----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

LSM Tolak TNI/Polri di Parlemen
Hasil Amandemen Tidak Aspiratif

Kalangan LSM menolak adanya pasal-pasal rumusan Amandemen PAH I yang
mengingkari kedaulatan rakyat. Terutama pasal-pasal yang memberi tempat bagi
TNI dan Polri di dalam Parlemen.

Koalisi organisasi non Pemerintah (LSM) dan Aliansi Masyarakat Adat
Nusantara (AMAN) untuk Amandemen UUD 45 mengecam perancangan Amandemen UUD
1945 yang disusun oleh MPR, karena sebagian substansi rumusan Amandemen
tidak menunjukkan prinsip-prinsip dasar penyusunan suatu konstitusi yang
demokratis yaitu kedaulatan rakyat, negara hukum, pengawasan dan
keseimbangan, desantrilsasi, pruralisme, keadilan gender dan prinsip
keberlanjutan ekologis.

Koalisi LSM dan AMAN terdiri dari CETRO, FORSOLA, ICEL, ICW, JKPP, INSE,
KIPP, KPA, ELSAM, PBHI, PSHK, SBSI, WALHI, Solidaritas Perempuan, Yayasan
KEHATI, Yayasan WWF, Forum Rektor, Selasa (8/8), mendatangi gedung MPR RI
untuk menyampaikan aspirasinya kepada anggota MPR.

Menurut Emmy Hafild, salah satu juru bicara kualifi LSM dan AMAN, mengatakan
mereka menolak adanya pasal-pasal rumusan Amandemen PAH I yang mengingkari
kedaulatan rakyat. Terutama pasal-pasal yang memberi tempat bagi TNI dan
Polri di dalam Parlemen, masalah Pemilu dengan sistem campuran, masalah
pemilihan Presiden/Gubernur/Bupati/Walikota secara tidak langsung, pasal
yang meniadakan jaminan atau perlindungan negara terhadap pemenuhan HAM, dan
pasal yang memberi wewenang absolut kepada negara untuk menguasai dan
mengatur sumber daya alam.

"Proses perumusan naskah amandemen tidak aspiratif dan tidak mencerminkan
pelaksanaan asas kedaulatan rakyat", tegasnya.

Emmy yang juga Direktur WALHI tersebut, mengharapkan agar proses Amandemen
maupun Sidang Tahunan MPR dilakukan secara transparan dan partisipatif dan
memberi akses bagi keterlibatan publik dalam proses pembahasan Amandemen UUD
45.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 8 Aug 2000 jam 13:25:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke