----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++
----------------------------------------------------------

SURAT-SURAT PENDEK UNTUK PARA SAHABAT.


Edizal,
Aku menulis ini dalam keadaan lesu. Aku ingin berkeluh kesah padamu.
Tadi malam keponakanku Larisa menelpon dari Jakarta. Seperti layaknya
keponakan dari keluarga miskin, jelas dia menelpon aku untuk minta duit
suruhan ibunya seperti yang sudah sudah. Dengan memakai alasan " Risa naik
kelas 2 SMP ranking 2 " aku di tampar oleh kenyataan menyakitkan. Ah..bukan
soal hadiah yang dia minta.Tapi aku merasa telah begitu tua.

Keponakanku ini kutinggali ketika masih bayi sewaktu aku berangkat ke Eropa.
Dia juga masih berumur 3 tahun ketika aku pulang pertama kali, dan terakhir
kali aku mudik Risa masih kelas 5 SD.

Setahun yang lalu Risa sudah menstruasi, sekarang dia telah menjadi gadis.
Dan pagi tadi, aku terbangun dan merasa begitu renta. Aku menatap
langit-langit kamar dalam sebuah kebekuan aneh.Jiwaku kosong dan
hambar.Barangkali aku memang tidak muda lagi,Dalam keadaan seperti ini Ed,
aku ingin benar ngobrol dengan kamu di warung kopi entah di Jakarta atau di
Padang  atau barangkali di Tokyo sana untuk merayakan sisa sisa usia muda dan
menikmati persahabatan denganmu sebelum semua ini dirampas sang waktu dan
berlalu.

Gani,
Dimanakah kamu wahai sahabat? Apakah kota Berlin membuatmu begitu sibuk?
Apakah kamu masih berjuang dengan segala macam diktat dan survey yang
melelahkan? Gan, tidakah kamu tahu betapa dekat dan mengertinya aku pada
perasaanmu, mungkin lantaran kita adalah sama sama perantauan .Belasan tahun
sudah kita terbuang. Pengalaman hidup bukan main banyaknya. Satu persatu
orang-orang yang kita kenal berkawinan atau bermatian.

Gan, kamu adalah manusia ulet. Kamu tidak pernah pulang. Walaupun kita sama
sama anak dari keluarga kelas bawah, kita punya mimpi besar yang sama,
kegelisahan yang sama, dan obsesi dan emosi yang sama.

Gani, waktu berjalan  begitu cepat. Tapi bagi orang perantauan seperti kita
waktu
itu berlari dan melesat kencang. Aku telah kawin sekarang, sepupuku Nirvan
juga telah kawin walaupun dia masih menganggur dan istrinya kena PHK di Bank
dan mereka tinggal di rumah kontrakan. Adiknya Ismal, yang terakhir kali
kulihat masih kecil juga telah kawin dengan orang Bengkulu ,punya anak satu
dan tinggal numpang di rumah Bapaknya. Ah..semua orang pada berkawinan Gan..
adik tiriku juga sebulan yang lalu kawin, pramugari Garuda cantik  yang
pernah kupacari dulu juga telah kawin entah dengan siapa. Ini membuatku sedih
Gan..
Walaupun perkawinan adalah hal yang wajar, aku merasa di tinggali semua
orang. Aku merasa tua dan tua dan tua sendirian..

Umurku sudah 34, jelas aku tidak punya hak untuk mengeluh dan maratapi masa
muda yang berlalu. Tapi aku ingin kamu tahu gan, hidup dalam kesunyian itu
alangkah melelahkan. Umur kita barangkali sama..Kita jauh dari teman, kekasih
yang pernah kita miliki, sekarang telah di miliki orang lain, saudara kita
satu demi satu bertumbangan. Satu dua sukses, sebagian besar lainnya karam..
Ah Gani, aku harus bilang ini,jangan biarkan hidupmu berenang sendirian dalam
lautan sepi. Sudah saatnya kamu bangkit dan mencari pasangan hidupmu.
Perkawinan adalah sebuah tradisi,sebuah ritual, sebuah siklus yang tidak bisa
kita hindari..

Rampaslah perempuan terdekat yang bisa kamu jadikan istri, kembalilah ke
tanah air bila tidak ada yang dekat di Berlin .Dan bila kamu memang telah
kawin janganlah kamu biarkan persahabatan ini mendingin dan basi. Jangan
tinggali aku Gani, aku ingin kita merayakan tua bersama sama dengan
pendamping di sisi.

Thomas,
Surat -suratmu selalu aku simpan dalam disket.Eureka, sahabat..
Tulisanmu selalu sarat akan compasion dan cerdas. Aku ingat catatan
perjalanan dinasmu ke Jawa sana dulu untuk ( meng audit atau survey? )bantuan
pinjaman bank asing tempatmu bekerja pada pemerintah. Betapa dalam surat
sederhana demikian aku menemukan sebuah emosi dan rasa sosial yang tinggi.

Tom,Jakarta pasti membuatmu selalu bussy .Ya ya..semua orang sibuk tentu
saja. Aku di sinipun sama. Hidup ternyata cuma rangkaian rutinitas yang
membosankan. Seminggu yang lalu aku jalan-jalan ke Kansas City lagi Tom.
Kota tempatmu sekolah dulu tidak berubah banyak. Tidak seperti Jakarta ,
gedung gedung tinggi tidak bermunculan. Tapi Kansas tetap menarik dan
apik.Aku sempat juga iseng mengunjungi Kansas City International Air Port.
3 terminal yang jaraknya berjauhan rasanya sama sekali tidak efektif sama
sekali.

Tom, aku iri dengan kehidupanmu di Jakarta. Rasanya kamu menikmati setiap
detiknya dengan senang hati. Jelas karena gajimu  di Bank asing itu tidak
kecil. Dan kamu bisa pergi,makan dan date kemana saja sesuka hati.

Tom, aku akan pulang tahun depan. aku harus pulang karena hari demi hari di
sini  aku makin terlindas homesick. Kita tidak pernah bertemu jelas saja.
Seperti Edizal dan Gani, umur kita berada di persimpangan usia yang
menentukan.

Damn Tom, Aku tidak ingin kita bertemu ketika uban telah menguasai batok
kepala. Aku tidak ingin meilhat kamu setelah menjadi renta, aku tidak ingin
kamu menyaksikan kerut merut dahi keriputku nanti.

Angka 30 sudah lewat. Angka 40 samar samar berada di muka.
Thomas...kita harus melakukan sesuatu sebelum terlambat.
Mari reuni , mari bikin pesta hedonis mini. Dan jangan lupa pacaranlah
sebanyak banyaknya Tom, sebelum kamu harus memilih mur untuk baut
hidupmu nanti.

Tom, umurku sudah 34. Beberapa orang sudah memanggilku bapak.
uban mulai nampak terlihat. Setua ini, aku masih belum punya apa -apa dan
menjadi apa -apa. Cuma dengan menulis dan memiliki sahabat, aku merasa
terhibur dan sedikit punya arti.


Edizal, Gani dan Thomas..
Jangan kalian biarkan aku sendirian di sini...


[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jul 1999 jam 15:46:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke