----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 31 Januari 2000 18:10 UTC

** KPP HAM REKOMENDASI ENAM JENDERAL   UNTUK DIADILI

** PESAWAT KENYA AIRWAYS JATUH DI LAUT PANTAI GADING

** PINOCHET SEMAKIN MUNGKIN AKAN DIBEBASKAN

** TIGA ORANG TENTARA ISRAEL TEWAS AKIBAT SERANGAN HEZBOLLAH

** UNI EROPA INGIN KENAKAN SANKSI TERHADAP AUSTRALIA

* TOPIK GEMA WARTA: GUTERRES MENILAI KPP HAM TERLALU LAMBAN

GUTERRES MENILAI KPP HAM BEKERJA TERLALU LAMBAN
INTRO: Meta Guterres, seorang koresponden Kompas di Timor Leste,
menyatakan optimis dengan diberhentikannya Wiranto sebagai jenderal
TNI, tetapi di lain pihak ia mengkritik kelambanan KPP HAM dalam
memproses temuan-temuannya.

Meta Guteres (MG): Saya agak kritik sedikit tentagn KPP HAM. Agak
terlambat itu langkah dari komisi HAM PBB. Sebenarnya banyak bukti
yang sudah terdapat di Timtim. Bagaimana kok sampai sekarang baru
diproses dan belum bisa diseret Wiranto cs ke pengadilan mahkamah
internasional. Itu yang menjadi masalah. Dan saya kira pemecatan
Wiranto atau dipensiunkannya Wiranto dari jenderal itu langkah yang
paling bagus yang dilakukan oleh Gus Dur, untuk bisa mempercepat
proses peradilan terhadap Wiranto dan beberapa jenderal lainnya.

Radio Nederland (RN): Jadi kritik bapak itu adalah bahwa semuanya
berjalan terlalu lamban?

MT: Ya terlalu lamban sekali kerjanya komisi HAM PBB ini. Semestinya
sejak bulan Desember sudah bisa  direalisasikan. Masa sejak September
mereka kerja, Oktober, November sampai Desember kok belum ada hasil
apa-apa.

RN: Kan mereka juga ingin membawa laporan dengan bukti-bukti yang
kuat.

MT: Ya. Tapi bukti kan sudah mereka dapatkan. Apa yang terjadi di
Timtim mereka bisa dapatkan di Dili, di daerah-daerah itu adalah
bukti yang kuat kan, bagaimana orang dibunuh. Interfet sendiri waktu
masuk ke Timtim, mereka membakar kerangka-kerangka mayat di
pelabuhan. Itu salah satu bukti.  Dan pembumihangusan itu satu bukti
yang nyata sekali kan. Bagaimana mereka melihat bahwa Dili ini
dibakar. Itu kan satu bukti yang kuat sekali untuk bisa menyeret
mereka.

RN: Lalu kenapa, menurut bapak,  kok mereka ini lamban?

MT: Saya kira mungkin ada kepentingan politik atau kepentingan
ekonomi terhadap Indonesia, sehingga mereka kerja agak lamban. Yang
kedua, kalau toh nanti Wiranto diseret, itu pun akan diseret juga
para milisi-milisi yang melakukan tindak kekerasan di Timor Timur
ini.

RN: KPP HAM memiliki bukti-bukti mengenai semua kekerasan terhadap
kemanusiaan yang terjadi di Timtim, tetapi tidak ada bukti tentang
terjadi genosida.

MT: Lho apanya yang ngga ada bukti? Masa mereka belum ada bukti
tentang pembunuhan massal di Timtim? INTERFET bisa memberikan data
kepada mereka. Ketika masuk ke Timtim Interfet sendiri membakar
kerangka-kerangka di pelabuhan. Terus penguburan massal di Luiqica.
Dan terakhir adalah bagaimana mereka bisa menyerbu gereja dan
membunuh ribuan orang tak berdosa di Suai. Itu kan suatu bukti yang
nyata sekali bahwa mereka melakukan genosida di Timtim. Saya
meragukan sekali integritas dari KPP HAM. Karena mereka orang
Indonesia. Saya kira mereka bekerja itu tidak credible. Yang menjadi
masalah itu adalah kepentingan-kepentingan  ekonomi dan kepentingan
politik sehinga susah untuk diseret mereka pelaku-pelaku itu ke
Mahkaman Internasional. Tapi, kami di Timtim tetap konsisten untuk
tetap memperjuangkan itu. Bahwa sampai kapan pun si Wiranto, Syafrie,
Zacky Anwar dan Eurico Guterres harus diseret ke Mahkamah
Internasional.

RN: Mengenai tribunal internasional itu presiden Abdurrahman Wahid
menentang hal itu.

MT: Kalau sampai Gus Dur menentang tribunal internasional, maka dia
itu bukan seorang tokoh demokrat. Dulu sebelum dia menjadi presiden,
banyak orang memberikan harapan kepada dia bahwa dengan naiknya Gus
Dur jadi presiden, maka demokrasi akan bisa bergulir di Indonesia.
Kalau demokrasi sudah bergulir di Indonesia, berarti Gus Dur harus
patuh pada ketentuan-ketentuan internasional seperti penyeretan
Wiranto, penyeretan Zacky Anwar ke Mahkamah Internasional. Entah
nanti kalau sudah sampai ke Mahkamah Internasional mereka bisa
menggunakan argumentasi mereka. Kalau mereka nggak bersalah, mereka
akan dikeluarkan. Tapi kalau misalnya Gus Dur menentang Tribunal
Internasional, maka dia itu bukan seorang tokoh demokrat. Berarti dia
itu sekarang belajar dengan seorang diktator seperti Soeharto.
Indonesia akan kehilangan muka dengan menyeret mereka ke Mahkamah
Internasional. Dan nama Indonesia akan tercoreng, karena dalam
berbagai kasus ketika PBB mencampuri urusan beberapa kasus itu
Indonesia selalu menjadi support yang baik. Tapi dengan terjadinya
pembunuhan massal di Timor Timur, maka nama  Indonesia sudah
tercoreng sama sekali di dunia internasional. Dan di pentas politik
internasional pun Indonesia saya kira tidak akan dilibatkan seratus
persen seperti kemarin-kemarin. Penolakan Gus Dur mungkin bisa
mengganggu kepentingan Indonesia di dunia internasional untuk ke
depan. Sedikit terganggu oleh masalah genoside di Timor Timur ini.

RN: Bisa disimpulkan bahwa bapak sejauh ini optimis dengan
perkembangan terakhir?

MT: Ya saya sangat optimis sekali dengan dipensiunkan Wiranto dari
jenderal itu. Itu semakin mempermudah proses terhadap Wiranto ke
Mahkaman Internasional.

* KPP HAM REKOMENDASI ENAM JENDERAL   UNTUK DIADILI
KPP HAM  menganggap enam jenderal, termasuk mantan Pangab Wiranto,
ikut bertanggung jawab atas kekerasan di Timor Timur tahun lalu.
Menurut KPP HAM kekerasan itu berkobar akibat kelalaian para pemimpin
militer yang terkait. KPP HAM merekomendasikan  40 orang nama kepada
Kejaksaan untuk disidik dan jika perlu dipidana. Presiden Abdurrahman
Wahid pernah mengatakan bahwa posisi Wiranto, yang kini masih
menjabat Menko Polkam, bisa menjadi sulit kalau ia dianggap bersalah
oleh Komisi. Menurut pelbagai organisasi HAM, Wiranto memang terlibat
langsung dalam kekerasan di Timtim itu. Kekerasan yang terjadi seusai
referendum 30 Agustus itu menewaskan ratusan orang.

* PESAWAT KENYA AIRWAYS JATUH DI LAUT PANTAI GADING

Sebuah pesawat milik penerbangan Kenya Airways Ahad malam kemarin
jatuh ke laut di dekat Pantai Gading.  Pesawat Airbus bermotor dua
type A 310 yang memuat 179 penumpang dan kru, jatuh beberapa menit
setelah bertolak dari bandara Abidjan. Para saksi mata melaporkan,
bahwa belum lama sebelum terjadi kecelakaan, terdengar ledakan.
Sampai saat ini 9 korban hidup berhasil diselamatkan dari laut.
Pesawat tersebut terbang dari Nairobi, ibu kota  Kenya, dan berada di
perjalanan menuju Lagos, Nigeria. Akibat udara buruk, pesawat itu
terpaksa mendarat darurat di Pantai Gading. Kebanyakan penumpang
orang Nigeria. Selain itu juga ada satu orang warga Belanda. Maskapai
Kenya Airways 27 persen milik KLM.

* PINOCHET SEMAKIN MUNGKIN AKAN DIBEBASKAN
Kemungkinannya semakin besar bahwa mantan diktator Cile Agusto
Pinochet akan dibebaskan. Mahkamah Inggris menolak permohonan Belgia
dan enam organisasi HAM untuk melihat berkas medis Pinochet. Menurut
hakim Mahkamah tindakan Menteri Dalam Negeri, Jack Straw,  yang
merahasiakan berkas medis Pinochet itu,  tidak bertentangan dengan
hukum. Berdasarkan laporan medis, Straw mengatakan bahwa Pinochet
terlalu sakit untuk diadili. Beberapa saat silam Jaksa Penyidik
Spanyol, Garzon, meminta Inggris agar mengekstradisi mantan diktator
Cile itu ke Spanyol. Garzon ingin mengadili Pinochet atas tuduhan
melakukan kejahatan  kemanusiaan.

* Akibat serangan Hezbollah di Libanon Selatan, tiga orang tentara
Israel tewas, empat orang lainnya terluka ketika komando gerakan
Islam itu menembaki petugas patroli tentara Israel. Ahad kemarin
wakil komandan Tentara Libanon Selatan SLA yang pro Israel terbunuh.
Sebagai balasan Israel pun melancarkan serangan udara terhadap
pangkalan Hezbollah.

* Uni Eropa mempertimbangkan untuk memberlakukan sanski informal,
kalau partai ekstrem kanan FPO pimpinan Jorg Haider ikut memerintah.
Masalah ini dibicarakan secara intensif pada akhir pekan lalu antara
Portugal, ketua bergilir Uni Eropa, dan anggota-anggota Uni Eropa
lainnya. Uni Eropa berencana untuk mengurangi hubungan diplomatik
dengan para politisi dan pegawai negeri Austria selama sehari dan
selain itu mengancam tidak akan mendukung lagi warga Austria yang
ambisi akan jabatan-jabatan internasional. Ketua Komisi Eropa, Romano
Prodi, juga menyatakan keprihatinannya terhadap situasi politik di
Austria. Ia mengimbau negara-negara anggota Uni Eropa agar berupaya
keras menyingkirkan para politisi ekstrem kanan di Eropa. Sementara
itu FPO dan partai konservatif OVP diduga akan mencapai kesepakatan
tentang pembentukan koalisi minggu depan.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Feb 2000 jam 08:37:45 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke