----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 11 Maret 2000

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

ORANG YANG MENGANALISA ISLAM DENGAN REFERENSI DONGENG
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

Untuk Bambang Ekalaya Suherman (Yang mengaku tinggal di USA).

SUHERMAN MENGAKU BERPENDIDIKAN TETAPI MENULIS ISLAM BERDASAR DONGENG

"Saya staff pengajar Physica Quantum di California State University
selama 10 tahun, saya tinggal disini sudah 20 tahun. Jadi saya bisa
dianggap sekuler, dan memang saya juga menganggap diri saya sekuler tapi
bukan tidak beragama, saya sangat menghargai agama nenek moyang saya
(Islam), bukan berarti saya anti Islam atau anti Kristen atau agama
lainnya" ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Re: UNTUK SAUDARA
M.SUHERMAN, Sun, 5 Mar 2000). "Saya mau tambahkan bahwa saya bekerja
sebagai seorang dokter sewaktu di Indonesia, dan lulus thn 70 an di
Pergutruan tinggi Negeri di Bandung. Saya jadi dokter militer dan
dididik spesialisasi Kedokteran Jiwa Militer" ("Ronda Malem"
<[EMAIL PROTECTED]> , Bikin sekuler seluruh dunia, Tue, 7 Mar 2000 ).

DASAR DONGENG ISLAM-NYA SUHERMAN

Saya tidak kutipkan disini dongeng Islam-nya Suherman (untuk yang mau
baca bisa dibaca di ([INDONESIA-VIEWS] OGAH - Re: Negara Sekuler tidak
Akui Hukum Agama http://www.indopubs.com/varchives/0789.html ), yang
akan saya tampilkan adalah kesimpulan dari hasil dongengnya itu. Karena
dari kesimpulan dongengnya itu bisa dijadikan dasar untuk menyatakan
apakah dongengnya itu benar atau memang hanya sekedar cerita turun
temurun yang tidak tentu ujung pangkalnya.

Inilah kesimpulan dongeng Islam-nya Suherman yang disimpulkannya
sendiri:

"Jadi dari cerita diatas sama sekali tidak saya katakan sebagai
kebenaran karena cerita tersebut saya dapatkan dari Nenek saya yang
mengaku salah satu turunan Nabi, padahal mukanya nenek saya itu tidak
tampang Arab ataupun orang Timur Tengah, bahkan mirip Cina, tapi beliau
mengaku turunan raja Champha yang tinggal di Minangkabau sebagai raja
Minang yang pada akhirnya kefeodalan raja tersebut harus hancur dibunuh
rakyatnya sendiri dan budayanya secara bertahap mengalami kemusnahan.
Kalau saya tidak salah ingat kerajaan itu namanya kerajaan "Pagar
Ruyung" dimana konon rajanya se-wenang2 yang akhirnya diserbu rakyatnya
sendiri dan dibunuh." ([INDONESIA-VIEWS] OGAH - Re: Negara Sekuler tidak
Akui Hukum Agama http://www.indopubs.com/varchives/0789.html ),  ("Ronda
Malem" <[EMAIL PROTECTED]> , Re: NEGARA SEKULER TIDAK AKUI HUKUM AGAMA,
Fri, 10 Mar 2000).

Jadi dari hasil kesimpulan suherman diatas, saya jadi ragu kalau
Suherman itu adalah benar-benar staff pengajar Physica Quantum di
California State University selama 10 tahun seperti pengakuannya.

BEDA DENGAN ORANG MINANG YANG PERNAH SAYA JUMPA

Saya bandingkan dengan orang yang mengaku dari Minang yang saya jumpa
dua bulan lebih yang lalu, ketika beliau berkunjung ke Swedia dan
singgah di rumah saya. Dimana beliau sudah tinggal di Amerika lebih dari
50 tahun. Mendapat pendidikan di Amerika. Bekerja sebagai staf dalam
masalah teknologi di PBB. Sekarang sudah pensiun. Ketika berbicara
masalah Islam begitu semangat bahkan terakhir ini beliau menjadi juru
dakhwa di New York. Berbeda dengan Bambang Ekalaya Suherman yang mengaku
neneknya orang Minang, berbicara Islam asal keluar dari mulut saja.

Sedangkan orang Minang yang lainnya adalah suami istri yang punya
pendidikan tinggi dan pekerjaan baik. Hari ini mereka akan berkunjung ke
rumah saya. Kedua suami istri yang sudah punya anak besar-besar ini,
dimana salah satu anaknya sedang belajar di LA, USA, ketika berbicara
Islam begitu bersemangat dan antusias. Jauh berbeda 180 derajat dengan
orang yang mengaku keturunan Minang yang bernama Suherman ini.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Mar 2000 jam 10:48:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke