---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk RATUSAN PAKAR DALAM DAN LUAR NEGERI PERKUAT PDI PERJUANGAN JAKARTA (SiaR, 14/5/99), Ratusan pakar dan kaum profesional di dalam dan luar negeri siap memperkuat barisan PDI Perjuangan, jika partai tersebut mampu memenangkan Pemilu bulan Juni 1999 mendatang, demikian informasi yang diterima dari sejumlah narasumber SiaR di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) PDI Perjuangan, Kamis (13/5) kemarin. Para pakar dan kaum profesional tersebut dipersiapkan, selain untuk menduduki posisi di dewan legislatif, juga terutama untuk posisi-posisi eksekutif. Menurut Kepala Balitbang PDI Perjuangan, Kwik Kian Gie, hingga kini pihaknya telah menghubungi sekitar 200-an pakar dan kaum profesional di dalam dan luar negeri untuk diminta kesediaannya memperkuat barisan tenaga teknokrat dan birokrat seandainya PDI Perjuangan mesti berkiprah di pemerintahan. Menurut Kwik, setelah dikonfirmasi Balitbang, banyak dari antara pakar itu telah memberi sinyal positif kesediaan direkrut, meski hingga kini masih ada yang belum memberikan jawabannya. Para pakar dan kaum profesional yang kini sedang menuntut ilmu atau bekerja di luar negeri itu berasal dari berbagai perguruan tinggi terkenal di AS, Inggris, Jerman, Prancis, dan Australia. Para pakar dan kaum profesional tersebut dibagi dua, yakni untuk mereka yang akan didudukkan di legislatif, namanya dimasukkan dalam daftar caleg, sedangkan bagi mereka yang akan direkrut di eksekutif, maka Balitbang memasukkannya dalam daftar list pakar dan kaum profesional yang disimpan di Balitbang PDI Perjuangan. Dari sejumlah nama pakar dan kaum profesional yang diperoleh SiaR masuk dalam daftar caleg PDI Perjuangan, untuk didudukkan di legislatif diantaranya Prof Dr JE Sahetapy (pakar hukum/caleg Maluku), Theo Tumeion (pengamat valas/ caleg Sulut), Dr Sonny Keraf (ekonom/caleg NTT), Arifin Panigoro (pengusaha/ caleg Jawa Barat) dan Trimedya Panjaitan (pengacara/caleg Sumsel). Sementara itu dari daftar nama pakar dan kaum profesional yang berada di luar nama daftar caleg, tapi tercatat dalam daftar di Balitbang PDI Perjuangan yang telah dan akan dihubungi untuk memperkuat barisan eksekutif antara lain, Sri Mulyani (pengamat ekonomi UI), Riswanda Imawan (dosen FISIP UGM), Amrih Widodo (antropolog), Nursyahbani Katjasungkana (pembela hak-hak kaum perempuan), Onghokham (sejarawan) dan yang cukup kontroversial, Dr Arief Budiman (Guru Besar Universitas Melbourne). Menurut sumber di Balitbang PDI Perjuangan, nama Amrih Widodo dan Arief Budiman diusulkan untuk membenahi dunia pendidikan dan kebudayaan di Indonesia. Sedangkan Onghokham yang berkali-kali jadi pembicara dalam seminar-seminar yang diadakan DPP PDI Perjuangan, kata sumber tersebut, akan diusulkan untuk menjadi anggota MPR golongan cendekiawan.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 May 1999 jam 21:46:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
