---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Republika, 15 Juni 1999 PEMILIHAN PRESIDEN Berkaca pada Tragedi Empu Gandring Tertulis dalam sejarah, Ken Arok yang terpikat pada Ken Dedes (Permaisuri Raja Tunggul Ametung) memesan sebuah keris pada Empu Gandring. Satu-satunya cara meraih Ken Dedes adalah dengan menjadi Raja, menyingkirkan Tunggul Ametung yang konon sakti mandraguna. Ketika keris telah selesai, entah ingin mencoba kesaktian keris tersebut atau takut rahasia terbongkar, Ken Arok membunuh Empu Gandring dengan keris tersebut. Akibatnya keluar sumpah Empu Gandring, bahwa keris tersebut akan membunuh tujuh keturunan Ken Arok. Sumpah pun jadi kenyataan. Dengan keris tersebut, Ken Arok membunuh Tunggul Ametung. Oleh keris itu juga Ken Arok dibunuh melalui tangan anak Tunggal Ametung. Selanjutnya, anak Tunggul Ametung dibunuh oleh anak Ken Arok juga dengan keris tersebut; dan seterusnya. Hikmah dari tragedi ini adalah bila seseorang memaksa diri menjadikan dirinya sebagai pemimpin dengan suatu cara (simbolisasi: Keris), maka ia akan dijatuhkan oleh penentangnya dengan cara yang sama. Akibatnya masyarakat tersebut akan terpecah jadi pendukung dan penentang; yang tentunya dapat menimbulkan perang saudara. India hampir tiap tahun mengadakan pemilu. Pemerintahannya jatuh silih berganti karena mosi tidak percaya. Sementara Afghanistan terlibat perang saudara karena masing-masing pihak mengaku sebagai pemerintahan yang mewakili rakyat. Saya yakin, kita tidak mau Tragedi Keris Empu Gandring terulang kembali. Cukup sekali dan jangan terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, mari ktia bersabar dan berjiwa besar. Presiden Indonesia yang sah adalah presiden yang akan ditentukan dalam SU MPR hasil Pemilu 1999. Presiden yang muncul dengan cara selain dari cara ini adalah tidak sah dan tidak stabil, apa pun alasannya. Tokoh politik, tokoh masyarakat, atau siapa pun Anda, tentunya tidak akan mau dipersalahkan sebagai pemicu Tragedi Empu Gandring II. Pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia, namun juga di akhirat, tentunya kalau Anda percaya adanya akhirat. Karena itu, jangan berpikiran atau pun berencana menjadi presiden -- atau apa pun namanya -- kecuali melalui SU MPR hasil Pemilu 99. Dan tidak ada pemilu setelah pemilu 1999 selain pemilu lima tahun mendatang. Dr Untung Sentosa Komplek Villa Kenali Permai Blok H XI No 3 Kel Simpang III Sipin, Kec Telanai Pura Kodya Jambi ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Jun 1999 jam 10:50:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
