mbak Lin:
--------
Iseng ajeee....
D&G juga iseng ah:
---------------
> Isi dialog adalah sebagai berikut :
>
> Mukhtar : Bagaimana kalau yang jadi Presiden nanti tetap Habibie ?
> Bintang : Keadaan ya tetap kayak gini, macet.
**D&G: Welleh.. Oom Habibie mana ngerti politik lagi... dia tukang lobbying
koq!!
> Mukhtar : Bagaimana pendapatmu kalau Presiden nanti adalah Gus Dur ?
> Bintang : Wah, amit-amit deh. Kita dipimpin si Buta dari goa hantu.
> Indonesia bakal jadi dunia persilatan nanti. Bakal bermunculan Wiro
> Sableng. Lebih-lebih, omongan Gus Dur yang sering mengigau alias
> ngelantur dalam ngomentari berbagai masalah.
*D&G: Enggak mungkin dong, ma'af kalau Persiden syarat pertama adalah
harus sehat jasmani/rochani walau soal abilitinya belakangan.
> Mukhtar : Bagaimana pendapatmu kalau Presiden nanti adalah Megawati ?
> Bintang : Emangnya ini Kerajaan Indonesia ? Mengapa yang jadi presiden
> harus anaknya presiden ? Lagian kapasitas dan kelebihan Megawati itu
> apa atau dari segi mana ? Jasa maupun ijazah pun nggak ada yang bisa
> diandalkan ? Dia itu hanya boneka yang akan dimanfaatkan pihak-pihak
> yang punya tujuan tertentu sehingga berusaha menggolkan dia untuk jadi
> Presiden.
*D&G: Hmm.. OK!! banget, soalnya yang mimpin rumah tangga di seluruh dunia
itu kayaknya hampir 90% ibu rumah tangga!! so boleh dong Ibu mencoba
memimpin Negara.. kalaulah gagal kan ada pemilihan umum lagi
setelah itu!!
> Mukhtar : Lantas kalau yang jadi Presiden nanti adalah Hamengkubuwono X
> Bintang : Sama saja dengan Megawati. Mentang-mentang dia anaknya raja
> Jogja. Saya yakin kalau dia nggak dari kraton, nggak bakal ada suara
> untuknya. Kapasitas dan kelebihan dia itu apa ? Hamengkubuwono itu,
> sarjana saja nggak lulus (Drop out) dari Fakultas Hukum UGM. Dan perlu
> diingat bahwa dia itu sponsor dan dedengkot Golkar Jogja pada Pemilu
> yang lalu. Rupanya dia tipe 'dimana angin berhembus di situ dia
> duduk'.
*D&G: Kalau seluruh rakyat menginginkannya why not!! kan untuk menjadi
Persiden itu rakyat yang milih bukan? silahkan saja berpartai..
> Mukhtar : Lantas kalau yang jadi Presiden nanti adalah Amien Rais ?
> Bintang : Wah ini lagi Si Pembual. Dia mau ngurusin negara sedangkan
> ngurusin mahasiswanya saja dia nggak becus. Dia teriak-teriak basmi
> KKN sedangkan dia sendiri yang cuma seorang dosen, kekayaannya luar
> biasa. Dapat diamati sendiri lah ? Dan dia orangnya plin plan.
> Kemarin ngomong
> gini, besoknya gitu. Dan dasar juga dari Jogja, tipe 'dimana angin
> berhembus di situ dia duduk'.
*D&G: Hmm.. harus banyak belajar dulu Kangmas Amien Rais ini, untuk semntara
kalau menurut saya coba dulu memimpin MPR/DPA agar otaknya yang
cerdas itu tidak tersia-siakan. Karena menurut saya akhir2 ini
gebrakannya
melempem semua!! tidak seperti ketika dia memimpin Muhamadiyah.
> Mukhtar : Kalau begitu, Presidennya kembali Suharto saja ?
> Bintang : Nasib !
*D&G: Boleh saja, asalkan saya jadi ketua MPR-nya!!
> Mukhtar : Nasib bagaimana ?
> Bintang : Nasib kita, masuk penjara lagi !
*D&G: Koq gue enggak ditanyain sih ;-((