---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk REKTOR UNTIM TUDUH WARTAWAN ASING BERPERAN DALAM DEMO DI DILI DILI (MateBEAN, 14/5/99), Rektor Universitas Timor Timur (Untim), Pater Theo Tidja Balella SVD SH LLM mencurigai wartawan asing, yang jumlahnya kini makin banyak di Dili telah berperan dalam aksi demo kelompok pro-kemerdekaan di depan Kampus Untim di kawasan Vila Verde Dili pekan lalu. Sementara wakil CNRT di Dili, David Diaz Ximenes, mengaku Panglima CNRT, Xanana Gusmao telah memerintahkan pengikutnya untuk tidak melakukan demontrasi yang akan merusak persiapan jajak pendapat 8 Agustus 1999 mendatang. Keterlibatan wartawan asing itu dibeberkan Rektor Untim, Pater Theo Tidja Balella, dalam siaran persnya tentang aksi demo di depan Kampus Untim sejak Selasa (4/5) hingga Jumat (7/5). Siaran pers ini disebutkan bertujuan agar semua orang tahu apa yang terjadi sesungguhnya di Untim. Rektor Untim menjelaskan, aksi demo itu mendapat liputan dan perhatian besar wartawan asing dari berbagai media. Para wartawan asing, khususnya wartawan dari RTP, Australia dan Norwegia, telah tampak sejak pagi hari sebelum aksi demo berlangsung. Bahkan sebagian wartawan asing tampak telah menunggu sejak pukul 07.00 Wita. Sementara aksi demo baru dimulai di atas pukul 09.00 wita. Siaran pers Untim secara spesifik menyebutkan, wartawan RTP Australia dan Norwegia tampak berperan dalam aksi hari Rabu (5/5) dan Kamis (6/5). Aksi demo segera bubar setelah mendapat liputan, terutama dari wartawan asing. Dalam aksi demo berturut-turut itu, antara lain diisi dengan pengibaran bendera Fretilin di depan Kampus Untim, menggelar poster dan spanduk, serta membacakan pernyataan. Juga teriakan-teriakan Viva Timor Leste, Viva Xanana Gusmao, Viva Republik Demokrat Maubere. Menanggapi aksi demo tersebut, sikap rektor yang dihasilkan melalui rapat dengan para pembantunya, menyesalkan aksi segelintir mahasiswa yang dinilai tidak peka terhadap situasi masyarakat umum akhir-akhir ini yang sudah sangat muak dengan tindakan kekerasan dan pemaksaan pendapat. Seorang wartawan asing di Dili kepada MateBEAN mengatakan bahwa rupanya Rektor Untim belum memahami tugas dan fungsi seorang jurnalis. Karena peristiwa seperti demo di Untim merupakan salah peristiwa yang sangat aktual untuk dipublikasikan secara luas. "Mengapa kami yang harus dituduh mendalangi aksi demo. Bukankah Untim ini sering kali menjadi basis demonstrasi di Dili. Rupanya rektor belum tahu tugas pokok seorang wartawan," kata wartawan asing itu. Sementara sikap Wakil CNRT di Dili, David Diaz Ximenes, sebagaimana disampaikan kepada harian Suara Timor Timur mengatakan, sudah ada perintah dari Xanana Gusmao selaku Presiden CNRT bahwa tidak akan ada demonstrasi apa pun. "Karena demonstrasi itu bisa merusak proses yang kini sedang berjalan, yakni persiapan jajak pendapat." Xanana sendiri ikut menandatangani kesepakatan damai antara kelompok pro integrasi dan pro kemerdekaan di kediaman Uskup Belo, 21 April lalu. *** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 May 1999 jam 21:57:09 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
