---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Untuk Biaya Perjalanan Dinas Gus Dur Sedot Rp 52,729 Miliar Reporter: Esther Permasatari detikcom - Jakarta, Bukan main. Biaya perjalanan dinas presiden memang tidak murah. Di saat negara sedang morat-marit ekonominya, ternyata untuk urusan muhibah ke luar negeri, Presiden Gus Dur telah menghabiskan dana Rp 52,729 miliar. Data itu terungkap dari penjelasan dan jawaban Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Sekretaris Pengendalian Pemerintahan, Sekretaris Presiden dan Sekretaris Militer terhadap pertanyaan anggota Komisi I DPR mengenai realisasi anggaran kepresidenan tahun 1999/2000 dan pelaksanaan anggaran tahun 2000. Total anggaran kepresidenan untuk tahun 1999/2000 sendiri sebanyak Rp 181,297 miliar. Dari dana tersebut, yang telah terpakai berjumlah Rp 161,667 miliar atau sekitar 89,17% dari total anggaran rutin presiden. Dari anggaran perjalanan yang dialokasikan sebesar Rp 53,458 miliar, ternyata telah digunakan sebanyak Rp 52,729 milyar atau sekitar 98,64% dari total dana yang tersedia. Anggaran belanja perjalanan itu ternyata juga merupakan anggaran terbesar kedua dari anggaran rutin presiden. Adapun anggaran-anggaran lainnya adalah anggaran belanja pegawai sebanyak Rp 44,849 miliar dimana telah terpakai Rp 31,644 miliar atau sebanyak 70,56% dari total anggaran. Sedangkan total anggaran belanja barang sebanyak Rp 56,172 miliar, yang telah terpakai Rp 50,638 miliar atau 90,15%-nya. Kemudian, anggaran belanja pemeliharaan berjumlah Rp 22,817 miliar, yang telah terpakai Rp 22,658 miliar alias mencapai 99,30%. Adapun untuk anggaran subsidi yang dialokasikan sebesar Rp 4 miliar, tercatat yang telah digunakan mencapai Rp 3,996 miliar atau 99,90% dari total anggaran subsidi. (ani) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Jun 2000 jam 11:47:56 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
