----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


LAGI, PASTOR DAN BIARAWATI DIBUNUH DI TIMTIM

        DILI, (MateBEAN, 28/9/99). Sehari sebelum serahterima TNI ke
Interfet, kembali terjadi pembunuhan terhadap sejumlah pekerja Gereja
Katolik Timor Timur. Sumber MateBEAN mengatakan Minggu (25/9) lalu seorang
pastor dan dua orang biarawati bersama empat katekis (guru agama Katolik)
dibunuh di sebuah gereja di Dili.

        Laporan Radio Australia yang mengutip siaran pers dari Gereja
Katolik Jakarta mengatakan bahwa pihak Gereja Katolik di Jakarta menerima
laporan, tujuh orang --termasuk di antaranya seorang pastor dan dua orang
biarawati-- tewas dibunuh sewaktu satuan TNI ditarik meninggalkan Timor Timur.

        Selain itu, dari pihak PBB diperoleh laporan, 6 mayat telah
ditemukan di dua kuburan terpisah di ibukota Dili.

        Jurubicara Misi Unamet PBB di Timtim, David Wimhurst, mengemukakan,
kedua kuburan tadi akan digali kembali untuk mengetahui apakah korban
dibunuh milisi pro-Indonesia atau anggota TNI.

        Sementara itu, pasukan Australia di Dili menemukan sebuah peti
berisi suku-cadang senapan dan amunisi di bekas asrama yang ditinggalkan
pasukan TNI. Semua barang temuan itu kini sedang dikumpulkan untuk dihancurkan.

        Sedangkan Senin (27/9) kemarin pasukan multi-nasional di bawah
pimpinan tentara Australia, secara mendadak, telah menyerbu kubu milisi
pro-integrasi di Liquica, sebelah Barat Dili.

        Milisi bersenjata "Besi Merah Putih" yang banyak ditakuti orang
melarikan diri ke hutan ketika pasukan multi-nasional tiba. Dalam serbuan
mendadak ke Liquica itu, pasukan multi-nasional mengerahkan 150 orang
tentara berkendaraan panser dengan dukungan pasawat-pesawat helikopter
"Blackhawk".

        Komandan pasukan penyerbu, Letnan Kolonel Mick Slatter, menyatakan,
Kota Liquica sekarang aman. Tetapi, berbeda halnya dengan ibukota Dili, di
mana pasukan multi-nasional tetap ditempatkan, satuan tentara multi-nasional
hanya akan berada sementara saja di Liquica. ***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Sep 1999 jam 14:02:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke