti sudah mencium bau bahwa mungkin ada gerakan atau rencana dari Aidit, terus dia mendahului Aidit. Bagaimana Pak? AS: Ya saya kira bukan mendahului. Tapi G30S yang telah gagal itu kemudian dilanjutkan oleh Soeharto dengan menggunakan kekuatannya untuk merebut kekuasaan. RN: Siregar, tokoh PKI yang melarikan diri ke Belanda pernah membuat buku, dia katakan bahwa komandan-komandan pasukan waktu kumpul di Jakarta sempat dipertemukan oleh Soeharto. Soeharto sendiri tidak hadir, tapi perwira-perwira dari berbagai kesatuan ini berkumpul. Tanpa ada instruksi dari Soeharto, kan mereka datang dari daerah, tidak mungkin mereka mau hadir dalam pertemuan itu. Di situ ada yang mengatakan bahwa Soeharto adalah orang kita. AS: Kalau mengenai soal militer ini, terus terang saja seperti tadi sudah saya katakan, bahwa dalam BC itu saya tidak campur, dalam soal gerakan ini. Jadi dengan sendirinya saya tidak bisa bilang apa-apa tentang Soeharto dan sebagainya. Semestinya yang paling tahu ya teman-teman seperti Pak Latif, Pak Bungkus, Pak Marsudi yang orang militer. Kalau saya kan bukan orang militer, orang BC tapi BC yang pada waktu itu tidak direkrut, ikut dalam pemberontakan itu. Saya disisihkan saja. Jadi saya tidak tahu tentang masalah gerakan militer itu bagaimana, permainannya, Soeharto dengan Latief atau Soeharto dengan yang lain-lain. Saya tidak tahu. RN: Demikian Asep Suryaman, tokoh Biro Khusus PKI yang baru dibebaskan. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 29 Mar 1999 jam 17:38:42 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
