---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk TENTARA DAN POLISI TEMBAK MAHASISWA LAMPUNG, SATU TEWAS BANDAR LAMPUNG, (SiaR, 28/9/99). Tragedi Semanggi diulang lagi oleh tentara dan polisi di depan kampus Universitas Bandar Lampung (UBL), Selasa siang (28/9). Seorang mahasiswa Universitas Negeri Lampung (Unila) tewas tertembak dan ratusan lainnya luka-luka. Peristiwa penembakan dan pemukulan para demonstran itu terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Saat itu ribuan demonstran dari berbagai organisasi di Lampung (Dewan Mahasiswa Universitas Negeri Lampung, Universitas Bandar Lampung, Partai Rakyat Demokratik, KMPPL, Dewan Tani Lampung, dan organisasi lainnya) berencana berjalan menuju DPRD Lampung untuk menuntut Pembatalan UU PKB, Pencabutan Dwi Fungsi ABRI, Pengadilan Wiranto di Mahkamah Internasional dan minta pengusutan sejumlah peristiwa kekerasan oleh militer. Namun, sesampainya di depan kampus UBL atau tak jauh dari Koramil Kedaton, aparat keamanan gabungan dari PHH, Dalmas dan Brimob dengan pakaian lengkap, tameng, pentungan dan senjata menghadang para demonstran. Setelah negosiasi tak tercapai, tiba-tiba terdengar letusan senjata, bersamaan dengan berhamburannya batu ke arah pasukan. Tidak hanya itu, pasukan terus mengejar, menembak dan memukul secara membabi buta demonstran yang telah memasuki kampus UBL. Tentara mengejar hingga ke dalam kampus UBL, dan terus menyerang mahasiswa. Mahasiswa yang sudah tersungkur entah oleh tembakan atau pentungan masih saja diinjak-injak. Peristiwa penyerangan ke kampus UBL itu berlangsung hingga sekitar pukul 16.00 WIB. "Kampus UBL diobrak-abriok sampai ke ruang-ruang kelas," kata salah seorang saksi mata pada SiaR. Dari informasi yang diperoleh, Muhammad Yusuf Rizal mahasiswa Sosiologi angkatan 1997 Fisipol Unila tewas tertembus peluru dari punggung hingga tembus leher. Diberitakan ada dua lagi mahasiswa yang tewas, tapi hingga berita ini diturunkan belum terkonfirmasi. Sedangkan sekitar 60 mahasiswa luka-luka berat baik karena pukulan maupun yang tertembak peluru sehingga harus mendapat perawatan dokter. Delapan belas (18) orang dikabarkan ditangkap dan puluhan masih dinyatakan hilang. Adapun data para korban yang sempat diperoleh dari berbagai sumber SiaR antara lain: 1. Faydatul Fitria (23), fotografer Pers mahasiswa Teknokra Universitas Negeri Lampung Luka tembak di kepala (dirawat di RS Advent bandar Lampung) 2. Reno Setiaji, reporter Teknokra Universitas Negeri Lampung Luka tembak di perut 3. Dedi Sukasma (22), mahasiswa Universitas Bandar Lampung Luka di kepala karena pukulan, dirawat di ICU RSU Abdoel Moeloek 4. Ifan (22), warga Jawa Barat, luka di kepala Dirawat di RSU Abdoel Moeloek 5. Budi Wahyudi (22), mahasiswa Universitas Bandar Lampung Luka pukul di kepala, dirawat di RS U Abdoel Moeloek 6. A. Rozak (22), mahasiswa Universitas Lampung Luka di kepala, dirawat di RSU Abdoel Moeloek 7. Agung Prasetyo (20), mahasiswa Universitas Bandar Lampung Tertembak di paha kanan, dirawat di RSU Abdoel Moeloek 8. Dika Rinaldi (24), mahasiswa Universitas Bandar Lampung Tertembak pada punggung, dirawat di RSU Abdoel Moeloek 9. Erlan (24), mahasiswa Universitas Bandar Lampung Luka pukul pada bagian kepala, dirawat di RSU Abdoel Moeloek 10. Fitriansah (25), mahasiswa Universitas Bandar Lampung Tertembak pada bahu kiri, dirawat di ICU RSU Abdoel Moeloek 11. Supardi, Satpam Universitas Bandar Lampung Luka tembak, dirawat di ICU RSU Abdoel Moeloek ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Sep 1999 jam 18:29:17 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
