---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk 229 WARGA TIMTIM DIBERANGKATKAN DARI JAKARTA JAKARTA, (MateBEAN, 14/10/99). 229 Warga asal Timtim yang bermukim di Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan dan sejumlah pengungsi Timtim, diberangkatkan ke Timtim Kamis (14/10) siang tadi melalui Bandara Cengkareng Jakarta dengan pesawat Boeing 737 milik perusahaan penerbangan Amerika Serikat. Keberangkatan warga Timtim itu merupakan kloter pertama dari tiga kloter yang direncanakan untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan dua kloter lagi direncanakan akan diberangkatkan dua minggu mendatang, sehingga akhir Oktober semua warga Timtim yang berada di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan sudah selesai diberangkatkan. Setelah tiga kloter dari Jakarta sudah diberangkatkan, menurut rencana yang menyusul adalah kloter dari Bandara Juanda Jawa Timur. Yang tergabung kloter Jawa Timur adalah Yogyakarta. Sedangkan Bali akan berangkat dengan kloter tersendiri. "Setelah keputusan MPR soal Timtim ini kita harapkan semua warga Timtim yang ingin kembali ke tanah airnya semuanya sudah kembali," kata seorang panitia kepada MateBEAN. Para warga Timtim itu diberangkatkan melalui Terminal A, dengan pengawasan ketat oleh UNHCR, PMKRI dan beberapa badan yang mengurusi pengungsi itu. Diantara para warga Timtim itu juga terdapat beberapa pengungsi yang datang ke Jakarta bulan September lalu, akibat operasi bumihangus di Dili. "Kita harus membangun kembali dari nol. Rumah kita dibakar oleh para milisi," seorang pengungsi kepada MateBEAN. Seorang panitia yang mengurusi keberangkatan itu mengatakan bahwa warga Timtim yang bermukim di Jakarta, Jawa Barat, Sumatera dan Kalimantan belum seluruhnya diberangkatkan karena keterbatasan penerbangan, serta prosedur ijin dari pemerintah Indonesia yang membutuhkan waktu. Hal itu berkaitan dengan jalur penerbangan ke Dili yang macet total, dan putusnya hubungan antara Jakarta dan Dili. "Kalau pemerintah mengijinkan mungkin pakai kapal laut sehingga pemberangkatannya bisa sekali. Namun pemerintah Indonesia tidak memberikan ijin kepada kapal asing masuk ke Jakarta untuk mengangkut warga Timtim sehingga kita terpaksa meminta ijin untuk pemberangkatan warga Timtim melalui pesawat dengan beberapa kloter," katanya.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Oct 1999 jam 12:22:00 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
