----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Tuesday 20 April 1999 14:40 UTC



** HABIBIE AKAN BERTEMU HOWARD, WIRANTO BERADA DI DILI

** WISMA GEREJA KATOLIK DI KARE, UJUNG PANDANG DIBAKAR

** PRESIDEN MILOSEVIC SEMAKIN KEHILANGAN DUKUNGAN

** KOREA SELATAN DIANCAM AKSI MOGOK MASSAL

** TOPIK GEMA WARTA: KEKERASAN DIKHAWATIRKAN MENUJU KEPADA PEMBUNUHAN
POLITIK




* HABIBIE AKAN BERTEMU HOWARD, WIRANTO BERADA DI DILI
Presiden B.J Habibie akan bertemu dengan Perdana Menteri Australia John
Howard tanggal 27 April mendatang di Bali. Pertemuan ini tidak hanya
membicarakan masalah Timor Timur tetapi juga hubungan bilateral antara
kedua negara. Demikian dinyatakan Dewi Fortuna Anwar, penasehat Presiden
Habibie urusan luar negeri kepada para wartawan. Sementara itu,
Menhankam Pangab Jenderal Wiranto sedang berkunjung di Timor Timur,
setelah pecah pertikaian yang menewaskan puluhan orang, terutama warga
sipil. Wiranto diharapkan dapat mempertemukan pihak-pihak yang pro-
kemerdekaan dan pro-integrasi, untuk mencapai gencatan senjata. Jenderal
Wiranto akan bertemu dengan kelompok pro-integrasi Selasa ini dan
kelompok pro-kemerdekaan Rabu besok sebelum kembali ke Jakarta. Menurut
harian Australia Sydney Morning Herald, Menhankam tidak berniat melucuti
senjata kelompok-kelompok milisi yang dilatih dan dipersenjatai oleh
ABRI yang kini menyebut diri TNI-AD.


* WISMA GEREJA KATOLIK DI KARE, UJUNG PANDANG DIBAKAR
Sekitar 1000 orang massa yang mengamuk membakar wisma pastor Gereja
Katolik Paroki Kare di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, Senin malam
kemarin. Sejumlah mobil dan gedung lainnya juga turut terbakar. Menurut
para saksi mata, polisi melepaskan tembakan ke udara, dan beberapa orang
diberitakan cedera. Pembakaran wisma pastor gereja Katolik ini terjadi
lima jam setelah pemboman di Mesjid Raya Istiqlal, Jakarta. Presiden
B.J. Habibie menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk tetap tenang dan
jangan mau disulut orang-orang yang ingin menciptakan kerusuhan.
Beberapa bulan terakhir Indonesia sering dilanda kerusuhan agama,
terutama antara umat muslim dan Kristen. Yang terparah terjadi di
Maluku, sekitar 300 orang warga tewas menjadi korban.


* PRESIDEN MILOSEVIC SEMAKIN KEHILANGAN DUKUNGAN
Presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic, semakin ditekan politikus dan
kaum elit negaranya, untuk mencari kesepakatan mengenai Kosovo. Demikian
Menteri Luar Negeri Italia, Lamberto Dini, yang tidak mau menyebutkan
sumber informasi. Kemungkinan pernyataan ini didasari berita Kedutaan
Besar Italia di ibukota Beograd, satu-satunya kedutaan besar anggota
NATO yang masih dibuka. Di lingkungan Milosevic semakin berkembang
keraguan akan besarnya kesempatan untuk menang, dan semakin meningkat
dukungan agar Milosevic mencari jalan keluar diplomatik. Sementara itu,
semakin berkurang jumlah pengungsi yang datang dari Kosovo. Akhir pekan
lalu, diberitakan kedatangan pengungsi yang masih berada sekitar 30
kilometer dari perbatasan, tetapi menurut organisasi pengungsi PBB,
UNHCR, kemungkinan mereka diperintahkan kembali ke Kosovo, oleh tentara
Yugoslavia. Selasa ini NATO memasuki hari ke-28 serangan udara di
Yugoslavia. Sejumlah kota besar kembali menjadi sasaran, terutama kota
industri Nis di Serbia Selatan, Beograd serta Pristina. Menurut Perdana
Menteri Inggris, Tony Blair, NATO menghancurkan lima tank, empat
kendaraan panser dan 20 kendaraan militer lainnya. Sementara Amerika
Serikat telah mengirim beberapa ratus anggota satuan parasut, yang
bertugas melindungi helikopter tempur Amerika, Apache, yang diterbangkan
Selasa ini dari Italia ke Albania. Selasa ini juga di ibukota Beograd,
tiba kepala Gereja Katholik Ortodoks Rusia, dalam rangka misi
perdamaian. Patriarch Alexi, akan berbicara dengan Presiden Yugoslavia,
Slobodan Milosevic.


* KOREA SELATAN DIANCAM AKSI MOGOK MASSAL
Presiden Korea Selatan Kim Dae Yung mengancam akan memberlakukan
kebijakan tegas terhadap para pegawai metro, atau kereta bawah tanah
yang melakukan aksi mogok massal tidak resmi. Sejak Senin kemarin, di
seluruh wilayah Korea Selatan, termasuk di ibukota Seoul, antara 15.000
hingga 20.000 orang anggota serikat buruh yang bekerja di perusahaan-
perusahaan negara, melakukan aksi mogok kerja memprotes ancaman
pemecatan massal. Di Seoul, sekitar 9000 pegawai metro melakukan aksi
mogok kerja. Agar angkutan umum ini tetap dapat digunakan, maka para
pegawai yang bukan anggota serikat buruh dan tentara, mengambil alih
pekerjaan rekan-rekan mereka. Presiden Kim Dae Yung berpendapat, aksi
mogok ini tidaklah resmi, karena pihak serikat buruh sebelumnya tidak
berunding dengan direksi. Polisi sedang mencari 19 ketua serikat buruh
yang menyelenggarakan aksi mogok para pekerja metro, yang diberitakan
bersembunyi di Gereja Kathedral di ibukota Seoul.


* PBB MENYERUKAN TALIBAN MELANJUTKAN PEMBICARAAN PERDAMAIAN
Dewan Keamanan PBB menyerukan kepada rejim Taliban di Afganistan untuk
secepat mungkin melanjutkan pembicaraan perdamaian. Minggu lalu Taliban
menangguhkan pembicaraan dengan pemimpin milisi Ahmad Syah Massud,
setelah bertikai mengenai siapa yang harus memimpin pemerintah koalisi
yang akan dibentuk. Empat hari kemudian Taliban kembali menyerang
Afganistan Utara. Dewan Kemanan PBB menyatakan, sangat kuatir akan
situasi di negara tersebut, dan menuduh Taliban berulang kali melanggar
hak asasi manusia. Selain diskriminasi terhadap wanita dan anak-anak
perempuan, Taliban juga menahan dan mengeksekusi pihak oposisi.


* PERSETUJUAN ANTARA KONGO DAN UGANDA
Presiden Kongo, Laurent Desire Kabila menyatakan mencapai kesepakatan
dengan Presiden Uganda Yowere Museveni di Libya. Di dalam persetujuan
ditetapkan, tentara Uganda akan ditarik mundur dari Republik Demokrasi
Kongo. Sebagai gantinya akan ditugaskan tentara perdamaian internasional
antara lain dari Libya dan Eritrea, yang akan mengawasi gencatan
senjata. Presiden Kabila menekankan, perundingan masih akan dilanjutkan
sebelum dicapai persetujuan perdamaian yang definitif. Seperti diketahui
pemberontak Kongo mendapat dukungan dari Uganda dan Ruanda. Sementara
itu pemimpin pemberontak Kongo, Ernest Wamba menyatakan, persetujuan ini
tidak mempunyai arti sedikit pun, karena pihaknya tidak dilibatkan dalam
pembicaraan.


* KETURUNAN NEANDERTHALER DENGAN CRO-MAGNON
Dua jenis manusia purba, Neanderthaler dan Cro-magnon, ternyata pernah
hidup bersama dan mempunyai keturunan. Menurut seorang ilimuwan Amerika
Serikat, hal ini dapat dibuktikan lewat tengkorak yang berusia hampir
25.000 tahun, dan ditemukan di Portugal. Untuk pertama kali dapat
ditunjukkan dengan jelas campuran kedua jenis manusia purba tersebut.
Sampai saat ini dinyatakan, kedua jenis manusia purba selalu hidup dan
berkembang secara terpisah dan tidak berhubungan satu dengan lainnya.
Tetapi tengkorak dari anak laki-laki berusia empat tahun, yang ditemukan
di Portugal bulan Desember lalu, mempunyai ciri-ciri kedua jenis manusia
purba ini. Neanderthaler punah 30.000 tahun lalu sedangkan Cro-Magnon
akhirnya berkembang menjadi manusia modern.


* POLISI AFRIKA SELATAN MENGANIAYA TERDAKWA
Enam orang polisi Afrika Selatan diskors dengan tuduhan menganiaya
sejumlah terdakwa. Tindak laku keenam polisi, yang merupakan anggota
korps kota Yohannesburg, direkam oleh tim kamera stasiun televisi
Inggris BBC, atas ijin keenam orang tersebut. Kamera BBC merekam
bagaimana seorang tertuduh pencuri mobil diintimidasi dan kemudian
dipukuli, setelah itu keningnya dibakar dengan rokok. Dalam insiden lain
direkam seorang pengemudi mobil yang cedera setelah diburu, dipukul
dengan popor senapan dan kemudian diseret ke sebuah mobil polisi.
Menurut seorang pejabat pemerintah Afrika Selatan, banyak polisi yang
menderita stress, dan akibatnya berbuat diluar batas. Sebaliknya setiap
bulan sekitar 20 orang polisi Afrika Selatan tewas dibunuh sewaktu
menjalankan tugas.


* KEKERASAN DIKHAWATIRKAN MENUJU KEPADA PEMBUNUHAN POLITIK
Kemarin pagi di Jakarta telah diadakan pertemuan para pemuda Islam dalam
rangka menyikapi pemboman di Mesjid Raya Istiqlal. Menurut Haji Amidhan,
Ketua Umum MUI, peledakkan bom di kompleks Mesjid Istiqlal justru telah
mempersatukan umat Islam untuk tidak terpancing dengan usaha-usaha adu
domba antar agama ini. Lebih lanjut berikut laporan rekan Syahrir dari
Jakarta:

"Menurut hemat saya yang dipancing mereka adalah kemarahan umat Islam
dan dimaksudkan juga untuk memecah belah umat Islam. Pelakunya pasti
tidak beragama atau kurang tuntas imannya", kata ketua MUI Haji Amidhan.
Ia menduga pemboman itu berkaitan dengan ketidakpuasan masyarakat daerah
dengan pemerintah pusat. Sasaran lebih jauh adalah pemilu, jelasnya.
Bagi umat Islam pemilu ini merupakan salah satu pintu gerbang perjuangan
demokrasi, kata Amidhan kepada pers. Ia menganggap ini cara-cara PKI.
Pendapatnya ini memang tidak banyak berbeda dengan keterangan Letjen
Soegiono, Kasum TNI pekan lalu. Ia menegaskan, PKIlah yang berada di
belakang kerusuhan-kerusuhan akhir-akhir ini.

Tetapi seorang ahli bahan peledak yang diwawancarai SCTV mengatakan,
yang melakukan pemboman adalah seorang ahli, seorang master. Ia tidak
percaya bahwa pemboman perkantoran Mesjid Istiqlal dilakukan oleh orang
sipil. Ia merasa kasihan dengan insinyur-insinyur geologi yang sekarang
tidak bisa tidur karena dicurigai aparat. Padahal bom tersebut
menggunakan bahan TNT yang hanya ada di Pindad, pabrik bahan peledak
TNI. Maka seharusnya pelaku harus membobol gudang militer untuk mendapat
bahan TNT tersebut, jelasnya.

Tenaga ahli ini juga yakin bahwa pelaku pemboman Mesjid Istiqlal sama
dengan pembom Plaza Hayam Wuruk dan Jalan Sabang. Tekniknya pun sama.
Tidak ada pemberitahuan, dan tidak ada batas waktu. Yang jelas pelakunya
bukan amatiran. Kalau kebiasaan di luar negeri pelaku dari militer
biasanya melakukannya sendiri. Tetapi ia tidak tahu bagaimana kebiasaan
militer di Indonesia. Pesannya pun jelas. Pembom mampu meledakkan
sasaran mana pun juga.

Seorang lain berpendapat para pelaku ingin menunjukkan bahwa yang
melaksanakan pemboman adalah orang-orang anti Islam atau setidaknya
tergabung dalam organisasi-organisasi sekuler. Pada tahun 1978 masjid
kebanggaan umat Islam itu pernah pula diledakkan bagian tempat imam dan
tangga menuju mimbar mesjid. Pada saat itu kelompok intelnya Benny
Moerdani sedang kuat-kuatnya. Penyair Rendra pun pernah dilempari bom
amoniak oleh pihak intel saat itu.

Tetapi kelompok fundamentalis Islam saat itu juga memasang bom di suatu
mesjid di Padang dan gereja di Medan. Ketika itu pun diharapkan ummat
Islam dan Kristen bentrok. Kini seorang mantan aktivis mahasiswa dan
ex-pengurus Dewan Mahasiswa tahun 70-an mengatakan bahwa ia mengutuk
pola Orba yang ingin terus dipraktekkan saat ini. "Cara-cara mencari
kambing hitam untuk tujuan-tujuan yang menguntungkan status quo baik
melalui cara mengadu domba horizontal antar masyarakat lewat Sara maupun
perusakan rumah ibadah masih tetap dilakukan penguasa. Apapun yang
dikatakan pemerintah, situasi kacau ini jelas menguntungkan Habibie",
katanya. Orang pun akan segera mencurigai Soeharto dibelakang pemboman
ini, katanya.

Dalam pada itu, kriminolog, Mulyana W. Kusumah mengisyaratkan jika kasus
ini tidak segera terungkap, bisa berkembang menjadi pembunuhan terhadap
para tokoh politik. Politisi yang akan disasar jelas adalah mereka yang
anti status quo seperti Amien Rais, Megawati dan sejumlah tokoh
reformasi lainnya. Wilayah konflik kini diarahkan ke Jakarta, yang
merupakan jantung kekuasaan. Dan ini sangat berbahaya. Apalagi jika
jaringan pelakunya sengaja dibiarkan tidak terbongkar. Ini bisa
berkembang menjadi pembunuhan terhadap tokoh-tokoh politik, tegas
kriminolog tersebut kepada harian Terbit kemarin.

Menurut Mulyana rentetan ledakan bom dibeberapa tempat di Jakarta
dimaksudkan oleh pelakunya untuk mencapi tiga sasaran. Pertama, menebar
atmosfir ketakutan. Sasaran kedua ialah mendorong munculnya reaksi
emosional antar kelompok berdimensi SARA. Dan yang ketiga, memindahkan
wilayah kerusuhan dari daerah ke Jakarta.

Mengapa bom menjadi pilihan populer untuk melakukan teror? Karena daya
hancur bom lebih dahsyat dan lebih sulit melacak pelakunya. Demikian
Mulyana. Maka kini masyarakat harus melihat bagaiamana pertarungan elit
politik terus berlanjut sementara rakyat kecil yang terus menjadi
korban.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Apr 1999 jam 16:56:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke