Hallo Mas Dayan!
Sebenarnya kerja intel kita apa sih ?
Or maybe should I said, gimana sih kinerja mereka sebenarnya ?
Saya kira dulu (before reformation) intel2 kita hebat2, bisa ngedeteksi
org2 yg kira2 membahayakan negara (suharto regime).
Mungkin nggak kalah sama CIA, Mossad or what ever.
Dan kinerja mereka itu nggak bisa ordinary people bayangkan.
Tapi sekarang kok kayaknya melempem yah ? Why ?
Banyak kasus toh, dari soal penyadapan telepon org no. 1 di negeri ini
sampe kerusuhan di Ambon.
Apa nggak bisa mereka menyusup (participant observation) ke kelompok2 yg
bertikai, dari sana kan bisa ketahuan siapa yang menggerakan siapa dan
bagaimana.
Atau mungkin mereka sendiri (intel2) yang bermain disana atas perintah
seseorang ?
What do you think folks ?
Salam,
Luthfi
> From: Dayan <[EMAIL PROTECTED]>
> To: Multiple recipients of list <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Pengamanan pejabat VIP
> Date: Sunday, February 21, 1999 11:03 PM
>
> Salam sejahtera !
>
> Mengikuti peristiwa penyadapan terhadap jalur telekomunikasi Presiden RI,
> tampaknya ABRI dan dinas intelijen kita musti berkaca diri. Apakah
> pengamanan terhadap pejabat VIP -khususnya presiden- negara hanya
terbatas
> pada ancaman fisik ?
<deleted>