---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- MAHASISWI UNIMA TEWAS DIDOR Faridah (23), mahasiswi UNIMA Lhokseumawe, tewas setelah ditembak kelompok orang tak dikenal dikawasan Desa Manyang Cut Kec. Meureudu Pidie, Rabu (15/3). Korban meninggal dan tergeletak diatas badan jalan, setelah tubuhnya dihujani timah panas. Kapolres Pidie, Letkol Pol Endang Enijail Bagus kepad Serambi mengatakan pihaknya sedang memburu pelaku penembakan yang menewaskan mahasiswi itu. Aparat sedang melakukan penyisiran sekitar wilayah terjadinya penenbakan." Kita sedang memburu orang tak dikenal dan bersenjata itu," kata Bagus. Keterangan yang dikumpulkan Serambi, Kamis (16/3) menyebutkan pagi itu, sekitar pukul 10.00 WIB, Faridah bersama abang iparnya, baru saja pulang dari pasar kota Meureudu, berbelanja berbagai kebutuhan lebaran, termasuk membeli daging megang. Ketika tiba disimpang jalan, Blang Awe, sekitar 30 KM jalan raya Banda Aceh-Medan, secara tiba-tiba, korban yang sedang mengendarai sepeda motor dihadang orang bersenjata. Sekujur tubuh korban dihujani timah panas, termasuk dibagian kepala, dada dan kaki. Dengan darah bercucuran, sekujur tubuhnya, mahasiswa lhokseumawe itu tergeletak diatas badan jalan, sementara abang iparnya berhasil meloloskan diri dari luput maut tersebut. Beberapa menit kemudian, korban diangkat masyarakat dan dibawa pulang kerumahnya, berjarak sekitar 500 meter dengan lokasi kejadian. Sebelum terjad penembakan, mahasiswa semester akhir, jurusan Administrasi Niaga itu, keluarganya juga telah mengalami musibah serupa. Ayah kandung Faridah, M Gade Basyah (70), sekitar dua piluh hari lalu juga tewas ditembak orang tak dikenal, ketka sedang berada dirumahnya. Pasca penembakan Faridah, situasi wlayah kecamatan Meureudu, terutama kawasan Simpang Tiga dan sekitarnya sangat mencekam, sehingga suasana hari raya diwilayah itu tidak terasa sebagaimana biasanya. Apalagi, setelah peristiwa penembakan aparat melakukan penyisiran keberbagai tempat yang dicurigai.(tim) ------------------ Source: Serambi Sigli (17/3/00) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Mar 2000 jam 05:00:33 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
