---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk Sidang pembaca yang budiman, Menyusuli dan melengkapi berita SiaR tentang aksi brutal TNI terhadap para mahasiswa pengunjuk rasa Anti UU-PKB di Bandar Lampung, di bawah ini daftar korban menurut KPP-PRD yang kami terima siang ini. Redaksi SiaR- ------------- DATA SEMENTARA KORBAN PENEMBAKAN TENTARA DI BANDAR LAMPUNG 28 September 1999 1 Dedi Sukasma 22 th. UBL Memar kepalanya krn pukulan, dirawat di ICU RSU Abdul Moeloek 2 Yusuf Rizal 23 th. Unila Leher tertembak, meninggal 3 Ifan 22 th Jawa Barat Luka di kepala, dirawat di RSU Abdul Moeloek 4 Budi Wahyudi 22 th. UBL Luka pukul di kepala, dirawat di RS U Abdoel Moeloek 5 A. Rozak 22 th. Unila Luka di kepala, dirawat di RSU Abdoel Moeloek 6 Agung Prasetyo 20 th. UBL Tertembak di paha kanan, dirawat di RSU Abdoel Moeloek 7 Dika Rinaldi 24 th. UBL Tertembak pada punggung, dirawat di RSU Abodoel Moeloek 8 Erlan 24 th. UBL Luka pukul pada bagian kepala, dirawat di RSU Abodoel Moeloek 9 Fitriansah 25 th. UBL Tertembak pada bahu kiri, dirawat di ICU RSU Abodoel Moeloek 10 Supardi - Satpam UBL Luka tembak, dirawat di ICU RSU Abodoel Moeloek 11 Zaidatul Fikri 23 th Fotografer Teknokra UNILA Luka Tembak, dirawat di ICU RSU Abdul Muloek (kritis) 12 Retno Supriadi 24 th Unila Luka Tembak bagian perut, dirawat di ICU RSU Abdul Muloek (kritis) Keterangan: UBL = Universitas Bandar Lampung Unila = Universitas Lampung Kampus UBL terletak di depan Kodim Kedaton Aparat yang terlibat: Kodim, Kesatuan Korem 043 Garuda Hitam, PHH Polda Lampung dan PHH Polresta Bandar Lampung Update Info 1.Pada pukul 14.00 WIB tentara kembali menyerbu kampus UBL. Tembakan ditujukan ke segala arah, ribuan mahasiswa berlarian. Diduga, korban bertambah banyak. 2. Bentrokan di depan Kodim Kedaton belum berhenti. 3. Hingga pukul 16.30 Wib tentara beserta PHH Polda dan Kodim Bandar Lampung memaksa memasuki kampus UBL dan melakukan pengejaran, pemukulan, penembakan dan Pengerusakan beberapa Gedung (gedung C, gedung F, dan gedung Rektorat), 10 Mobil dosen dan Mahasiswa Rusak, 10 Motor Mahasiswa dan Dosen Rusak. 4. Sampai pukul 17.00 Wib, saat ini korban yang jatuh adalah 40 orang, 9 luka tembak peluru tajam dan karet, 1 orang meninggal dunia, 29 orang luka bakar dan memar kena pukulan benda tumpul, 11 orang di rawat di RSU Abdul Muloek, 2 orang dalam keadaan kritis/koma di RSU Abdul Muloek (Zaedatul Fikriansyah reporter Koran Kampus Teknokra Unila 23 tahun dan Retno Supriadi mahasiswa Unila 24 tahun tertembak perut dengan peluru tajam), 13 orang dirawat di RS Advent, 11 orang ditangkap di POLRESTA Bandar Lampung, 5 orang diseret dan diculik dengan mobil Kijang Warna Merah Nopol B 700 XX tidak tahu dibawa kemana. Catatan Tanggal 28 September 1999: (1) sampai saat ini, pukul 19.00 WIB, mahasiswa, dosen dan rektor Universitas Bandar Lampung terus melakukan perlawanan. Rektor bertindak sebagai pemimpin aksi, dibelakangnya adalah barisan dosen. Mahasiswa ada pada bagian belakang dosen. Kedaaan tetap tegang. Yusuf meninggal karena berondongan senapan mesin yang mengenai kepala, leher dan beberapa lobang di punggungnya. (2) Hari Rabu (29/9/99) jasad Almarhum Yusuf Rizal disemayamkan di Unila dan diarak massa ke tempat pemakaman. (3) Ralat: informasi dari PRD yang menyebutkan 2 mahasiswa meninggal adalah keliru. Oleh karena itu kami ralat. Komite Pimpuinan Pusat Partai Rakyat Demokratik Jl. Basuki Rachmat No. 7 B, jakarta Timur Telepon; 8561542 (fax)/9113801 e-mail: [EMAIL PROTECTED] ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 29 Sep 1999 jam 14:18:18 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
