---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Gus Dur: Ada yang Berusaha Jatuhkan Presiden Jakarta, Kompas Presiden Abdurrahman Wahid kembali mengemukakan keyakinannya bahwa ada orang-orang tertentu yang ingin berusaha menjatuhkan dirinya dari jabatannya sebagai kepala negara. "Ada orang yang ngeyel( bersikeras, red) menjatuhkan Presiden. Silahkan saja. Presiden hanya bisa dijatuhkan kalau melakukan pengkhianatan pada negara," kata Gus Dur di Istana Negara, Jumat. Ketika membuka Rapat Kerja Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar), Kepala negara yang didampingi Ketua Umum Inkopkar Agus Sudono mengatakan usaha untuk menjatuhkan pemerintahannya itu dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai ambisi politik. Sekalipun ada orang-orang yang berusaha menjatuhkannya, Kepala Negara minta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh berbagai kegiatan praktis tersebut. Karena itu, Kepala Negara yang juga didampingi Menteri Negara Koperasi Zarkasih Nur minta seluruh pengurus dan anggota Inkopkar untuk tidak melakukan kegiatan politik praktis. "Jauhkan politik praktis , sebab tugas anda di bidang ekonomi. Jangan merusak kegiatan Inkopkar yang sebenarnya," kata Kepala Negara kepada sekitar 200 pengurus dan anggota Inkopkar dari seluruh tanah air. Dalam kesempatan ini, Gus Dur juga menyinggung kegiatan berbagai serikat buruh yang kegiatan utamanya adalah bukan menyampaikan tuntutan yang bertujuan meningkatkan taraf hidup para buruh. "Saya minta segala pihak terutama pemerintahan untuk bertindak keras kepada para pemogok yang tidak berdasarkan pada tuntutan ekonomi riil," kata Gus Dur. Ia menyebutkan ulah ini hanya akan memperlambat usaha pemulihan ekonomi nasional. Kepala Negara kemudian berkata, "Sebagian serikat buruh terlalu jauh berpolitik. Bahkan ada serikat buruh yang menuntut penutupan perusahaan asing". Pada pertemuan ini, Kepala Negara menegaskan bahwa sekalipun pemerintah akan melaksanakan otonomi daerah terutama melalui UU 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah yang memberikan wewenang lebih besar kepada pemda, diingatkan bahwa semua komitmen harus tetap dihormati. "Kita mempunyai komitmen internasional yang harus tetap dihormati. Kesemua komitmen itu adalah esensial bagi kita," tegas Presiden Abdurrahman Wahid.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Jul 2000 jam 04:27:04 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
