---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Dear netters, Saya mengalami peristiwa yang amat mengecewakan dengan pelayanan di BCA KCU Hemat/Daan Mogot I pada tanggal 17 Juli 2000 sekitar jam 13.00. Sebelumnya saat saya bermaksud mengambil uang melalui ATM BCA di cabang tersebut untuk keperluan saya di airport. Memang uang sebanyak Rph500,000 keluar namun setelah saya mencoba untuk melakukan transaksi selanjutnya menarik sekali lagi Rph500,000 tidak berhasil meskipun sudah dicoba berulang kali. Saya mencoba memastikan apakah kartu Paspor BCA saya masih bisa dipakai untuk transaksi dengan menggunakan ATM yang lain (karena di cabang tsb ada dua ATM). Ternyata memang kartu Paspor BCA mengalami error pada pita magnetic-nya sehingga tidak bisa dibaca oleh ATM dan tidak dapat dipakai untuk transaksi. Berhubung waktu saya amat terbatas oleh karena jadwal penerbangan ke Singapore, segera saya naik ke lantai 2 untuk melaporkan kerusakan kartu pada Customer Service. Saat saya melaporkan malah saya dilecehkan dengan anggapan seolah saya adalah nasabah baru yang tidak pernah memakai kartu paspor BCA atau tidak bisa memakainya. Dan adalah kesalahan saya bahwa kartu tsb sampai rusak pita magnetic-nya. Perlu diketahui bahwa kartu ini tersimpan baik di dompet bahkan ditempatkan terpisah dari kartu ATM bank lain, kartu kredit Visa, dan kartu telpon karena sudah ada pengalaman sebelumnya mengenai kartu ATM BCA yang mudah rusak bila diletakkan di deretan kartu-2 lain di dalam dompet. Sungguh merupakan hal yang sangat tidak menyenangkan diperlakukan demikian. Saya tetap berusaha tenang dan menjelaskan bahwa saya sangat memerlukan uang untuk membayar fiskal. Juga saya tanyakan berapa lama kartu baru bisa diproses dan apakah saya bisa menarik uang dari teller dengan menggunakan kartu dan KTP. Jawaban yang diperoleh adalah kartu baru bisa diproses 1 minggu dan saya tidak diperbolehkan menarik uang di teller jika tidak membawa buku tabungan (TAHAPAN) karena ini sudah prosedur di BCA. Tentu saja hal ini membuat saya kehilangan kesabaran dengan personil customer service dan ybs memanggil seseorang (mungkin seniornya) yang juga memberikan jawaban yang senada. Sempat saya perhatikan bahwa karyawan BCA yang bekerja di bagian Customer Service ada tidak memakai tanda pengenal maupun badge, kalaupun memakai kartu tanda pengenal, kartu yang ada nama dan foto dibalik agar nasabah tidak bisa complain karena nama personil tidak diketahui (jumlah personil yang ada di area customer service ada 8 orang saat itu). Sungguh mengherankan cara melayani nasabah dari bank swasta terbesar di Indonesia yang ternyata sudah diberikan pelatihan sejak tahun 1993 oleh Service Quality Center di boot camp BCA, Cicurug, Sukabumi yang mana pelatihannya dikatakan sekualitas SQ (Singapore Airline). Dimana service quality-nya terhadap nasabah? Perlu diketahui di Bank Bali maupun BII, kartu rusak itu segera diganti oleh customer service-nya pada hari yang sama jika pada cabang tersebut ada kamera dan alatnya. Demikian juga jika saya lupa membawa buku tabungan, tetap bisa dilayani oleh teller Bank Bali maupun BII meskipun hanya dengan KTP dan kartu ATM saja. Attitude personil di kedua bank tsb helpful & ramah, tidak seperti di BCA yang hobi melecehkan nasabah. Semula saya tidak beniat untuk menulis pengalaman buruk ini, namun berhubung saya mendapat informasi lebih dari beberapa teman yang juga mengalami pelayanan buruk dengan BCA, maka saya encourage seluruh pembaca untuk aktif saling bertukar informasi dan melaporkan perlakuan buruk BCA terhadap nasabah. Setiap basabah adalah pemakai jasa dan pembeli jasa, tidak sewajarnya diperlakukan semena-mena. Hanya karena BCA merasa sudah memiliki jutaan nasabah tidak berarti tidak perlu care mengenai nasabah kecil yang mungkin valuenya tidak terlihat sama sekali oleh pihak BCA. Terimakasih atas perhatian para netters. Salam, Muljati (e-mail = [EMAIL PROTECTED]) pemegang kartu paspor BCA = 6019-0010-0349-xxxx ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 8 Aug 2000 jam 05:27:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
